Selasa, 27 Februari 2024

Peringatan HUT ke 113 Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia – PT Riset Perkebunan Nusantara

 

Jember – Bertepatan pada hari Jumat tanggal 16 Februari 2024, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) - PT Riset Perkebunan Nusantara memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 113 di Aula Soenarjo Kantor Puslikoka Jember. Hadir dalam perayaan HUT Puslitkoka tersebut Dr. Ir. Iman Yani Harahap selaku Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara,  Dr. Ir. Misnawi selaku SEVP Operation II, Dini Astika Sari, M. Biotech. selaku Kepala Puslitkoka, para Direktur Puslitkoka Periode Tahun 2000-2005 Dr. Zaenuddin, 2015-2018 Dr. Misnawi, 2018-2022 Dr. Agung Wahyu Susilo, Para Purnakarya, Pengurus IKBI dan seluruh karyawan Puslitkoka.

Perayaan HUT Puslitkoka kali ini mengangkat tema: "Tangguh, Adaptif, dan Harmonis, untuk Institusi yang Mandiri dan Berkelanjutan". Tema ini dipilih sebagai bentuk semangat dan harapan Puslitkoka untuk senantiasa tangguh berinovasi menjawab tantangan didunia perkebunan, menjadi lembaga riset unggulan yang mandiri dan berkelanjutan.

Dalam rangkaian ceremony HUT Puslitkoka yang ke 113 tersebut acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, dilanjutkan sambutan dan ucapan selamat dari Jajaran Managemen Kantor Direksi PT RPN, Kepala Puslitkoka. Sebagai bentuk komitmen Puslitkoka dalam membangun bisnis yang berkelanjutan, Puslitkoka dibawah PT Riset Perkebunan Nusantara menjalin kerja sama dengan PT Mitratani Dua Tujuh dalam rangka Sinergi BUMN Holding Perkebunan Nusantara melalui Pemanfaatan Aset dan Pengembangan Usaha. Dalam Acara tersebut dilakukan penandatanganan MoU kerja sama antara PT Riset Perkebunan Nusantara oleh Dr. Iman Yani Harahap selaku Direktur dan PT Mitratani Dua Tujuh oleh Tumbas Ginting, S.P selaku Direktur.

Acara kemudian dilanjutkan penyampaian Tausiyah dan Istighosah Do'a bersama oleh Ustadz KH. Muhammad Nurus Sholih. Tasyakuran Hari Ulang Tahun Puslitkoka yang ke 113 dilaksanakan dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Puslitkoka bersama Direktur PT RPN bersama jajaran Manajemen diiringi Shalawat Nabi oleh Hadrah MDS. Syamsul Ulum. Akhirnya perayaan HUT Puslitkoka berjalan lancar dan meriah, semua karyawan mengucapkan selamat dan sukses untuk Puslitkoka. 

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Perkuat Kemitraan Tebu Berkelanjutan Melalui Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Petani Tebu Mitra Binaan

  

Yogyakarta – Guna memperkuat kemitraan tebu berkelanjutan, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berkolaborasi dengan PT LPP Agro Nusantara menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Petani Tebu Mitra Binaan PT Sinergi Gula Nusantara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Convention Hall PT LPP Agro Nusantara, Yogyakarta, pada Senin-Kamis (26-29/02/2024).

Pelatihan ini diikuti 40 orang petani tebu mitra binaan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan dibuka oleh Direktur Produksi dan Pengembangan Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Mahmudi, didampingi Direktur PT LPP Agro Nusantara, Pranoto Hadi Raharjo. “Untuk mewujudkan cita-cita swasembada gula sangat membutuhkan sinergitas dari petani tebu, Perusahaan, dan dinas perkebunan terkait,” ujar Mahmudi.

Program ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PTPN III (Persero) dengan sasaran Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 17, yakni “Kemitraan untuk Mencapai Tujuan”.   Dengan harapan, PTPN III (Persero) dan mitranya dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan, serta menciptakan dampak positif tidak hanya dalam ranah ekonomi, tetapi juga dalam aspek sosial dan lingkungan.  “Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek bagi petani tebu, tetapi juga mendukung visi keberlanjutan jangka panjang yang merangkul prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan,” tambah Mahmudi.

Kegiatan ini merupakan salah satu program pembinaan dan pengembangan yang penting peranannya bagi petani tebu rakyat. Karena untuk mencapai hasil yang baik, diperlukan pembinaan dan pengembangan yang intensif, demi terwujudnya keberlanjutan suatu usaha perkebunan. “Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memberikan akses pengetahuan, baik itu teknik budidaya, penguatan kelembagaan, dan kemitraan melalui sebuah pelatihan dan pengembangan dalam rangka untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat khususnya pelaku usaha tebu rakyat, dalam hal ini petani tebu mitra,” ucap Mahmudi.

PTPN III (Persero) terus berupaya mengoptimalkan pencapaian produksi perusahaan melalui program pengembangan petani tebu rakyat, dengan pola kemitraan bersama dalam pembangunan perkebunan yang sinergis dan mendorong tercapainya produktivitas optimal. Sehingga dapat menjaga keberlangsungan rantai pasok serta keberlanjutan suatu usaha perkebunan.

Wadah kemitraan, lanjut Mahmudi, menjadi salah satu upaya dalam mencapai suatu tujuan yang sama antara petani rakyat dan perusahaan perkebunan agar terwujud suatu industri tebu yang berkelanjutan.  “Kemitraan merupakan elemen penting dalam industri tebu, karena terkait aspek persaingan usaha dan keberlanjutan industri tebu kedepan, serta merupakan kunci dasar kekuatan dalam peningkatan daya saing,” imbuhnya.

Selama kegiatan pelatihan, para petani tebu mitra dibekali pengetahuan dari aspek hard kompetensi, yaitu standar teknis budidaya tebu dan mekanisasi. Sedangkan aspek soft kompetensi, antara lain yakni terkait kemitraan komunikasi sosial dalam industri tebu, serta membangun jiwa kewirausahaan dan peningkatan kelembagaan tebu rakyat. Sebagai penutup, kegiatan tersebur diisi dengan outing class untuk membangun pengembangan karakter petani tebu. Seluruh materi pelatihan disampaikan oleh Subject Matter Expert PT LPP Agro Nusantara yang telah berpengalaman di bidangnya.

Melalui Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman petani dalam berbudidaya tanaman tebu yang baik, meningkatkan karakter positif dan kemampuan bermitra dengan stakeholders, serta menguatkan jalinan kemitraan antar perusahaan dan petani tebu rakyat, dalam rangka mendukung keberlanjutan industri tebu nasional.

PTPN IV Regional V Gelar In House Training Tanaman Ulang dan Pemancangan

 

PTPN IV Regional V melaksanakan In House Training Tanaman Ulang dan Pemancangan yang diikuti seluruh Asisten Kepala dan Asisten Afdeling Unit Group Kalimantan Barat, di Kebun Kembayan, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (24/2/2024).

Acara ini dibuka oleh Board of Region Management (BRM) PTPN IV Regional V, Region Head Khayamuddin Panjaitan, dan dihadiri oleh SEVP Operation I Oshutri Anwar dan SEVP Business Support Muhammad Zulham Rambe.

Selain BRM, kegiatan ini juga melibatkan praktisi dari luar PTPN IV Regional V, sehingga mampu membuka cakrawala dan wawasan serta perspektif dari yang telah biasa melakukan TU sesuai standar, antara lain Rachmat Fachnany Siregar Koordinator Project Management Office (PMO) Kalimantan Barat PTPN IV Regional V, beserta Sunarto dan Supangat dari PTPN IV Regional II.

Region Head PTPN IV Regional V Khayamuddin Panjaitan mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam rangka mewujudkan proses bisnis secara berkelanjutan dan menciptakan SDM yang mumpuni dan memiliki kompetensi dalam teknis lapangan.

“In House Training ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam persiapan Tanaman Ulang dan pelaksanaan Pemancangan, mengingat Regional V PTPN IV harus tetap tumbuh berkembang, sehingga dalam 5 tahun mendatang wajib melakukan replanting dan konversi besar-besaran, sehingga di butuhkan kader dan tenaga yang mempunyai keahlian spesifik, dimana pemancangan memerlukan skill khusus” katanya.

Dirinya memastikan, perusahaan tetap berkomitmen untuk berkontribusi pada pengembangan berkelanjutan. Melalui In House Training ini, perusahaan berharap dapat terus berinovasi pada penanaman tanaman ulang dan sesuai dengan good agricultural practices.

Tahun 2023, PTPN IV Regional 4 Rutin Berikan Bantuan CSR

 

JAMBI - Selama tahun 2023 , PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi telah membukukan bantuan kepada masyarakat luas dengan penggucuran dana Corporate Social Responsibility (CSR). Tercatat sejak Januari hingga Desember 2023, perusahaan kelapa sawit ini telah gunakan dana CSR sebesar Rp. 808.095.749.-

”Setahun terakhir, kami telah salurkan dana CSR mencapai Rp. 808.095.749,- Dana ini sesuai aturan pemerintah dari hasil usaha perusahaan dan sebagai Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) kami sebagai pelaku usaha BUMN,” kata Sekretaris Perusahaan (Sekper) PTPN IV Regional 4 Jambi, Muhammad Ridwan, Jumat (15/2/2024).

Menurut Ridwan, Dana CSR itu diperuntukan untuk perbaikan atau pembuatan fasilitas umum yang langsung bersentuhan dengan masyarakat seperti perbaikan jalan desa, pembangunan masjid, bantuan pendidikan, bantuan modal pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang ada di wilayah kerja PTPN IV Regional 4 di provinsi Jambi maupun di provinsi Sumatera Barat (Sumbar)

”Ada 32 item bantuan CSR yang kami salurkan tahun 2023 lalu. Nilainy per item bantuan variasi, sesuai kebutuhan mulai dari Rp. 2.000.000 sampai ratusan juta. Bantuan itu sebagai Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) kami. Umumnya sesuai permintaan masyarakat untuk jalan, masjid, sekolah hingga pelaku usaha kecil,” Papar Muhammad Ridwan

Dikatakan Muhammad Ridwan, untuk tahun 2024 nanti pihaknya tetap memprogramkan bantuan CSR seperti tahun 2023, hanya saja tahun 2024 akan ada bantuan untuk korban bencana banjir yang saat ini terjadi di berbagai kabupaten di provinsi Jambi dan Sumatera Barat.

“Awal tahun kami sudah ada bantuan untuk korban banjir di Kerinci dan Bungo. Beberapa daerah telah kami data menjadi korban banjir. Empat hari lalu kami juga bantu 25 anak Stunting di kabupaten Solok Selatan (Sumbar),” Kata Ridwan mengakhiri.

Rabu, 21 Februari 2024

KAPOLDA Jawa Tengah Dukung Pengamanan Aset di PTPN I Regional 3

  

Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, bersama jajaran menerima audiensi dari PT. Perkebunan Nusantara I Regional 3 yang dipimpin Regional Head, Tri Septiono pada hari Selasa 20 Februari 2024 bertempat di Mapolda Jawa Tengah.

Tri Septiono - Regional Head PTPN I Regional 3 beserta jajaran menyampaikan rasa terimakasih atas jkerjasama yang selama ini telah terjalin antara Perusahaan dan Kepolisian, selain itu Region Head menyampaikan perubahan yang terjadi di tubuh PTPN Group dan PTPN 1 Regional 3 seiring dengan aksi korporasi yang telah dilaksanakan oleh Holding Perkebunan.

Ahmad Luthfi – KAPOLDA Jawa Tengah menyambut baik anjangsana yang dilakukan dan berkomitmen untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah operasi PTPN I Regional 3 Yang merupakan Perusahaan Perkebunan terbesar di Jawa Tengah.

Jenderal Bintang Dua itu menyatakan hal tersebut sebagai bentuk dukungan nyata kepada perusahaan yang sebelumnya adalah eks PTPN IX dan telah  bergabung ke surviving entity PTPN I agar mampu memberikan produksi dan kontribusi maksimal bagi masyarakat.

Dia mengatakan langkah - langkah yang dilaksanakan Holding Perkebunan harus mendapat dukungan seluruh pihak, tak terkecuali dari Kepolisian dalam pengamanan aset-aset negara. Terlebih lagi, lanjutnya, Pemerintah memberikan tugas berat kepada PTPN I untuk tidak hanya tumbuh dari sisi bisnis perusahaan, namun juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan energi nasional.

PTPN I Regional 2 Berikan Bantuan CSR, Masjid Gedeh Yang Hancur Pasca Gempa Cianjur Kini Kembali Tegak

 

CianjurGempa Bumi berkekuatan Magnitudo 5,6 yang melanda Cianjur pada hari Senin tanggal 21 November 2022 telah meninggalkan makna mendalam bagi warga Cianjur, khususnya karyawan perkebunan yang tinggal di Kebun Gedeh PTPN I Regional 2 (d/h PTPN VIII).

Gempa Cianjur telah mengakibatkan kerusakan yang cukup parah pada beberapa bangunan perusahaan, rumah karyawan dan bangunan ibadah. Salah satu sarana ibadah warga yang mengalami kerusakan cukup parah yaitu Masjid Jami Mamba’ul Huda yang berada di tengah emplasemen Kebun Gedeh. Masjid yang dikelilingi oleh hamparan perkebunan teh tersebut, tidak luput dari goncangan gempa bumi dahsyat.

Rumah ibadah sebagai salah satu faktor penting dalam memperkuat tiang agama juga berfungsi sebagai madrasah bagi anak-anak di lingkungan kebun untuk menuntut ilmu agama. Manajemen PTPN I Regional 2 melihat hal ini sebagai menjadi salah satu prioritas yang harus segera dilaksanakan dalam rencana recovery pasca gempa.

Proyek pembangunan perbaikan Masjid Jami Mamba’ul Huda ini dimulai pada awal tahun 2023 dengan menggunakan pendanaan kolaborasi dari berbagai pihak. Beberapa donatur dari berbagai perusahaan, lembaga dan perorangan bersinergi untuk dapat membangun kembali harapan masyarakat terkait pengadaan rumah ibadah di Kebun Gedeh.

Pada hari Jumat tanggal 16 Februari 2024, Masjid Mamba’ul Huda Perkebunan Gedeh diresmikan oleh Regional Board of Management PTPN I Regional 2 dalam suasana yang khidmat. Hadir daalam peresmian tersebut jajaran Manajemen PTPN I Regional 2, Region Head Bapak Hariyanto, SEVP Operation Bapak Iyan Hariyanto beserta jajarannya, Manajemen Internal Kebun Gedeh serta Muspika Kabupaten Cianjur.

Acara peresmian Masjid Mamba’ul Huda dimulai dengan penandatanganan prasasti oleh Region Head PTPN I Regional 2, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur dan terakhir ditutup dengan wakaf Al-Quran kepada 10 Masjid di sekitar Perkebunan Gedeh serta santunan untuk anak yatim.

Hariyanto selaku Region Head PTPN I Regional 2 menyatakan “Manajemen senantiasa mengupayakan yang terbaik bagi karyawan dan warga sekitar perkebunan, kami harap Masjid Jami ini dapat dipergunakan kembali oleh warga dalam keadaan yang lebih baik sehingga ibadah dapat dijalani dengan lebih nyaman dan khusuk.”

PTPN I Regional 2 akan selalu memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar khususnya di lingkungan perkebunan, semoga sinergitas antara perusahaan, warga sekitar dan pemerintah daerah dapat selalu terjalin dengan baik.

PTPN Group Terima Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI: Paparkan Strategi Pasca Transformasi dan Komitmen Swasembada Gula Nasional

 

Surabaya – DPR RI Komisi VI yang membidangi perdagangan, koperasi UKM, BUMN, investasi dan standarisasi nasional laksanakan Kunjungan Kerja Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023 – 2024 dalam rangka monitoring pengembangan ekosistem industri gula nasional PTPN Group, berlokasi di Surabaya pada Senin (19/02).

Rapat Reses dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI M. Sarmuji, dan turut dihadiri oleh Kementerian BUMN RI yang diwakili oleh Asisten Deputi Bidang Industri Perkebunan dan Kehutanan Faturohman, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Isy Karim, Direktur Hubungan dan Kelembangaan Holding Perkebunan PTPN III (Persero) M. Arifin Firdaus, Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I Teddy Yunirman Danas, Direktur Hubungan dan Kelembangaan PTPN I Tio Handoko, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara Aris Toharisman, serta Board of Regional Management PTPN I Regional 4 dan Regional 5.

Melalui kunjungan tersebut, PTPN Group diberikan kesempatan untuk memaparkan terkait rencana strategis pasca adanya transformasi korporasi serta komitmen PTPN Group dalam rangka mendukung Peraturan Presiden Nomor 40 tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel). Adapun rencana strategis utama dari Supporting Co atau PTPN I pasca transformasi meliputi business turnaround, optimalisasi dan divestasi aset serta pengembangan bisnis baru.

Nah uniknya PTPN I ini revenue streamnya tidak hanya semata komoditas. Terdapat tiga komponen besar yaitu bisnis komoditi itu sendiri yaitu business turnaround di luar sawit dan tebu. Karena sawit itu di KSO-kan dengan Palm Co dan tebu di KSO-kan dengan SGN. Jadi komoditas kita adalah karet, teh, kopi dan aneka tanaman. Maka kami dalam hal ini yang utama adalah business turnaround, bagaimana komoditas kami menjadi komoditas unggulan dan menjadikan laba di kemudian hari,” terang Teddy selaku Dirut PTPN I.

Hal yang sama juga disampaikan oleh M. Arifin Firdaus, Direktur Hubungan dan Kelembangaan Holding Perkebunan PTPN III (Persero) bahwa melalui transformasi korporasi mampu memberikan dampak yang positif terhadap PTPN.

Hasil dari restrukturisasi itu sampai sekarang PTPN telah memberikan sumbangan profit kurang lebih Rp 12,3 T, dan bisa menutup kerugian di lima tahun sebelumnya. Adapun rencana ke depan masih ada banyak hal yang harus dijalankan termasuk dalam rangka mendukung ekspansi atau pertumbuhan yang lebih baik,” terang Arifin.

Lebih lanjut, Arifin juga berharap sebagai Sub Holding PTPN III (Persero), Supporting Co dapat menjalankan rencana strategis yang telah disusun.

“Dengan terbentuknya dua subholding salah satunya Supporting Co dengan adanya surviving entity setelah merger yaitu PTPN I berharap bisa melakukan business turnaround termasuk optimalisasi aset yang akan membantu secara keseluruhan mencapai tujuan PTPN Group bersama khususnya dalam swasembada gula konsumsi nasional di tahun 2028 dan swasembada gula industri di tahun 2030,” lanjut Arifin.

Teddy kemudian menambahkan dalam paparannya bahwa dalam rangka mencapai target yang telah ditetapkan tersebut, PTPN Group membutuhkan dukungan dari para anggota legislatif khususnya Komisi VI DPR RI.

“Namun demikian, kami mohon dukungan dari pemangku kepentingan di sini. Tentunya untuk mendukung program pemerintah sesuai amanah Perpres No.40 Tahun 2023 kami dari PTPN I lebih fokus untuk memastikan on farm. Kami siap bersinergi dengan teman-teman SGN terutama dalam menyiapkan bahan baku gula,” jelas Teddy.

“Dukungan dari Komisi VI demi menjaga stabilitas pangan, minyak, gula kami siap. Supaya setidaknya selama lima tahun harganya stabil, membawa kemajuan bagi masyarakat,” ujar salah satu anggota Komisi VI Khilmi saat memberikan tanggapan.

Reses kemudian ditutup dengan penyerahan plakat antara Komisi VI DPR RI dengan PTPN Group sebagai bentuk cinderamata atas berlangsungnya Kunjungan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023 – 2024.

Selasa, 20 Februari 2024

Perjuangan Melawan Stunting: PTPN IV Region 4 Sumatera Barat Berikan Bantuan kepada 25 Anak

 

Jambi – Untuk memperkecil angka anak penderita gizi buruk atau Stunting, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi-Sumatera Barat (Sumbar) salurkan bantuan asupan makanan bergizi kepada 25 anak penderita Stunting di kecamatan Sangir Balai Janggo kabupaten Solok Selatan, Sumbar.

Sebanyak 25 paket yang berisi kacang hijau, susu UHT, Coco Crunch dan telur ayam itu, diserahkan Manager PTPN IV Regional 4 Kebun Solok Selatan, Shonni Afriadi pada Sabtu (13/01/2023) pagi di aula kantor Camat Sangir Balai Janggo, kabupaten Solok Selatan.

”Terima kasih PTPN IV Regional 4 yang telah peduli dan perhatian tinggi terhadap masyarakat kami yang anak-anaknya mengalami gizi buruk. Kami berharap bantuan stunting ini bisa mengurangi anak penderita Stunting," kata Sekretaris Camat Sangir Balai Janggo saat menerima bantuan 25 paket makanan bergizi tinggi.

Sekretaris camat mengapresiasi apa yang diperbuat Kebun Solok Selatan dan berharap sinergitas yang terjalin selama ini harus terus dibangun.

Kehadiran pemerintah daerah dan perusahaan PTPN IV, diharapkan dapat mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat dan mengutamakan makanan bergizi yang tidak harus mahal.

Sementara, Manager PTPN IV Regional 4 Kebun Solok selatan, Shonni Afriadi mengatakan, apa yang disalurkan ini kiranya dapat memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak, karena anak-anak yang tumbuh sehat akan menjadi penerus bangsa ini. 

Lanjut Shonni, stunting saat ini juga menjadi program prioritas baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

"Kami tentunya perusahaan subholding Perkebunan Nusantara III (Persero) turut serta untuk ambil bagian dari program stunting ini." 

“Tak hanya di Sumatera, PTPN IV Regional Kalimantan pun saat ini terus aktif menjalankan program bantuan stunting bagi anak-anak yang kurang gizi,” pun

PTPN1 Regional 1 Peringati Isra Mi’raj: Jadikan Shalat Sarana Mengenal Diri

 

Region Head Regional 1 PTPN1 Didik Prasetyo menyampaikan sambutannya pada peringatan Isra Miraj di Mesjid Ubudiyah Tanjung Morawa.

 

Regional 1 SupportingCo PTPN 1 (sebelumnya PTPN 2) memperingati Isra’ Mi’raj 1445 H di Masjid Ubudiyah Aulawiyah Tanjung Morawa usai Shalat Jumat (16/2/24).

Acara Isra’ Mi’raj dengan tema Jadikan Shalat Sarana Mengenal Diri diawali  pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh ustadz Dwiki Darmawan dan tilawah Ajeng Kartika Putri.

Region Head PTPN1  Regional 1 Didik Prasetyo dalam sambutannya mengatakan, momentum Isra’ Mi’raj menjadikan transformasi spiritual cara manusia selalu taat atas perintah Allah dengan menjalankan shalat.

Sejalan dengan itu transformasi yang dilakukan PTPN 1 Regional 1 untuk menuju kondisi yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, yang saat ini sudah menunjukkan langkah kemajuan.

“Jaga momentum perbaikan dengan peringatan Isra’ Mi’raj, sehingga meningkatkan solidaritas tim Regional 1 dan meningkatkan ketaqwaan serta hubungan harmonis sesama karyawan maupun warga sekitar PTPN 1 Regional 1,”ujar Didik Prasetyo.

Sementara Ustadz DR Azhar Sitompul dalam tausiyahnya menegaskan bahwa shalat bisa membuat tenang. Shalat sehari semalam sebagai bentuk wujud kita mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Untuk itu, mari kita mengoptimalkan diri kita dalam bekerja,” katanya.

Turut hadir Region Head Didik Prasetyo, SEVP Business Support (BS) Affan Safiq, SEVP  Manajemen Aset (MA) Ganda Wiatmadja, Direktur anak perusahaan, para Manajer dan Kepala Bagian, Ketua Umum Serikat Pekerja Perkebunan (SPP), Camat, Danramil dan Kapolsek Tanjung Morawa  serta karyawan dan karyawati PTPN1 Regional 1.

Menghargai Ramadhan dan Isra' Mi'raj: PalmCo Regional 1 Memperkuat Kerendahan Hati dalam Bekerja"

 


Usai sholat Ashar, di masjid Nurul Hikmah dalam lingkungan kantor PalmCo Regional 1 Jalan Sei Batanghari No. 2 Medan dilaksanakan kegiatan peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah atau bertepatan pada tanggal 19 Februari 2024 pukul 16.30-18.00 WIB. Sebelum acara dimulai diberikan sejumlah santunan kepada 40 anak-anak yatim yang berada di sekitar unit kantor, diserahkan oleh Gusmar Harahap, Region Head 1 didampingi oleh Yudi Cahyadi, SEVP Operation I, Joni Raja Siregar, SEVP Operation II dan Tengku Rinel, SEVP Business Support. Pembacaan ayat suci Alqur’an dilantunkan oleh Muhammad Nazim Mubarak Lubis dengan saritilawah Elsya Mawaddah.

 

Ahmad Gusmar Harahap, Region Head 1 dalam sambutannya mengatakan, “Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan sebuah tugas dari Allah SWT, Isra’ yaitu peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Palestina, dan mi’raj yaitu peristiwa naiknya Nabi Muhammad SAW ke sidratul muntaha untuk menerima perintah sholat wajib lima waktu sehari semalam. Konteks peringatan isra’ mi’raj pada hari ini lebih luas pemaknaannya yaitu sebagai landasan hukum melaksanakan ibadah sholat wajib bagi setiap muslim dan sebagai wujud rasa syukur atas kenikmatan yang telah kita terima selama ini,” katanya.

 

Ustad Irfan Yusuf, dalam ceramahnya yang selalu sidampaikan dengan jenaka membawa ceramah bertemakan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H, kita jadikan sholat dan puasa sebagai sarana mewujudkan sifat tawadhu dan beraklak mulia. Ia memaparkan bagaimana pentingnya memiliki karakter manusia yang penuh dengan kerendahatian, fokus pada pekerjaan dan tidak gemar “mencari muka” pada atasan, seraya Ikhlas dalam bekerja setiap hari mengharapkan keridoan Allah SWT.

 

“Setiap kita sangat dianjurkan untuk fokus dalam bekerja dan jangan selalu mencari muka pada atasan. Ada kalanya seseorang yang kita anggap bawahan ternyata dengan izin Allah dia bisa naik menjadi atasan, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu fokus saja bekerja dengan ikhlas,” katanya.

 

Saling Mendukung: Regional 8 dan PT ABI Berkomitmen pada Perkembangan Masyarakat

 

 

NTT – Lahan milik Regional 8 PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) seluas 7.972 Ha kini dikerjasamakan dengan PT Asiabeef Biofarm Indonesia (PT ABI). Rencananya, lahan yang dikerjasamakan tersebut akan dijadikan sebagai lahan peternakan sapi yang modern dan berkelanjutan.

Awalnya masyarakat sekitar kurang memberikan respon yang positif terhadap rencana kerjasama tersebut, dikarenakan pemahaman masyarakat bahwa lahan HGU tersebut akan diserahkan kepada PT ABI sedangkan jangka waktu HGU belum berakhir dan masyarakat juga belum mengetahui manfaat yang akan diperoleh dari kerjasama antara Regional 8 dan PT ABI tersebut.

Regional 8 dan juga PT ABI akan menyiapkan pola kemitraan yang dapat dilaksanakan oleh masyarakat, serta PT ABI sebagai perusahaan yang memiliki pengalaman yang baik dalam mengelola ternak sapi, nantinya akan membuat seuatu wadah sebagai sarana edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana menerapkan pengelolaan peternakan sapi yang baik, hal tersebut dilakukan untuk memastikan keterlibatan masyarakat lokal dalam pelaksanaan kerjasamanya.

Febri mengatakan bahwa sebagai langkah awal untuk memastikan kerjasama antara Regional 8 dan PT ABI ini tidak merugikan lingkungan dan masyarakat sekitar adalah sebagai tahap awal yaitu memenuhi perizinan lingkungan/AMDAL budidaya ternak sebagaimana dituangkan dalam MoU dan perjanjian kerjasama antara Regional 8 dan PT ABI.

“Disamping itu juga, PT ABI diwajibkan untuk membangun infrastruktur budidaya ternak sapi sesuai dengan standar yang berlaku dan mengedepankan memanfaatkan bahan baku atau Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ramah lingkungan” ucap Febri.

Febri mewakili Regional 8 juga berharap kepada masyarakat Sumba Timur agar kiranya dapat memberikan ruang atau kesempatan kepada Regional 8 dan PT ABI untuk dapat bekerja membangun infrastruktur budidaya ternak sapi dalam rangka persiapan menampung sapi-sapi yang ada dan membuat lahan pakannya.

“Kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat serta pemerintah sangat dibutuhkan agar kerjasama budidaya ternak sapi berkelanjutan dapat berjalan dengan baik dengan program-program yang juga dapat direalisasikan sesuai timeline yang disusun” tambahnya.



Senin, 19 Februari 2024

PTPN IV Regional 4 Bantu 300 Paket Korban Bencana Banjir

  

JAMBI – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi, sebelumnya dikenal sebagai PTPN 6, telah merespons dengan cepat terhadap tanah longsor dan banjir bandang yang melanda Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, pada awal tahun 2024. Melalui unit Kebun Kayu Aro, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor perkebunan Jambi ini menyumbangkan 300 paket sembako sebagai bagian dari tanggap darurat yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci.

"Ketika Penjabat (Pj) Bupati Kerinci mengumumkan status tanggap darurat, kami segera turun tangan untuk memberikan bantuan melalui Kebun Kayu Aro. Manajer Kebun Kayu Aro telah berkoordinasi dengan pihak terkait di Kabupaten Kerinci," ungkap salah satu perwakilan perusahaan pada Kamis (04/01/2023).

Bantuan tanggap darurat untuk korban longsor dan banjir di Kerinci terdiri dari 300 paket sembako. Setiap paket sembako mencakup 4 kg beras sebanyak 1.200 Kg, minyak goreng 1 liter sebanyak 300 liter, 1 kaleng sarden sebanyak 300 kaleng, dan 2 kotak teh celup Kayu Aro sebanyak 600 kotak. Bantuan tersebut telah diserahkan ke posko bencana longsor di Semurup, Kabupaten Kerinci.

"Pj Bupati Kerinci menetapkan status tanggap darurat banjir dan longsor di Kerinci selama tujuh hari, mulai dari 1 hingga 7 Januari 2024. Kami berkoordinasi dengan Kepala Kesbangpol Kerinci setelah menerima pemberitahuan tentang status tanggap darurat tersebut. Bantuan darurat 300 paket sembako diharapkan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir dan longsor," tambah perwakilan perusahaan.

Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan Kesbangpol Kerinci untuk memberikan bantuan lebih lanjut kepada korban banjir dan longsor. Beberapa karyawan dari Kebun Kayu Aro juga turut serta dalam memberikan bantuan, terutama kepada keluarga dan saudara karyawan yang terdampak bencana alam di Kerinci.

PTPN IV PalmCo Regional 3 Lanjutkan Penyediaan Bibit Sawit Unggul Bersertifikat

Jakarta - PTPN IV PalmCo Regional 3 Provinsi Riau berkomitmen untuk terus melanjutkan program penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat kepada petani sebagai langkah mendukung program pemerintah dalam akselerasi peremajaan sawit rakyat (PSR).

Region Head PTPN IV PalmCo Regional 3 Rurianto mengatakan meski PTPN V bersama dengan PTPN VI dan PTPN XII merger ke dalam PTPN IV sebagai entitas bertahan dan pemisahan tidak murni aset dan liabilitas PTPN III (Persero) ke dalam PTPN IV, perusahaan akan terus melanjutkan program yang berjalan sejak 2021 silam tersebut.

 

"Tahun ini, Insya Allah kita siapakan 271 ribu bibit unggul bersertifikat untuk disalurkan kepada petani dan mendukung program pemerintah mengakselerasi peremajaan sawit rakyat," kata Ruri di sela-sela kunjungan kerja Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa dan Direktur Keuangan PTPN IV PalmCo Hilda Savitri di Pekanbaru, belum lama ini.

 

Secara keseluruhan, ia mengatakan bibit-bibit sawit unggul bersertifikat tersebut tersebar di sejumlah sentra pembibitan yang disiapkan perusahaan. Untuk memudahkan petani, ia mengatakan perusahaan masih tetap menyalurkan bibit sawit unggul tersebut menggunakan metode serupa, yakni melalui aplikasi Sawit Rakyat Online yang dapat diakses melalui ponsel berbasis Android.

 

Melalui aplikasi tersebut, petani dapat mengetahui ketersediaan bibit di masing-masing sentra. Selain itu, melalui aplikasi yang dikembangkan tim IT internal perusahaan tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana diskusi bagi petani untuk membudidayakan tanaman sawit yang berkelanjutan.

 

“Proses penyaluran bibit masih menggunakan metode yang sama sejak pertama kali diluncurkan via aplikasi Android. Alhamdulillah, respon teman-teman petani begitu tinggi dengan kebijakan yang kita tempuh ini,” tuturnya.

 

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menyambut baik program penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat tersebut. Ia menjelaskan bahwa program serupa saat ini telah direplikasi ke Kalimantan untuk memperkuat peremajaan sawit rakyat di Pulau Borneo.

 

Dengan dukungan yang baik mulai dari pemerintah, asosiasi, dan para petani, ia yakin program akan berjalan dengan baik dan sejalan dengan semangat pembentukan PTPN IV PalmCo dalam berkontribusi positif dalam ketahanan pangan serta energi bangsa melalui industri perkebunan kelapa sawit.

 

"Program ini tidak hanya memangkas ketimpangan produktivitas sawit perusahaan dan petani, namun lebih jauh memberikan kepastian bibit yang baik dan manfaat ekonomi nyata kepada saudara-saudara petani swadaya Indonesia," ujarnya.

 

Sementara itu, SEVP Operation PTPN IV PalmCo Regional 3, Arief Subhan Siregar menambahkan bahwa pada 2023 lalu, perusahaan telah menyediakan sebanyak 230.000 bibit unggul yang diperuntukkan khusus kepada para petani plasma dan swadaya. Sejak diluncurkan 2021 lalu, sebanyak 1,6 juta bibit telah habis diserap petani swadaya.

 

Arief menuturkan jika program peremajaan sawit rakyat yang digeber pemerintah akan sangat membantu petani dalam memenuhi ketersediaan bibit sawit bermutu.

 

Terlebih lagi, saat ini serbuan bibit sawit palsu atau ilegitim di saat rencana besar pemerintah mendorong PSR dalam mendongkrak produktivitas petani sawit plasma dan swadaya belum terkendali.

 

“Sesuai arahan Direktur Utama PTPN IV PalmCo Bapak Jatmiko Santosa, kita akan terus berkontribusi positif membantu petani mendapatkan bibit yang bermutu dan terhindar dari bibit ilegitim,” tutur Arief.

 

Dia memaparkan, saat ini terdapat dua jenis bibit sawit varietas unggul yang dipersiapkan PTPN V kepada para petani plasma maupun swadaya Bumi Lancang Kuning. Keduanya adalah PPKS 540 dan PPKS Simalungun (SMB), dengan rata-rata produktivitas tandan buah segar di atas 30 ton per hektare per tahun.

 

Bibit-bibit yang dilepas dengan harga terjangkau tersebut tersedia di tujuh sentra pembibitan PTPN V diantaranya Air Molek Kabupaten Indragiri Hulu, Tandun dan Sei Rokan Kabupaten Rokan Hulu, Kota Dumai, dan Sei Pagar Kabupaten Kampar.

 

Berdasarkan survei Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menyatakan para petani sawit masih kerap terjebak dengan keberadaan bibit sawit palsu. Ada sejumlah alasan yang membuat mereka terjebak, diantaranya 37 persen menjadi korban penipuan, 14 persen tergiur harga murah, 20 persen tidak mengetahui cara membeli benih yang legal.

 

Selain itu, 12 persen di antara petani terjebak penggunaan bibit palsu karena rumitnya persyaratan yang harus dipenuhi, 10 persen tidak mengetahui lokasi pembelian benih legal, serta 4 persen petani menyatakan akibat jarak tempuh dari lahan sawit ke produsen benih legal yang cukup jauh.

LPP Agro Nusantara Bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Selenggarakan Seminar “Strengthening Palm Oil Sustainability”

  


Yogyakarta, 16 Februari 2024 – Berdasarkan data Statistik Perkebunan Unggulan Nasional 2021-2023 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian, dari seluruh luas lahan kelapa sawit di Indonesia sebesar 35,82% dimiliki oleh Perkebunan Rakyat. Angka ini menunjukkan kontribusi besar Perkebunan Rakyat dalam perpetaan hasil produksi kelapa sawit Indonesia.

Sayangnya, terlepas dari luasan lahan yang masif, Perkebunan Rakyat masih menghadapi permasalahan kompleks. Mulai dari kemampuan budidaya, kualitas hasil produksi hingga isu keberlanjutan bisnis. Permasalahan ini menjadi dasar pentingnya peningkatan kualitas lahan dan hasil Perkebunan Rakyat. Beragam rencana strategis dibuat dan diimplementasikan untuk mencapai tujuan besar dalam lanskap tata kelola perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Di tahun 2023, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR dan Kementerian Pertanian meluncurkan program kolaborasi untuk akselerasi bisnis Perkebunan kelapa sawit. Dengan Program Dana Bagi Hasil (DBH) antara 3 instansi ini, pemerintah mendorong pekebun sawit untuk meningkatkan kapasitas melalui peran dan fungsi perangkat pemerintah daerah.

Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian menyelenggarakan seminar yang bertajuk Strengthening Palm Oil Sustainability , pada tanggal 15 – 16 Februari 2024. Dibuka pada Kamis 15 Februari 2024, oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Bapak DR. PRAYUDI SYAMSURI, SP,. M.Si. Acara seremoni pembukaan dilaksanakan di LPP Garden Hotel Yogykarta. Adapun untuk acara seminar dilakukan selama sehari pada tanggal 16 Februari 2024.

Acara ini secara khusus bertujuan untuk memperkuat pemahaman para stakeholder di perkebunan rakyat terkait Program Dana Bagi Hasil yang menunjang kemandirian dan ketahanan pangan nasional serta tata kelola perkebunan kelapa sawit di Indonesia.  Acara ini juga menjadi pengingat bahwa diperlukan strategi dalam pengelolaan dana untuk menjamin keberlangsungan usaha perkebunan kelapa sawit. Salah satu upaya Pemerintah dalam memperkuat tata kelola perkebunan kelapa sawit tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2023 tentang Dana Bagi Hasil Perkebunan Kelapa Sawit dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 91 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit.

LPP Agro Nusantara, sebagai lembaga pengembangan sumber daya manusia memiliki salah satu visi sebagai integrated knowledge partner bagi BUMN Perkebunan dan knowledge hub bagi seluruh industri perkebunan untuk membangun kapabilitas sumber daya manusia dan organisasi. Menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi LPP Agro Nusantara dapat menjadi tuan rumah sekaligus sebagai pengelola acara bekerja sama dengan Bagian Humas Sekertariat Direktorat Jenderal Perkebunan.

Menjadi bagian dari acara seminar ini memiliki makna yang besar bagi LPP Agro Nusantara untuk meneguhkan diri sebagai Lembaga yang memiliki semangat Always Become Your Excellent Partner. Dengan nilai sebagai mitra pengembangan SDM yang bisa dipercaya, menjadi daya dorong bagi LPP Agro Nusantara untuk terus berkontribusi dan terlibat bagi penyelesaian tujuan strategis negara juga mendorong keberlanjutan bisnis pelaku bisnis Perkebunaan Rakyat.

Acara seminar di ikuti oleh 125 peserta yang datang secara luring di Auditorium LPP Agro Nusantara dan 135 yang hadir juga secara daring melalui aplikasi Zoom . Peserta hadir dari sejumlah dinas provinsi dan dinas kabupaten yang memiliki dinas pertanian yang membidangi Perkebunan di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Seminar dilaksanakan dengan membagi dalam 2 sesi, dan juga dihadiri oleh Sekertaris Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Bp. Heru Tri Widarto, S.Si., M.Sc.

Seminar berjalan dengan lancar disertai dengan tanya jawab dan diskusi dari peserta pada masing-masing sesi. Sesi pertama adalah panel dari 3 pembicara yaitu:

1. Pembicara 1 Ardi Praptono, SP, M.Agr selaku Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dengan tema paparan "Strategi Pemerintah Terhadap Alokasi DBH Perkebunan Kelapa Sawit Bagi Peningkatan Nilai Ekonomi Pekebun"

2. Pembicara 2 Dr. Prayudi Syamsuri S.P., M.Si selaku Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dengan tema paparan “Pemanfaatan Dana DBH untuk STD-B, ISPO dan RAD KSB”

3. Pembicara 3 Ibu selaku dengan tema paparan "Sosialisasi dan Rambu-rambu Pelaksanaan Alokasi Anggaran DBH Sawit Sesuai Dengan PMK 91/2023"

Dari panel pertama peserta seminar mendapatkan insight yang lebih dalam terkait teknis impelementasi program Dana Bagi Hasil, baik dari segi prioritas pelaksanaan program maupun dari segi penganggaran yang sesuai dengan aturan.

Pada sesi kedua adalah panel dari 3 pembicara dari LPP Agro Nusantara yaitu:

1. Pembicara 1 Ir. Saptyaji Harnowo, M.Eng adalah Senior Subject Matters Expert LPP Agro Nusantara, dengan tema paparan Manajemen Pemeliharaan Infrastruktur Perkebunan

2. Pembicara 2 Lugito, SP adalah Subject Matters Expert LPP Agro Nusantara dengan tema paparan Pendampingan Sertifikas ISPO Pekebun

3. Pembicara 3 Fadhli Fauzi, SP, dengan tema paparan Pemetaan dan Pendataan Lahan Perkebunan

Dari panel kedua, peserta seminar mendapatkan sharing pengalaman dan juga pemahaman dari para konsultan LPP Agro Nusantara terkait best practice yang sering ditemui oleh para konsultan dalam mendampingi para pelaku bisnis agroindustri. Diharapkan dalam sesi ini para peserta mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam terkait impelementasi program baik di bidang perisapan ISPO, aktivitas pendataan dan pemetaan kebun setrta dalam sarana serta prasarana perkebunan.

Jumat, 16 Februari 2024

Karyawan SGN PG Rendeng Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Demak

 

Karyawan SGN Pabrik Gula Rendeng menyalurkan bantuan berupa beras, susu ibu hamil, pakaian dalam, dan mainan anak-anak kepada korban banjir bandang Demak yang ada di posko pengungsi melalui Dinas Sosial Kabupaten Kudus Jawa Tengah Selasa (13/02). PG Rendeng merupakan unit pabrik gula yang dimiliki PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang merupakan anak perusahaan PTPN III (Persero) Holding Perkebunan dengan komoditas tebu

"Kami perwakilan karyawan SGN PG Rendeng, berempati terhadap saudara kami yang tertimpa musibah banjir bandang, semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban para korban", ujar Erwin Fitri Hatmoko General Manager PG Rendeng sesuai menyampaikan bantuan.

Pihaknya menambahkan diantara bantuan yang disalurkan berupa mainan anak, diharapkan korban banjir berusia anak - anak dapat melewati kondisi sulit dengan tetap dapat bermain di pengungsian sehingga secara psikologis relatif terjaga.

"Kami berharap adik-adik dapat tetap ceria dengan bermain di pengungsian dengan mainan yang disalurkan", tambahnya.

Banjir bandang yang melanda Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Gajah di Kabupaten Demak Senin Minggu lalu menyebabkan ribuan penduduk mengungsi hingga air surut dan kondisi menjadi aman kembali.

Sebelumnya Senin (12/2) dilansir dari media massa, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Agus Nugroho mengatakan, salah satu penyebab banjir yakni adanya hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Demak di beberapa titik.

"Intensitas hujan tinggi di wilayah hulu mengakibatkan beberapa tanggul sungai tidak mampu menahan derasnya aliran air sehingga mengakibatkan tanggul jebol di beberapa titik," ujar Agus Nugroho.

Pusat Penelitian Karet – PT Riset Perkebunan Nusantara Sumbangkan Bantuan untuk Desa Tanjung Menang Musi yang Terdampak Banjir

  

Tanjung Menang Musi, 07/2/2024 - Pasca banjir yang melanda Desa Tanjung Menang Musi, Pusat Penelitian Karet – PT Riset Perkebunan Nusantara melalui dana TJSL menyalurkan bantuannya untuk Desa Tanjung Menang Musi yang diterima langsung oleh Irwansyah selaku Kepala Desa Tanjung Menang Musi.

Dalam kesempatan tersebut Pusat Penelitian Karet – PT Riset Perkebunan Nusantara yang diwakilkan oleh Penjab. Kesekretariatan Doni Romadhon, S.T., menyampaikan “kami sangat berempati terhadap warga Desa Tanjung Menang Musi atas banjir tahunan yang melanda dan berdoa semoga banjir ini segera surut dan warga selalu diberi kesehatan”.

Langkah ini diambil sebagai wujud kepedulian Pusat Penelitian Karet terhadap masyarakat Desa Tanjung Menang Musi, semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan warga sekitar.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pusat Penelitian Karet – PT Riset Perkebunan Nusantara, bantuan ini sangat berarti di tengah-tengah cobaan akibat bencana alam ini”, ujar Kepala Desa Tanjung Menang Musi.

Dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan Pusat Penelitian Karet – PT Riset Perkebunan Nusantara dan Masyarakat, diharapkan di Desa Tanjung Menang Musi proses pemulihan dapat berjalan dengan lancar, dan para warga dapat menjalankan aktifitasnya seperti biasa dengan normal.

Kamis, 15 Februari 2024

Jembatan Versi Vera, Dari PTPN I Reg.7 Bekri untuk Tetangga

  

LAMPUNG TENGAH – Berita tentang Opal (11), siswa SDN Sinar Banten, Bekri, Lampung Tengah yang terjatuh di jembatan darurat penghubung Dusun Pasar dengan Dusun Kebun Jeruk itu begitu cepat menyebar. Hari itu, pertengahan Oktober 2023, bocah laki-laki kelas lima SD itu seperti biasanya pulang sekolah melintasi jembatan setapak di atas Sungai Way Tipo. Namun nahas, ia terpeleset dan tajuh ke dasar sungai yang sedang kering. Bocah itu patah tulang dan membutuhkan perawatan intensif.

Tragedi Opal itu terdengar oleh Manajemen PTPN VII (sekarang PTPN I Regional 7) Unit Bekri. Berbagai informasi tentang kondisi jembatan yang sempat hancur diterjang banjir bandang pada November 2018 itu memang tidak layak dilalui, meskipun untuk pejalan kaki. Namun, jarak yang harus ditempuh jika melewati jalan biasa yang menjadi sangat jauh membuat penduduk setempat mengambil risiko.

“Jembatan itu hanya bisa untuk pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor karena memang kecil. Dulu memang cukup bagus, tetapi pada 2018 pas banjir bandang, hancur terbawa air. Terus kami warga secara swadaya memperbaiki kembali tetapi darurat. Nah, pas ada kejadian Opal jatuh itu, kami kordinasi dengan PTPN VII untuk membangun kembali. Alhamdulillah sekarang sudah bagus lagi dan kami beri nama Jembatan Versi Vera,” kata Darwito (47), Kepala Dusun Pasar Bekri saat ditemui Selasa (13/2/24).

Didampingi Damas (37), Sekretaris Desa Sinar Banten, Darwito menyatakan apresiasi yang tinggi kepada PTPN VII. Ia menyebut, untuk membangun kembali jembatan selebar 1,5 meter dengan panjang 25 meter itu hampir semua material disediakan oleh Perusahaan BUMN itu. Sedangkan proses pembangunannya dilakukan oleh warga yang bergotong royong sukarela.

“Saya akui respons PTPN VII sangat cepat. Begitu mendengar ada musibah si Opal itu jatuh, Pak Heri Susanto (Asisten SDM & Umum PTPN VII) bersama Pak Damas (Sekdes) datang melihat kondisi jembatan. Lalu, kami diajak melihat besi-besi bekas di pabrik (Pabrik Kelapa Sawit) untuk memilah mana yang dibutuhkan. Beberapa hari kemudian kami bangun kembali jembatan ini,” kata petani beranak tiga ini.

Sekretaris Desa Sinar Banten Damas mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada PTPN I Regional 7 Unit Bekri yang merespons dengan cepat kebutuhan darurat tetangganya. Ia mengatakan, jembatan itu adalah sarana vital bagi warga Dusun Kebon Jeruk dengan berbagai fasilitas umum yang berada di seputaran Stasiun Kereta Api Bekri.

“Setiap hari ratusan orang melewati jembatan ini karena memang sangat vital. Jalur jalan desa memang ada, tetapi ngalang (berputar jauh) melewati kebun tebu. Anak-anak sekolah, orang-orang ke pasar atau mau kerja, hampir semua yang naik motor atau jalan kaki lewat sini. Termasuk karyawan PTPN yang tinggal di desa-desa tetangga seperti Goras Jaya dan lainnya,” kata pria ramah ini.

Damas mengatakan, untuk membangun kembali jembatan ini, warga sangat terbantu oleh PTPN VII. Ia mengakui, banyak material yang digunakan merupakan besi-besi bekas, tetapi kekuatannya masih sangat layak. Selain itu, pihak PTPN VII juga memberikan dukungan berbagai kebutuhan dalam proses pembangunannya.

“Jadi, jembatan ini bukan proyek tetapi gotong royong spontanitas karena darurat. Ini sudah biasa dan sering kami lakukan dengan PTPN VII. Kalau ada sesuatu yang bersifat darurat, seperti jalan longsor, gorong-gorong jebol, kekeringan dan kami butuh air bersih, atau lainnya selalu dibantu PTPN VII. Mudah-mudahan kepedulian seperti ini terus terjaga,” kata dia.

Kini, anak-anak sekolah, pedagang, pekerja, dan orang-orang leluasa menggunakan jembatan ini. Selain sudah kuat dan baik dengan lantai beton, jembatan ini juga dilengkapi pagar dan lampu penerangan jalan yang cukup terang. Tidak hanya siang hari, pada malam pun orang-orang memilih jalur ini meskipun sebelumnya dikesankan sebagai daerah wingit alias horor.

Sementara itu, Agus Pahroni didampingi Heri Susanto Asisten SDM dan Umum PTPN I Regional 7 Unit Bekri mengatakan, untuk kepentingan lingkungan, terutama yang bersifat darurat, pihaknya selalu menjadikan sebagai prioritas. Sebagai institusi yang memiliki berbagai sumber daya, pihaknya terus menjalin hubungan  baik dengan tatangga.

“Prinsipnya, kami harus menjalin hubungan saling menguntungkan dan harmonis dengan tetangga. Apalagi PTPN memang sudah berada di sini bahkan sebelum Indonesia merdeka. Artinya, kami memang bagian dari ekosistem lingkungan. Kami harus selalu siap untuk membantu tetangga,” terang Agus.

Meskipun demikian, Heri Susanto mengaku tidak semua permintaan bisa diakomodasi. Namun demikian, jika sesuatu yang bersifat darurat dan urgen, terlebih jika apa yang dibutuhkan ada di perusahaan, pihaknya akan secepat mungkin merespons.

“Seperti pembangunan jembatan antara Pasar dengan Kebun Jeruk itu, kami segera respons karena memang kami punya bahannya. Jadi nggak perlu sampai ke Kantor Pusat, tetapi tetap kami pertanggung jawaban. Yang penting, untuk kemaslahatan bersama,” kata dia.

PTPN IV Regional V Sabet Penghargaan Zero Accident dari Pemprov Kalbar

 

PTPN IV Regional V meraih penghargaan Zero Accident dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, pada Puncak Bulan K3 Nasional Tahun 2024, yang digelar di Hotel Golden Tulip, Senin (12/02/2024). Penghargaan ini sebagai pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Kegiatan penganugerahan yang mengambil tema “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha” tersebut dihadiri dan dibuka oleh Pj Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Kalbar, Mohammad Bari.

Penghargaan diterima oleh Ahmad Ridwan, Kepala Bagian SDM & Sistem Manajemen PTPN IV Regional V mewakili Region Head Regional V PTPN IV.

Khayamuddin Panjaitan, Region Head Regional V PTPN IV, mengatakan bahwa Kesehatan dan Keselamatan Kerja karyawan adalah prioritas bagi Perusahaan, bukan hanya sebagai pemenuhan undang-undang tetapi karyawan sebagai asset Perusahaan perlu mendapatkan lingkungan kerja yang sehat dan aman sehingga sedapat mungkin mengurangi terjadinya kecelakaan kerja atau penyakit yang mengakibatkan kurangnya motivasi dan defisiensi produktivitas kerja karyawan.

“Penghargaan yang diterima dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada PTPN IV Regional V merupakan apresiasi sekaligus sebagai motivasi bagi Manajemen untuk terus aktif meningkatkan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja bagi karyawan. Peningkatan kualitas K3 bukan hanya pemenuhan undang-undang tetapi karyawan sebagai asset Perusahaan perlu mendapatkan lingkungan kerja yang sehat dan aman sehingga sedapat mungkin mengurangi terjadinya kecelakaan kerja atau penyakit yang mengakibatkan kurangnya motivasi dan defisiensi produktivitas kerja karyawan”, ungkapnya

Pada kegiatan yang dihadiri sejumlah perwakilan perusahaan yang beroperasi di Kalbar tersebut, Pj Sekda Mohammad Bari membacakan sambutan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Republik Indonesia. Dalam penyampaiannya, ia menyebut bahwa pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya mengusung penyusunan regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan. Namun, yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan.

“Salah satu kunci penting dari Pembangunan Ekosistem Ketenagakerjaan yang Unggul adalah dengan membangun budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang baik,” ucapnya.

Dengan adanya budaya K3 yang unggul, kata dia, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akan dapat ditekan, yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kerja.

Sukseskan "Turn Around", Direktur Hubungan Kelembagaan PalmCo Lakukan Supervisi On Site di PTPN IV Regional V

  Landak – Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Irwan Perangin-angin ...