Minggu, 31 Maret 2024

Sharing Knowledge Festival 2024 : Knowledge is power, but sharing knowledge is superpower

  

Yogyakarta - Dalam rangka mendorong peningkatan dan pengembangan intellectual capital, PT LPP Agro Nusantara mengadakan kegiatan Sharing Knowledge Festival 2024 yang dilakukan secara hybrid & online di ruang transformasi lantai 2 gedung kampus LPP Agro Nusantara Yogyakarta dan ruang Sidamanik Kampus LPP Agro Nusantara Medan. Kegiatan ini dibuka pada hari Selasa, 19 Maret 2024 oleh SEVP Business Support PT LPP Agro Nusantara, Sosiawan Hary Kustanto, S.E. Dalam sambutannya, Sosiawan Hary Kustanto, S.E. menyampaikan kegiatan ini menjadi hal penting dan harus dilakukan secara berkelanjutan untuk peningkatan pengetahuan dan wawasan para Karyawan Pimpinan dan Subject Matter Expert PT LPP Agro Nusantara.  

Sharing Knowledge Festival 2024 ini akan dilaksanakanan setiap hari selasa & kamis selama bulan Ramadhan 1445 H, dimulai Selasa, 19 Maret  s.d Kamis, 4 April 2024. Kegiatan Sharing Knowledge Festival ini diikuti oleh seluruh Subject Matter Expert dan karyawan pimpinan. Melalui kegiatan yang mengusung tema :  Knowledge is power, but sharing knowledge is superpower, diharapkan dapat Meningkatkan kolaborasi, mendorong budaya belajar dan pengembangan diri, serta meningkatkan pengetahuan dan wawasan Subject Matter Expert (SME) & Karyawan Pimpinan.

Sharing Knowledge Festival ini diisi oleh Subject Matter Expert  PT LPP Agro Nusantara yang berkompeten dengan bidang masing-masing. Dimulai pada hari pertama Selasa, 19 Maret 2024 dilaksanakan secara hybrid dengan materi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang disampaiakan oleh Rizki Angga Anggita, S.T dan Business Intelligence : Data Analytics yang disampaikan oleh Dede Yudo Kurniawan, S.P., M.P. Dilanjutkan pada hari Kamis, 21 Maret 2024 akan disampaikan materi RSPO (Roundtable On Sustainable Palm Oil) dan Penggunaan Drone untuk Meningkatkan Efektivitas Kerja di Perkebunan secara hybrid oleh Oni Apriyanto, S.P.,MSc dan Nouva Liza, S.P

Dilanjutkan penyampaian materi Compliance & GCG dalam Proses Bisnis Korporasi dan juga Manajemen Resiko oleh Aries Budiwidodo, SE., Ak., CA.,CIAE., CRP,MBA  dan Fellando Martino, S.T pada Selasa, 26 Maret 2024 dan dilanjutkan pada kamis 28 Maret 2024 penyampaian materi secara online oleh Zakaria Efendi Bahri, S.Psi., M.Psi., Psikolog & Gina Azizahira, S.Psi mengenai Human Resource Profesional dan juga penyampaian materi Talent Management oleh Junita Elisabeth, S.E.,M.B.A

Dilanjutkan pada Selasa, 2 April 2024 dengan agenda penyampaian materi  mengenai The Art and Science of Coaching (TASC) oleh Erlyani Fachrosi, M.Psi., Psikolog dan juga materi Legal Due Diligence in Practice secara online oleh Adi Widjajanto, S.E., S.H., MHUM dan di akhiri dengan penutupan kegiatan Sharing Knowledge Festival 2024 pada Kamis, 4 April 2024 yang sebelumnya diisi materi mengenai Strategic Business Analyst oleh Muhammad Lutfi Adi Prakoso S.Mn dan juga Ir Kunthi Widhyasih, S.T.,M.Eng., IPM menyampaikan materi mengenai Lean Six Sigma.

PT SPMN Lakukan Pemberian Vitamin dan Sosialisasi Pencegahan Stunting di TK Tunas Bangsa Kebun Bangun

  

Sebagai perusahaan yang bergerak pada bidang Kesehatan, turut berperan dalam upaya pencegahan stunting dengan menggelar kegiatan pemberian vitamin dan sosialisasi di TK Tunas Bangsa Kebun Bangun, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dalam pertumbuhan anak-anak.

Stunting atau gagal tumbuh merupakan masalah serius yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24,4% pada tahun 2021 menjadi 21,6% pada tahun 2022. Ini menunjukkan adanya penurunan angka stunting di Indonesia. Untuk mengatasi hal ini, langkah preventif seperti pemberian vitamin dan sosialisasi tentang pola makan yang sehat menjadi sangat penting.

PT SPMN, sebagai perusahaan yang peduli terhadap kesehatan masyarakat, menginisiasi kegiatan ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Dalam kegiatan ini, siswa/siswi dari TK Tunas Bangsa Kebun Bangun menerima suplemen vitamin A yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. Selain itu, para orang tua dan guru juga mendapatkan sosialisasi tentang pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting. Mereka diberikan informasi tentang jenis makanan yang sehat dan cara mempersiapkannya agar dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dengan baik.

Dengan semangat kolaborasi antara PT SPMN, TK Tunas Bangsa Kebun Bangun, dan komunitas sekitar, diharapkan upaya pencegahan stunting dapat semakin ditingkatkan. Langkah kecil seperti ini menjadi awal yang baik dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.

INACOM-KBI Sosialisasi Sistem Resi Gudang & Pasar Lelang Komoditas di Tasikmalaya

 

Tasikmalaya – INACOM PT KPBN dan PT KBI menyampaikan sosialisasi bimbingan teknis Sistem Resi Gudang (SRG) dan Pasar Lelang Komoditas (PLK) di Kota Tasikmalaya pada Kamis, 7 Maret 2024. Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan.

Dalam sambutannya, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan SRG dan PLK Bappebti Heryono Hadi Prasetyo menyampaikan tujuan sosialisasi pengintegrasian SRG dan PLK ini adalah untuk mengembangkan ekosistem industri komoditas dan meningkatkan kesejahteraan petani komoditas.

Sebagai bentuk dukungan dari pemerintah daerah, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian (KUKMP) Kabupaten Tasikmalaya H Endang Syahrudin menyampaikan, perlunya kolaborasi antara para pemangku kepentingan.

"Pemda Kabupaten Tasikmalaya telah memiliki Sistem Resi Gudang yang representatif. Ini harus dioptimalkan oleh para petani di Tasikmalaya dan dikolaborasikan bersama perusahaan kliring dan perusahaan penyelenggara pasar lelang komoditas," ujar H. Endang Syahrudin dalam sambutannya di depan peserta.

Melalui PLK, ada sejumlah keuntungan yang bisa diperoleh antara lain menjamin kepastian harga dan produk komoditas, menjamin kepastian distribusi barang yang berkelanjutan, dan menjadi stimulan untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi petani.

"Kami mendirikan Pasar Lelang Komoditas salah satunya agar bisa menciptakan harga yang wajar dan berkeadilan bagi para pelaku industri komoditas," ujar Arif Budiman, Direktur INACOM di depan peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas di Kota Tasikmalaya, Kamis, 7 Maret 2024.

Sementara melalui Sistem Resi Gudang, diharapkan mampu memberikan manfaat keuntungan sebagai instrumen penting dan efektif dalam sistem pembiayaan perdagangan. SRG juga dapat memfasilitasi pemberian kredit bagi dunia usaha dengan agunan inventori atau barang yang disimpan di gudang.

Kegiatan sosialisasi SRG dan PLK ini diselenggarakan di depan para pelaku industri komoditas Jawa Barat dan dihadiri Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian (KUKMP) Kabupaten Tasikmalaya H Endang Syahrudin, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan SRG dan PLK Heryono Hadi Prasetyo, dan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tasikmalaya Fikri Nursamsi.

Peserta bimbingan teknis SRG dan PLK di Kota Tasikmalaya ini dihadiri para petani dan pelaku industri komoditas dari Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan sejumlah daerah di Jawa Barat.

Senin, 25 Maret 2024

PT KPBN Gelar Workshop Implementasi Analisis Teknikal Tingkat Lanjut Dalam Penjualan Komoditas Perkebunan

 

Jakarta – PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) mengadakan Workshop Implementasi Analisis Teknikal Tingkat Lanjut dalam Penjualan Komoditas Perkebunan pada 6 – 7 Maret 2024 di Kantor Pusat PT KPBN Jakarta. Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta aplikasi analisis teknikal dan fundamental dalam menganalisis pergerakan harga komoditas.

“Dengan pemahaman yang mendalam tentang analisis teknikal dan fundamental, KPBN bisa membuat prediksi yang lebih akurat mengenai pergerakan harga, yang pada akhirnya akan meningkatkan keuntungan dalam bisnis perkebunan.” Ujar Arif Budiman selaku Direktur PT KPBN dalam sambutannya.

Workshop ini didesain untuk memperdalam pengetahuan peserta mengenai cara mengolah dan menganalisa data pasar komoditas. Materi yang disampaikan tidak hanya fokus pada pengenalan pola pergerakan harga tapi juga pada penggunaan indikator teknis untuk memprediksi pergerakan harga di masa mendatang. Penggabungan antara analisis teknikal dan fundamental menjadi titik berat dalam pembahasan, memberikan perspektif komprehensif dalam mengambil keputusan penjualan atau pembelian komoditas.

 Kegiatan ini juga meliputi sesi latihan praktis menggunakan data pasar aktual, di mana peserta dapat langsung menerapkan teori yang telah dipelajari. Selain itu, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran, memungkinkan pembentukan jaringan antar pelaku industri yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan. Workshop ini menekankan pada pentingnya integrasi antara analisis teknikal dan fundamental untuk mencapai strategi penjualan yang optimal, khususnya dalam menghadapi volatilitas pasar komoditas global.

Kunjungan Kerja Pimpinan dan Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei

  

PT Kawasan Industri Nusantara selaku Pengelola KEK Sei Mangkei menerima kunjungan Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara dalam rangka kunjungan kerja monitoring pengembangan CSR di KEK Sei Mangkei. Kegiatan yang dihadiri secara langsung oleh Ketua Komisi B Bapak Ahmad Fauzan Daulay, SEVP Business Support dan SEVP Operation PT Kawasan Industri Nusantara Bapak Alwin Abdi dan Bapak Kennedy N.P Sibarani membahas perkembangan dari KEK Sei Mangkei dan juga peningkatan CSR di sekitar KEK Sei Mangkei sebagai upaya kontributif pelaku usaha untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di sekitar Kawasan.

Sejak pendirian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang dikelola oleh PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA) di Sumatera Utara, telah terjadi perkembangan yang signifikan dalam industri kelapa sawit dan karet di wilayah tersebut. KEK Sei Mangkei bertujuan untuk mengembangkan industri-industri strategis dan mendukung pertumbuhan ekonomi di sekitarnya.

Di sektor kelapa sawit, KEK Sei Mangkei telah menjadi pusat perhatian dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit modern. KEK Sei Mangkei menjadi rubber city di Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle. (IMT-GT).

Dalam hal penyaluran corporate social responsibility (CSR), PT KINRA telah aktif berperan dalam mensejahterakan masyarakat sekitar KEK Sei Mangkei. PT KINRA telah melaksanakan berbagai program CSR yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Program-program ini telah memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Beberapa contoh program CSR yang dilakukan oleh PT KINRA antara lain adalah perbaikan sekolah dan sarana pendidikan, pemberian bantuan sembako, pembangunan rumah ibadah serta aksi sosial dan juga penggunaan damkar gratis kepada masyarakat. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat sekitar KEK Sei Mangkei.

Secara keseluruhan, perkembangan KEK Sei Mangkei dalam industri kelapa sawit dan karet, serta upaya penyaluran CSR oleh PT KINRA, telah memberikan kontribusi positif dalam mensejahterakan dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Dengan terus berlanjutnya upaya-upaya ini, diharapkan wilayah ini dapat terus berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibatKegiatan ditutup dengan penyerahan memorabilia kepada Komisi B DPRD provinsi Sumatera utara, serta foto bersama antar entitas.

Minggu, 24 Maret 2024

SGN Target 100% Karyawan Lapor SPT Tahunan dan Aktivasi NIK NPWP

 

SURABAYA - Anak perusahaan PTPN III (Persero) Holding Perkebunan yang bergerak dikomoditi Gula, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), gelar Petunjuk dan himbauan kepada karyawan untuk melaporkan SPT Tahunan atau (Surat Pemberitahuan) Tahunan atas pembayaran pajak penghasilan (PPh) yang telah disetorkan kepada negara.

Petunjuk dan himbauan secara bertahap sejak penerbitan bukti potong PPh oleh perusahaan, kami sampaikan kepada seluruh karyawan di lingkungan Unit Kerja perusahaan, target seluruh karyawan seratus persen melaporkan SPT atau surat pemberitahuan tahunan atas pembayaran pajak penghasilan, ini merupakan Implikasi Self Assessment,” ungkap Handy Ermawan Kepala Sub Divisi Pajak dan Asuransi SGN Senin (18/03) di Surabaya.

Menurut Handy selain himbauan terkait laporan pajak tahunan untuk dilakukan sebelum akhir Maret, pihaknya juga menghimbau karyawan SGN untuk dilakukan validasi NIK (Nomor Induk Kependudukan) – NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Sebelumnya integrasi NIK dengan NPWP akan dilakukan 1 Januari 2024, tapi kini diundur jadi pertengahan tahun 2024.

“Selain laporan tahunan pajak penghasilan, juga disampaikan agar karyawan dan karyawati SGN segera melakukan aktivasi validasi NIK dengan NPWP”, lanjutnya.

“Meski pengisian laporan SPT Orang Pribadi merupakan tanggung jawab personal karyawan, dengan dilakukan Petunjuk dan himbauan ini merupakan dukungan dan komitmen manajemen terhadap gerakan Sadar Pajak dalam pelaporan SPT Tahunan dan Aktivasi NIK NPWP”, jelas Wakhyu Priyadi Siswosumarto Corporate Secretary SGN.

Laporan SPT pajak ini berfungsi sebagai bentuk pengawasan kepatuhan Taxmates sebagai wajib pajak terhadap peraturan perpajakan yang berlaku. Dengan masuknya laporan SPT pajak masing-masing personal, maka kesadaran dan kepatuhan sebagai bagian dari Warga Negara Indonesia untuk turut serta berperan dalam pembangunan negara dan masyarakat.

Kegiatan Bakti Sosial PT Kawasan Industri Nusantara di Bulan Suci Ramadan

  

Bulan Ramadan adalah waktu yang afdhal untuk berbuat kebaikan dan memberi kabar gembira kepada sesama. Berbagi kebaikan di bulan suci Ramadhan merupakan hal yang dianjurkan oleh agama. Banyak hal kebaikan yang bisa dilakukan di bulan suci ini, salah satunya adalah sedekah. Melalui aksi bakti sosial PT Kawasan Industri Nusantara membagikan sembako ke masyarakat di sekitar KEK Sei Mangkei pada Jumat (15/03).

PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA) menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei dengan mengadakan kegiatan bakti sosial selama Bulan Suci Ramadhan. PT KINRA mengadakan program pembagian sembako yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada keluarga-keluarga kurang mampu dan yang membutuhkan di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei. Kegiatan ini diwakili oleh Bapak Miswarindra selaku Manager SDM, Umum & Pengadaan beserta Bapak Windy Octhiadi selaku Asisten Manager Umum PT KINRA.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, di mana masyarakat yang hadir menerima bantuan dengan senyum bahagia.

“Kegiatan bakti sosial pembagian sembako ini merupakan salah satu wujud kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, dan juga pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong dalam membangun harmoni sosial di lingkungan sekitar” ujar Miswarindra.

 Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga menjadi wujud nyata dari komitmen PT Kawasan Industri Nusantara untuk terlibat aktif dalam membangun kesejahteraan masyarakat sekitar. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Tampil Sebagai Narasumber, PTPN IV Regional V Paparkan Program Pengentasan Stunting yang menjadi Fokus TJSL Perusahaan

  

PTPN IV Regional V mendapat kehormatan menjadi narasumber dalam pertemuan rutin bulanan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan yang digelar 29 Februari 2024. SEVP Operation II Ihsan mewakili Region Head PTPN IV Regional V hadir dalam pertemuan yang dihelat di Aula Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan.

Pertemuan ini mengangkat tema ‘Sinergitas Implementasi Program Lintas Sektoral antara Pemerintah dan BUMN dalam mewujudkan ketahanan pangan dan penurunan stunting’. Pertemuan tersebut diinisiasi oleh BPKP dengan tujuan memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara sektor perkebunan dan instansi pemerintah terkait.

Dr. Ayi Rianto Ak., M.Si., selaku Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan pada pembukaan diskusi menyampaikan bahwa, saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan yang serius terkait permasalahan stunting dan upaya pencapaian ketahanan pangan.

Penyelesaian permasalahan ini memerlukan kerangka kerja yang terstruktur dan sinergis antara pemerintah, BUMN/D, dan sektor terkait lainnya. Namun demikian, pelaksanaan.

program dan kegiatan dalam rangka penurunan stunting dan ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Selatan lebih bersifat sektoral/individual serta kurangnya kolaborasi dalam pelaksanaan pogram yang menyebabkan capaian indikator rendah.

Untuk itu, Ayi Riyanto menyarankan perlu adanya pelaksanaan program dan kegiatan  yang kolaboratif dengan didukung ketersediaan data yang valid dan detail. Kolaborasi  capaian keberhasilan pelaksanaan program dan kegiatan penurunan stunting dan  ketahanan pangan harus berkolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat,  pemerintah dengan pemerintah, pemerintah dengan korporasi, pemerintah dengan UMKM/BUMDes, korporasi dengan UMKM/BUMDes, pemerintah dengan korporasi dan UMKM/BUMDes serta Masyarakat.

Berkaitan dengan pertemuan tersebut, SEVP Operation II Ihsan mengatakan, pertemuan ini sebagai platform yang sangat penting untuk berbagi informasi, memperkuat kolaborasi, dan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan masyarakat sekitar,” katanya.

Pihaknya menyadari peran BPKP dalam menjaga keberlanjutan sektor perkebunan yang bersinggungan langsung dengan Masyarakat dan memiliki dampak besar terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk berpartisipasi dan berkolaborasi dengan BPKP serta pemangku kepentingan lainnya dalam upaya bersama menjaga integritas dan berkelanjutan bersama masyarakat sekitar perusahaan, seperti Program Intervensi Pengentasan Stunting yang saat itu diinisiasi Dr. Ayi Rianto Ak., M.Si., selaku Kepala Perwakilan BPKP Kalimantan Barat Bersama Manajemen PTPN IV Regional V,” tuturnya.

Ihsan selaku SEVP Operation II memastikan bahwa akan terbuka untuk menerima masukan dan saran dari BPKP dalam rangka sinergitas antara korporasi dan pemerintahan. Pertemuan ini akan menjadi momentum yang baik untuk bersama-sama mencapai tujuan yang baik,” pungkasnya.

Rabu, 20 Maret 2024

INACOM Ajak Industri di Jawa Barat Ramaikan Pasar Lelang Komoditas

  

Tasikmalaya - Situasi gejolak harga komoditas yang seringkali kurang memberi keuntungan kepada petani mendorong INACOM (Indonesia Commodity Market) mensosialisasikan Pasar Lelang Komoditas di Kota Tasikmalaya pada Kamis, 7 Maret 2024. Direktur INACOM mengajak pelaku industri komoditas di Jawa Barat untuk berkolaborasi di dalam pengembangan pemasaran komoditas bersama melalui Pasar Lelang Komoditas.

Salah satu tujuan pendirian Pasar Lelang Komoditas INACOM adalah memberikan peluang peningkatan kesejahteraan kepada para petani.

"Kami mendirikan Pasar Lelang Komoditas salah satunya agar bisa menciptakan harga yang wajar dan berkeadilan bagi para pelaku industri komoditas," ujar Arif Budiman, Direktur INACOM di depan peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas di Tasikmalaya, Kamis, 7 Maret 2024.

Arif Budiman selanjutnya menyampaikan, kolaborasi yang baik antara petani komoditas, Penyelenggara Pasar Lelang, pengelola gudang, dan lembaga pembiayaan akan menciptakan sebuah ekosistem pasar komoditas yang menguntungkan seluruh pemangku kepentingan.

"INACOM sebagai marketplace yang berpengalaman puluhan tahun dalam pemasaran komoditas di Indonesia mengharapkan para petani di Jawa Barat bisa berkolaborasi dalam menciptakan masa depan ekosistem komoditas yang lebih bersaing secara nasional, bahkan global," ajak Arif.

INACOM PT KPBN adalah anak perusahaan Holding BUMN Perkebunan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang bergerak di bidang penjualan, dan tangki timbun komoditas perkebunan. Setelah mengantongi izin dari Bappebti pada akhir tahun 2023 dan menandatangani kerjasama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia, INACOM mulai mengembangkan usaha penyelenggaraan pasar lelang komoditas di Indonesia.

Turut Aktif Dalam Seminar & Workshop Perumahsakitan PT SPMN Group Bersiap untuk Transformasi Bidang Kesehatan di Era Digital

  

Di tengah gejolak transformasi digital yang melanda berbagai sektor, dunia kesehatan tak luput dari gelombang inovasi yang mengubah cara layanan medis disajikan. Sebagai langkah proaktif, PT SPMN Group, sebuah entitas di bawah payung Holding PTPN III (Persero), telah melangkah jauh untuk memperkenalkan solusi kesehatan terdepan kepada masyarakat. Pada bulan Februari 2024, PT SPMN Group merangkul revolusi digital dengan menghadiri acara penting yang diadakan oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumatera Utara. Seminar dan workshop bertema "Kesehatan Rumah Sakit Dalam Transformasi Kesehatan Di Era Digital" ini menjadi platform penting bagi PT SPMN Group untuk berbagi visi dan pengetahuan dengan para pemangku kepentingan industri kesehatan. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari secara intens di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan Sumatera Utara.

Seminar & Workshop tersebut turut dihadiri oleh Direktur PT SPMN, Kepala Divisi Operasional Klinis, Kepala Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi, Kepala Rumah Sakit Sri Pamela Sei Dadap, Kelapa Rumah Sakit Sri Pamel Membang Muda, Kepala Rumah Sakit Sri Pamela Torgamba dan Manajer Klinik Sri Pamela Aek Nabara. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam diskusi yang menghidupkan topik-topik menarik seperti kesiapan rumah sakit dalam menghadapi tantangan era digital, strategi pemasaran dalam dunia yang semakin bersaing, hingga aspek hukum yang mengatur praktik kesehatan modern.

Salah satu sorotan utama dari kegiatan ini adalah penerapan rekam medis elektronik (RME) dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan nasional, termasuk program i-Care JKN & Smart Claim. Hal ini menjadi langkah dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan kesehatan.Berikut adalah materi yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, antara lain: Materi yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut meliputi:

1. Kesiapan rumah sakit dalam transformasi kesehatan di era digital

2. Membangun tim work, kolaborasi, dan sinergi antar manajemen pelayanan medis

3. Strategi rumah sakit menghadapi lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan kompetitif

4. Kebijakan dan penerapan rekam medis elektronik (RME) di fasilitas pelayanan kesehatan

5. Penerapan RME dalam mendukung penerapan i-Care JKN & Smart Claim

6. Persiapan infrastruktur IT dalam implementasi SIMRS-RME di fasyankes

7. Penerapan etika rumah sakit untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien

8. Menaati regulasi perumahsakitan dan standar pelayanan rumah sakit

9. Pertanggungjawaban hukum rumah sakit atas kelalaian yang dilakukan SDM Kesehatan

10. Penerapan teknologi digital pada strategi pemasaran untuk memperkuat daya saing rumah sakit

11. Optimalisasi jaminan kesehatan nasional dengan pelayanan yang efektif dan efisien

12. Kiat rumah sakit dalam optimalisasi pemasaran bisnis di era digitalisasi

13. Update regulasi dan medical staf by law yang merujuk pada UU No. 17 Tahun 2023

14. Membangun good clinical governance yang baik, efektif, dan efisien

15. Memilih indikator sensitif pelayanan & asuhan keperawatan

16. Lesson learn dari audit asuhan keperawatan konsep dan implementasi

17. Lesson learn dari implementasi audit mutu pelayanan keperawatan

18. Audit klinis dan peran komite dan bidang keperawatan dalam audit pelayanan dan audit keperawatan.

Selain itu, PT SPMN Group juga mengambil langkah-langkah praktis dengan menerapkan berbagai sistem digitalisasi seperti SIM RS, SIM Klinik, PPAB Digital, DPBB Digital dan sistem Accurate pada keuangan. Langkah ini tidak hanya membawa efisiensi operasional tetapi juga meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Dengan semangat inovasi PT SPMN Group siap menghadapi tantangan masa depan dalam dunia kesehatan yang semakin kompleks. PT SPMN Group membuktikan dirinya sebagai pelopor dalam membawa perubahan positif bagi layanan kesehatan masyarakat.

Kepala BIN Daerah Kalimantan Barat Bersilaturahmi ke PTPN IV Regional V

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Barat, Brigjen Pol Rudy Tranggono melakukan kunjungan silaturahmi ke Region Office PTPN IV Regional V, yang diterima langsung oleh Region Head Khayamuddin Panjaitan didampingi SEVP Business Support M. Zulham Rambe (06/03/2024).

Pertemuan yang berjalan santai dan hangat dengan membahas isu-isu keamanan objek vital nasional dan keberlanjutan sektor perkebunan di Kalimantan Barat khususnya wilayah kerja PTPN IV Regional V.

Terkait pertemuan tersebut, Region Head PTPN IV Regional V Khayamuddin Panjaitan menyampaikan apresiasi atas silaturahmi yang telah terjalin antara PTPN IV Regional V dan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalbar dalam menjaga keamanan serta mendukung pengembangan sektor perkebunan di wilayah Kalimantan Barat.

“Kami ingin untuk terus memperkuat sinergi guna menjaga stabilitas lingkungan bisnis perkebunan, melindungi aset perusahaan, dan mendukung pembangunan ekonomi daerah,” jelasnya.

Pertemuan ini juga menjadi forum bagi keduanya untuk bertukar informasi terkait perkembangan terkini di sektor perkebunan dan kondusifitas keamanan di wilayah Kalimantan Barat. Kedua belah pihak sepakat untuk terus berkoordinasi dalam hal saling bertukar informasi untuk mengantisipasi potensi risiko yang dapat mempengaruhi keberlanjutan operasional sektor perkebunan khususnya PTPN IV Regional V.

“Dengan adanya pertemuan ini, kami meyakini bahwa kerja sama yang baik akan membawa dampak positif bagi pengembangan sektor perkebunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut,” tuturnya.

Kajian Ramadhan PTPN I Reg.7, IKBI Bagikan 250 Paket Sembako

BANDAR LAMPUNG - Hari kedua Ramadhan 1445 H, PTPN I Regional 7 bersinergi dengan Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar Kajian Ramadhan, Rabu (13/3/24). Digelar di Ruang Harmonis Kantor Regional 7 Bandar Lampung, dalam momen ini IKBI Regional 7 menyerahkan 250 paket sembako.

Hadir pada acara itu, Regional Head PTPN I Regional 7 Denny Ramadhan didampingi istri, Ny. Susi Denny R sebagai Ketua IKBI Regional 7. SEVP Business Support Okta Kurniawan beserta Istri, Ny. Pami Okta, SEVP Operation Wiyoso beserta istri, Ny. Linda Wiyoso, dan para pejabat utama lainnya. Sedangkan sebagai pengisi materi kajian, panitia menghadirkan Dr. KH. Bukhari Muslim, Lc., M.A., Dosen UIN Raden Intan Lampung.

Acara diawali oleh Ustaz Syarwan Matondang melalui Surah Al Imran ayat 134 Alqur’an yang berisi pujian Tuhan kepada orang-orang yang menafkahkan hartanya ke jalan Alloh, baik dalam kondisi lapang maupun sempit. Ayat yang juga menyeru agar menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain itu menjadi pembuka sekaligus ajakan yang merekatkan Kajian di awal bulan Ramadhan ini dengan Bakti Sosial yang dilaksanakan oleh IKBI Regional 7.

Dalam sambutannya, Denny Ramadhan menyampaikan apresiasinya kepada IKBI dan PHBI yang menggelar acara ini. Ia meyakinkan, penguatan keimanan dan kepedulian kepada sesama adalah salah satu pilar terkuat dalam bisnis yang dijalankan PTPN sebagai perusahaan perkebunan.

“Ada banyak sekali urusan teknis dalam menjalankan perusahaan kita ini, tetapi kita harus yakin bahwa kebaikan Alloh SWT., Tuhan Yang Maha Esa berada di atas segalanya. Urusan agronomis, urusan operasional, dan urusan-urusan teknis lainnya hanyalah ikhtiar. Tetapi keberhasilan menjadi hak prerogatif Alloh. Tanah, iklim, cuaca, bencana, itu milik Alloh. Maka, selain ikhtiar teknis, kita juga harus kuatkan ikhtiar manajemen langit seperti yang kita lakukan saat ini. Kita wajib bersyukur karena dipertemukan kembali dengan Bulan Ramadhan dimana dapat beribadah untuk semakin menguatkan iman dan menjadi orang yang bertakwa” kata dia.

Secara operasional, Denny menyatakan sangat optimistis PTPN I Regional 7 akan mampu melaksanakan misinya. Regional 7 adalah unit kerja PTPN I dengan areal kelapa sawit dan karet yang cukup luas, selain berbagai potensi prospektif lainnya.

“Sejak 1 Desember 2023 kita sudah menjadi bagian dari Subholding Supporting Co. Kita diandalkan dan menjadi backbone karena potensi kita sangat besar. Kita tahu, pada 2014 lalu PTPN VII sempat menjadi salah satu PTPN yang siap go public. Itu artinya kita punya potensi dan prospek besar. Itulah maka tagline Regional 7 saat ini adalah “Bangkit...Bangkit...Bangkit!" Berubah atau punah!”, kata dia membangkitkan semangat.

Acara yang digelar secara hybrid ini diikuti secara virtual dari semua Kebun di Wilayah Lampung, Sumsel, dan Bengkulu. Secara lugas Denny mengajak semua elemen pada semua segmen untuk bersama-sama mewujudkan angka-angka RKAP dengan bekerja maksimal. Dia menyebut, pada kinerja 2024 ini menunjukkan angka-angka optimistis dalam meraih laba.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Dr. Ahmad Bukhari Muslim mengajak umat muslim, terutama karyawan Regional 7 untuk menggunakan kesempatan Ramadhan ini dengan baik. Ia menyebut Ramadhan adalah bulan yang penuh kemuliaan.

“Ramadhan adalah satu-satunya Bulan yang disebut Alloh dalam Alqur’an. Ramadhan adalah satu-satunya Bulan yang ada kewajiban puasa sebulan penuh. Tidak ada puasa wajib di bulan lain. Ibadah puasa Ramadhan adalah satu-satunya ibadah yang penilaiannya hanya oleh Alloh. Alloh berkata; ‘Jika ada hamba yang berpuasa, maka puasanya pasti karena Aku,” kata penceramah yang studi S1 dan S2 nya di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir dan gelar Doktornya di UIN Raden Intan Lampung itu.

 

Bukhari Muslim melanjutkan, begitu banyak hikmah dan karomah Bulan Ramadhan sehingga Rasululloh pun sangat menanti kedatangannya. Tiga bulan sebelum Bulan Mulia itu datang, kata dia, setiap muslim dianjurkan untuk terus melangitkan doa; “Ya, Alloh. Berkahilah kami di Bulan Rajab dan Syakban, dan sampaikanlah kami kepada Bulan Ramadhan.”

“Doa Allohumma bariklana fi Rajaba, wasyakbana, wabalighna Romadona itu sangat berhikmat karena Rasululloh Muhammad SAW mengatakan bahwa Rajab adalah bulan Alloh, Syakban adalah Bulanku (Rasululloh), dan Ramadhan adalah bulan umatku. Itu artinya Ramadhan adalah bulan bagi kita umat manusia yang beriman,” kata dia.

Paket sembako dalam Bakti Sosial yang dilaksanakan IKBI Regional 7 pada kesempatan itu diserahkan secara simbolis. Regional Head dan SEVP yang didampingi para istri, serta para Kepala Bagian menyerahkan sembako kepada perwakilan dari 250 penerima. Paket sembako terdiri atas beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, dan susu tersebut merupakan donasi dari Manajemen Regional 7, Pengurus IKBI, dan donatur lainnya.

Para penerima adalah karyawan golongan 1 & 2, satpam, cleaning service, driver, marbot masjid, warga sekitar, dan para purnakaryawan.

“Kami berharap bantuan ini bisa menjadi penyambung hati dalam silaturahmi yang tulus. Juga sedikit membantu saudara-saudara kami dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Semoga barokah, ya,” kata Ny. Susi Denny Ramadhan, Ketua IKBI PTPN I Regional 7 kepada salah satu penerima.

Regional 1 Supporting Co PTPN 1 Sikapi Pertemuan dengan Warga Penggarap, Penyerobotan Lahan HGU Adalah Tindakan Melanggar Hukum

 

Pihak Regional 1 Supporting Co PTPN 1 menyambut positif tawaran dialog yang diusulkan warga Desa Sidodadi, Sei Semayang Kecamatan Sunggal, Rabu (28/02) untuk membicarakan seputar aksi penyerobotan lahan HGU DP3 Sei Semayang yang dilakukan warga Minggu (25/02).

Pertemuan yang berlangsung di Jambur Dusun II Sidodadi dihadiri unsur pimpinan Regional 1 SuppCo PTPN 1, petugas keamanan kebun, Kepala Desa Sidodadi dan warga yang bernaung di bawah Kelompok Tani Persaudaraan Jumant Ras yang dimotori Thomas Ginting, Musa Ginting dan Mukidi Ginting.

Dalam pertemuan yang berlangsung kondusif, SEVP Management Asset Regional 1 SuppCo PTPN 1 Ganda Wiatmaja, didampingi Kabag Asset Topan Sidabalok menegaskan bahwa areal yang diklaim warga Dusun II Sidodadi adalah bagian dari HGU kebun Sei Semayang, sejak era tanaman tembakau tahun 1953 sebelum nasionalisasi hingga terbitnya HGU pertama tahun 1965, dan sampai saat ini terus berlanjut tanpa terputus.

Menyahuti adanya cerita seputar pembukaan lahan hutan di tahun 1953, yang dilakukan orangtua mereka, seperti diungkapkan Thomas Ginting, Musa Ginting dan Mukidi Ginting tidak serta merta bisa dijadikan alasan untuk melakukan pengambil-alihan lahan yang jelas-jelas berstatus Hak Guna Usaha. Sebab secara faktual, areal yang diklaim warga Sidodadi adalah HGU yang memiliki status hukum yang jelas. Karena itu, Ganda berharap warga masyarakat tidak mudah terprovokasi pihak-pihak tertentu yang ingin menciptakan situasi yang tidak kondusif. “Kita sangat berharap masyarakat tidak terpengaruh,” tegas Ganda Wiatmaja.

Sementara itu, perwakilan warga Dusun II Desa Sidodadi tetap bersikeras bahwa lahan yang mereka serobot itu adalah bagian dari lahan peninggalan orangtua mereka yang diambilalih pihak Perkebunan Negara (PTPN). “Karena itu kami tetap akan memperjuangkannya,” ujar Thomas Ginting.

Kepala Desa Sidodadi, Kecamatan Sunggal, Ali Rajak dalam kesempatan itu meminta keduabelah pihak bisa menyelesaikan persoalan dengan langkah-langkah persuasif, dan berdasarkan fakta-fakta yang memiliki kekuatan hukum, bukan memaksakan kehendak.

Meski tidak mencapai kata sepakat, namun dialog yang dilakukan bersama warga masyarakat berlangsung kondusif hingga berakhirnya kegiatan Rabu sore.

Sementara itu, Kasubag Humasy  Regional 1 SuppCo PTPN 1 (dulu PTPN 2) Rahmat Kurniawan mengungkapkan, adanya upaya penyerobotan lahan HGU seperti yang dilakukan warga Dusun II Desa Sidodadi Minggu sore adalah tindakan melanggar hukum. Dan pihak Regional 1 SuppCo PTPN 1 tetap melimpahkan persoalannya kepada pihak Kepolisian sebagai upaya untuk tetap mempertahankan asset Negara yang menjadi tanggung jawab Regional 1 SuppCo PTPN 1, serta sebagai pembelajaran agar warga masyarakat tidak mudah terprovokasi pihak-pihak tertentu yang ingin menguasai lahan HGU secara sepihak. 

Rahmat juga menyampaikan atas tindakan penyerobotan dan pengerusakan lahan tersebut, Regional 1 PTPN 1 sudah membuat laporan ke Polda Sumut dengan nomor Laporan STTLP/B/231/II/2024/SPKT/POLDA SUMUT, jelas Rahmat.

SGN Raih Dua Penghargaan Anugerah BUMN Award 2024

 

JAKARTA  - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) anak perusahaan PTPN III (Persero) Holding Perkebunan, meraih dua penghargaan dalam ajang Anugerah BUMN Ke-13 Tahun 2024 yaitu Kategori Strategi Pertumbuhan Anak Perusahaan BUMN dan penghargaan Best CEO.

Aris Toharisman Direktur Utama SGN yang meraih penghargaan Best CEO in Leading Change Leadership Inisiative, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama semua karyawan dan menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik dan produktif.

“Terima kasih kepada semua karyawan SGN atas sinergi dan kebersamaan kita dalam membangun perusahaan. Banyak PR (Pekerjaan Rumah-red) yang harus kita selesaikan, namun ruang perbaikan masih terbuka lebar. Penghargaan yang kita terima tentu harus memotivasi kita semua untuk bekerja lebih baik dan lebih produktif”, ungkap Aris Toharisman.

SGN yang berdiri tahun 2021 menunjukkan portofolio bisnis positif pada tahun 2023 sehingga mampu meraih EBITDA Rp1 trilyun dan mencetak laba positif.  Selain itu komitmen mendukung swasembada gula nasional di Indonesia terlihat dengan beberapa strategi bisnis yang telah diimplementasikan diantaranya pola SBH (Sistem Bagi Hasil) dengan petani yang lebih menguntungkan serta pengelolaan operasional yang lebih efisien.

Anugerah BUMN merupakan bentuk apresiasi kepada para CEO dan perusahaan BUMN yang berkiprah bagi pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Anugerah BUMN 2024 mengangkat tema “Bisnis Reinvention untuk Optimalisasi Peluang Bisnis di Industri 4.0”, merupakan tahun ke-13 ajang tersebut.  Penyerahan apresiasi kepada pemenang atau malam penganugerahan berlangsung di Jakarta, Rabu (13/03) lalu.

Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2024 sekaligus mantan Menteri BUMN pertama Dr. Tanri Abeng, MBA mengatakan, perkembangan BUMN khususnya dalam 3 tahun terakhir terus meningkat baik dari sisi profitabilitas maupun solvabilitas.

“Salah satu faktor penyebabnya adalah penerapan governance system di BUMN yang sangat ketat dan pengelolaan risk management yang baik. Yang tak kalah penting, Kementerian BUMN sudah menata BUMN sesuai dengan roadmap yang sudah kita kembangkan,” ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan kinerja BUMN senantiasa relevan dengan tema yang diangkat dalam Anugerah BUMN. Sehingga kategori penilaian BUMN dilihat dari berbagai aspek, mulai dari strategi, governance, serta pengembangan talenta.


PTPN 1 Regional 7 Proaktif Ikuti Pasar Murah Gula Putih

METRO—PTPN I Regional 7 (dulu PTPN VII) sebagai salah satu produsen gula pasir di Lampung terus aktif mendukung kebijakan Pemerintah dalam menekan inflasi. Menggunakan merek Nusakita, BUMN Subholding dari PTPN III (Persero) ini terus memenuhi permintaan Pemerintah dalam event operasi pasar maupun pasar murah di berbagai tempat di Provinsi Lampung.

Pada Kamis (7/3/24) lalu, Unit Kerja PTPN I ini menyiapkan gula putih kemasan premium sebanyak dua ton untuk Pasar Murah Kota Metro, Lampung. Digelar bersama lapak lain yang ditunjuk, gelaran yang diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung dan Kota Metro itu laris manis. Sebab, gula pasir Nusakita yang di pasaran bebas dijual Rp15 ribu, di lapak Pasar Murah itu dihargai Rp10.500 per kilogram.

Region Head PTPN I Regional 7 Denny Ramadhan mengatakan, kesertaan perusahaan pada berbagai event ekonomi yang diprakarsai Pemerintah Daerah itu merupakan bagian dari tanggung jawab ekonomi dan sosial. Secara ekonomi, kata dia, PTPN I Regional 7 sebagai  produsen salah satu bahan konsumsi pokok masyarakat akan memiliki peran strategis.

“Dari sisi ekonomi, kehadiran kami di pasar untuk memastikan stok gula aman sehingga antara supply dan demand bisa seimbang. Kalau pasokan cukup, pasar akan stabil dan terhindar dari panic buying. Jika pasar kondusif maka inflasi akan turun,” kata dia.

Lebih dari sekadar stabilitas ekonomi, Denny Ramadhan menyatakan perusahaan BUMN seperti PTPN I memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat kecil ketika menghadapi momen spesial seperti Bulan Ramadhan. Menurut dia, meskipun Ramadhan adalah bulan “tidak makan-minum” di siang hari bagi seorang muslim, tetapi faktanya tingkat konsumsi justru lebih tinggi.

“Kemarin kami ikut Pasar Murah di Metro, pekan depan di Bandar Lampung, Lampung Timur, Mesuji, dan Pesawaran. 

Kami jual gula premium merek Nusakita dengan harga subsidi yang jauh lebih murah dari pasaran. Ini untuk membantu kalangan masyarakat bawah menyambut Bulan Ramadhan,” kata dia.

Untuk saat ini, lanjut Denny, pihaknya baru bisa berpartisipasi pada berbagai event pasar dengan komoditas gula pasir. Gula tersebut merupakan produksi dua pabrik gula di bawah PTPN Holding yang ada di Lampung dan Sumsel.

Kesertaan PTPN I Regional 7 pada event semi sosial yang diadakan di Metro diapresiasi Walikota Metro Wahdi Siradjudin. Wahdi mengatakan, peran produsen-produsen bahan pangan pokok,  sudah seharusnya proaktif dalam menjaga situasi pasar. Hal itu dibuktikan salah satunya oleh perusahaan BUMN PTPN I Regional 7 ambil bagian dalam kegiatan ini.

“Kami menyampaikan terima kasih atas peran serta beberapa perusahaan pada pada event ini. Terlebih menjelang Bulan Puasa seperti ini, kita memang harus intervensi pasar supaya tidak terjadi kepanikan di masyarakat." kata dia.

Iapun menghimbau kepada masyarakat yang hadir dalam pasar murah untuk tertib mengikuti arahan petugas, agar kegiatan ini berjalan lancar.

Salah seorang warga, Wati, mengatakan bahwa dia sangat senang dengan adanya pasar murah ini. "Harganya jauh lebih murah dibandingkan di pasar biasa. Sangat membantu kami," kata Wati.

PTPN Dorong Perluasan Cangkang Sawit Sebagai Sumber Energi Terbarukan

 

Jakarta - Anak Perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III Persero yang beroperasi di bidang komoditas perkebunan sawit, PTPN IV PalmCo Regional 3 Riau mendorong perluasan pemanfaatan cangkang sawit sebagai sumber energi baru terbarukan dalam negeri.

 

Region Head PTPN IV PalmCo Regional 3 Rurianto dalam keterangan tertulisnya menyatakan langkah itu sejalan dengan tujuan perusahaan dalam memaksimalkan sumber energi baru terbarukan guna mendukung program PTPN Group dalam berkontribusi menurunkan emisi sebesar 29% pada 2030 dan target pemerintah menuju Net Zero Emissions 2060.

 

"Kami berkomitmen untuk terus memperluas pemanfaatan sumber energi baru terbarukan sebagai langkah nyata mendukung program pemerintah menuju net zero emissions 2060, salah satu diantaranya adalah pemanfaatan biomassa cangkang sawit," kata dia, Senin (18/3/2024).

 

Ia menjelaskan cangkang sawit kini salah satu by-product atau produk sampingan yang dihasilkan perusahaan yang bisa menjadi andalan sebagai sumber energi baru terbarukan (EBT). Hal itu dikarenakan PTPN IV Regional 3 atau yang sebelumnya bernama PTPN V mulai memanfaatkan pembangkit tenaga biogas sebagai sumber energi utama pada boiler pabrik kelapa sawit.

 

Pembangkit tenaga biogas merupakan sebuah teknologi melalui penangkapan gas metan atau methane capture yang dihasilkan limbah cair sawit atau palm oil mill effluent (POME). Gas metan itu selanjutnya diolah sedemikian rupa sehingga menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

 

PTPN IV PalmCo Regional 3 diketahui telah mengoperasikan lima pembangkit tenaga biogas, dengan tiga unit diperuntukkan sebagai co-firing bahan bakar boiler dan dua lainnya menghasilkan energi listrik.

 

Sementara, satu unit pembangkit tenaga biogas (PTBg) co-firing lainnya akan segera beroperasi pada tahun ini yang berlokasi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Rokan.

 

"Keberadaan PTBg membuat perusahaan beralih dari yang sebelumnya menjadikan cangkang sebagai biomassa untuk boiler menjadi by-product yang bisa dimanfaatkan secara luas," paparnya.

 

Pada 2023 misalnya, Ruri mengatakan perusahaan menghasilkan 29.592 ton cangkang sawit atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 17.117 ton cangkang sawit. Cangkang sawit tersebut selanjutnya menjadi sumber energi baru terbarukan yang mulai menjadi pengganti bahan bakar fosil di sejumlah daerah di Indonesia.

 

Selain itu, cangkang itu turut berkontribusi atas efesiensi perusahaan hingga Rp27,67 miliar sepanjang 2023 lalu atau meningkat sebesar Rp16,43 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

 

"Sejalan dengan grand strategy perusahaan untuk menghasilkan produk sustainable plus palm oil yang mulai diimplementasikan sejak 2019, upaya dekarbonisasi dan pemanfaatan renewable energy menjadi salah satu program yang mengalami percepatan,” paparnya.

 

Keseriusan PTPN IV Regional 3 dalam memaksimalkan EBT diganjar penghargaan internasional Asean Energy Awards (AEA) 2023 dalam rangkaian 41st ASEAN Minister on Energy Meeting (AMEM) and ASEAN Energy Business Forum.

 

PTPN IV meraih second runner up untuk kategori Renewable Energi for Cogeneration melalui salah satu pembangkit tenaga biogas terbarunya di Pabrik Kelapa Sawit Sei Pagar, Kabupaten Kampar, Riau dan menjadi satu-satunya perusahaan perkebunan milik negara yang mendapat penghargaan tersebut.

Senin, 18 Maret 2024

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Perkuat Kemitraan Tebu Berkelanjutan Melalui Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Petani Tebu Mitra Binaan – Batch 2

Yogyakarta – Tidak lama berselang, setelah suksesnya pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Petani Tebu Mitra Binaan PT Sinergi Gula Nusantara pada hari Senin s.d. Kamis lalu (26-29/02/2024), Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berkolaborasi kembali dengan PT LPP Agro Nusantara untuk menggelar pelatihan serupa untuk batch 2. Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Petani Tebu Mitra Binaan PT Sinergi Gula Nusantara Batch 2 dilaksanakan di Convention Hall PT LPP Agro Nusantara, Yogyakarta pada hari Rabu s.d. Sabtu (6-8/03/2024).

Pelatihan ini diikuti oleh 40 (empat puluh) petani tebu mitra binaan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang merupakan Sub Holding komoditi gula PTPN III (Persero) Holding Perkebunan yang mengelolan Pabrik Gula yang ada di lingkungan PTPN Group. Petani mitra tersebut berasal dari berbagai Provinsi mulai dari Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan yang mempresentasikan lokasi Pabrik Gula milik PT SGN.

Pelatihan dibuka oleh SEVP Operation II PT SGN, Imam Cipto Suyitno, didampingi SEVP Operation PT LPP Agro Nusantara, Pugar Indriawan. Dalam sambutannya Imam Cipto menekankan pentingnya kolaborasi antar stakeholder tebu yang termasuk didalamnya adalah kemitraan petani dan pabrik gula (PT. SGN) untuk mendukung program percepatan swasembada gula yang dicanangkan dalam Perpres No. 40 Tahun 2023.

Program ini merupakan salah satu program Program ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PTPN III (Persero) dengan sasaran Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 17, yakni “Kemitraan untuk Mencapai Tujuan”.   Dengan harapan, PTPN III (Persero) dan mitranya dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan, serta menciptakan dampak positif tidak hanya dalam ranah ekonomi, tetapi juga dalam aspek sosial dan lingkungan.  

Selain itu, PTPN III (Persero) sebagai perusahaan yang diberikan tugas oleh pemerintah dalam percepatan swasembada gula terus berupaya mengoptimalkan pencapaian produksi perusahaan, salah satunya melalui program pengembangan petani tebu rakyat. Selain dukungan teknis budidaya di lapangan, peningkatan kompetensi petani tebu mutlak diperlukan sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas gula yang di produksi perusahaan.

Selama kegiatan pelatihan, para petani tebu mitra dibekali pengetahuan dari aspek hard competency, yaitu standar teknis budidaya tebu dan adopsi mekasisasi dan optimalisasi teknis budidaya tebu di lahan sawah dan kering. Sedangkan aspek soft competency, antara lain yakni terkait kemitraan dan komunikasi sosial dalam industri tebu, membangun jiwa kewirausahaan, serta peningkatan kelembagaan tebu rakyat. Selain pembekalan materi, para petani tebu juga melaksanakan outing class untuk membangun pengembangan karakter petani tebu melaui kegiatan Outbond di kawasan Kaliurang Yogyakarta. Seluruh materi pelatihan disampaikan oleh Subject Matter Expert PT LPP Agro Nusantara yang telah berpengalaman di bidangnya.

Pelatihan ditutup di sesi terakhir hari ketiga (8 Maret 2024) melalui pemaparan dan diskusi bersama dengan Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mahmudi, didampingi oleh Direktur PT LPP Agro Nusantara, Pranoto Hadi Rahardjo. Dalam paparan oleh Mahmudi, disebutkan dukungan strategis PTPN III Persero untuk mitra petani tebu, beberapa diantaranya program makmur, bantuan bibit dan infrastruktur, pinjaman kemitraan, serta peningkatan kompetensi dan pendampingan budidaya tebu. Petani tebu juga diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan permasalahan dilapangan sebagai masukan dan bahan evaluasi bagi perusahaan.


PRESIDEN RI MERESMIKAN PABRIK PERTAMA MINYAK MAKAN MERAH YANG MERUPAKAN HASIL INOVASI RISET DARI PT RPN-PPKS

  

Kamis (14/03), Presiden Republik Indonesia meresmikan Pabrik Minyak Makan Merah (3M) Pertama yang berlokasi di Pagar Merbau Kab Deli Serdang, Sumatera Utara. Rombongan yang ikut serta dalam peresmian ini diantaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Basuki Hadimuljono), Menteri Koperasi dan UMKM (Teten Masduki), Direktur Utama Holding PTPN III (Persero) (Abdul Ghani), Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara (Iman Yani Harahap), SEVP Research, Innovation and Sustainability PT RPN (M. Edwin S. Lubis), SEVP Operation II PT RPN (Misnawi), Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit - PT RPN (Winarna), PJ Gubernur Sumatera Utara (Hassanudin) dan Bupati deli Serdang (Ali Yusuf) serta rombongan lainnya.

Pabrik minyak makan merah ini merupakan pabrik pertama di Indonesia yang merupakan hasil inovasi anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara, yakni
PT Riset Perkebunan Nusantara-Cabang Pusat Penelitian Kelapa Sawit, dimana dalam pelaksanaannya dibawah naungan komando Menteri Koperasi dan UMKM dan dalam pengelolaannya dilaksanakan oleh Koperasi Pujakesuma.

Harapan Menteri Teten kedepannya, setiap 1000 hektar perkebunan kelapa sawit, harus dilengkapi dengan pabrik Minyak makan Merah. Sesuai dengan arahan Presiden Republik  Indonesia, Joko Widodo, dimana hilirisasi kelapa sawit menjadi Minyak Makan Merah oleh koperasi ditujukan untuk memastikan agar petani semakin sejahtera melalui minyak goreng sehat dengan harga terjangkau. Pabrik ini adalah satu dari tiga pilot projek Minyak Makan Merah yang bekerja sama dengan PTPN.

Pada kesempatan tersebut Peneliti Minyak Makan Merah PT RPN-PPKS (Frisda Rimbun Panjaitan dan tim) juga turut memberikan penjelasan tentang manfaat minyak makan merah bagi kesehatan serta bagaimana rancang bangun pabrik tersebut bekerja menghasilkan Minyak Makan Merah yang bersumber dari CPO kelapa sawit, dengan harapan minyak makan merah ini memiliki harga yang lebih kompetitif dan sebagai alternatif minyak makan sehat sehingga dapat menjadi solusi atas masalah stunting.


PTPN I Regional 7 Apresiasi Sinergi Kejati Lampung

BANDAR LAMPUNG - Perubahan nama dan status entitas PTPN VII ke PTPN I Regional 7 terus disosialisasikan kepada stakeholder. Senin (4/3/24), Regional Head 7 Denny Ramadhan bersilaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung. Didampingi SEVP Business Support Okta Kurniawan dan SEVP Operasional Wiyoso, jajaran Board of Regional Management itu diterima Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nanang Sigit Yulianto. Hadir dan turut menjamu, Wakajati Yuni Daru Winarsih dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Dwi Indrayati.

Salah satu topik diskusi petinggi dua institusi itu adalah tentang kelanjutan kerjasama yang selama ini sudah berlangsung. Denny mengatakan, kunjungan pendahuluan sebelum pembaruan naskah kerjasama ini diperlukan mengingat saat ini PTPN VII sudah berubah entitas dan status. Denny menjelaskan, posisi Regional 7 yang sebelumnya adalah entitas anak perusahaan PTPN III Holding, kini menjadi salah satu Unit Kerja dari Subholding Supporting Co dengan nama entitas PTPN I.

“Sejak 1 Desember 2023 seiring pembentukan Subholdi di PTPN III Holding, PTPN VII menjadi bagian dari Subholding Supporting Co dengan nama entitas PTPN I. Subholding Supporting Co berisi gabungan dan delapan PTPN dengan konsentrasi bisnis rupa-rupa komoditas dibagi menjad tujuh region. Dan untuk aset eks PTPN VII menjadi Regional 7,” kata Denny.

Kepada Kajati, Denny menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kejaksaan Tinggi Lampung. Ia menambahkan, kerjasama ini akan diteruskan dengan nama entitas yang baru, tetapi ruang lingkupnya tetap seperti sebelumnya.

“Kami hanya berubah status saja. Sedangkan ruang lingkup tugas dan tanggung jawabnya relatif masih sama. Oleh karena itu, kerjasama ini kami mohon untuk dilanjutkan karena kami sangat butuh pendampingan, konsultasi, masukan, legal opinion, dan tegurannya sebagai early warning system untuk perkara perdata dan tata usaha negara. Alhamdulillah dengan pendampingan selama ini, kami bisa bekerja sesuai dengan tuntutan GCG (good corporate governance),” kata Denny.

Menanggapi penyampaikan Denny, Nanang menyatakan siap mendukung, mendampingi, dan menjadi partner yang tepat dalam rangka membangun proses manajemen yang sesuai GCG. Menurut dia, kesediaan institusi PTPN I Regional 7 untuk bekerja sama dengan penegak hukum patut menjadi contoh dalam kerangka membangun sistem kehati-hatian.

“Kami sampaikan terima kasih kepada PTPN I Regional 7 yang datang untuk menguatkan kembali kerjasama yang selama ini dijalin. Kerjasama ini penting untuk membangun sistem mengendalian dan menerapkan prinsip kehati-hatian sehingga manajemen bisa berjalan sesuai GCG,” kata dia.

Pada akhir pertemuan, pihak PTPN I Regional 7 menyerahkan Piagam Penghargaan kepada pihak Kejaksaan Tinggi Lampung. Penyerahan langsung disampaikan Denny Ramadhan kepada Nanang Sigit Yulianto didampingi sejumlah pejabat yang hadir.

Next Project Development Price Reference: PT KPBN Inacom di Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference POC 2024

  

Kuala Lumpur - Dalam upaya strategis untuk memperluas pengetahuan dan jaringan dalam industri minyak kelapa sawit, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) Inacom turut serta dalam kegiatan Palm & Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC2024) yang ke-35. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 sampai 6 Maret 2024 ini diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dan menjadi ajang penting bagi para stakeholder industri minyak kelapa sawit.

POC2024, yang sudah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, kali ini menarik perhatian lebih dari 2.000 delegasi dari lebih dari 50 negara, termasuk para pemimpin industri, pakar, dan pengambil keputusan yang akan berdiskusi tentang masa depan minyak kelapa sawit dengan fokus utama pada keberlanjutan dan ketidakpastian Ekonomi dan cuaca. Ini adalah kesempatan emas bagi PT KPBN untuk berkontribusi dan mendapatkan wawasan baru dalam memajukan industri minyak kelapa sawit di Indonesia.

Konferensi tahun ini bertujuan untuk mengatasi kompleksitas dan mengeksplorasi peluang di sektor minyak kelapa sawit, dengan mengundang pembicara dan peserta yang memiliki pengaruh besar di industri ini. Diskusi mencakup topik seperti tren pasar global, tantangan keberlanjutan, ketidakpastian cuaca, ekonomi dan geopolitik dunia, serta inovasi teknologi yang dapat membantu meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi minyak kelapa sawit.

"Kami berharap dengan keikutsertaan PT KPBN dalam POC2024 ini, kami dapat membawa pulang pengetahuan berharga, project development dan koneksi baru yang akan membantu kami meningkatkan operasi kami dan berkontribusi lebih banyak lagi terhadap industri minyak kelapa sawit yang berkelanjutan ditengah berbagai macam ketidakpastian ekonomi, cuaca, dan geopolitik dunia," ujar Andrial Saputra - Kepala Bagian Bursa dan Pengembangan Bisnis PT KPBN.

Selain itu, Bursa Malaysia, sebagai tuan rumah, menggarisbawahi pentingnya konferensi ini sebagai platform untuk mempromosikan transparansi dan inovasi dalam perdagangan minyak kelapa sawit. Dengan lebih dari 35 tahun pengalaman, Bursa Malaysia berkomitmen untuk membuka potensi besar untuk kemajuan di industri minyak nabati.

Kegiatan ini diharapkan akan membantu PT KPBN dan peserta lainnya untuk memahami lebih dalam tentang tantangan yang dihadapi industri dan bagaimana mengatasi tantangan tersebut melalui kolaborasi dan inovasi. Keikutsertaan dalam acara seperti POC2024 menunjukkan komitmen PT KPBN terhadap pertumbuhan dan keberlanjutan industri minyak kelapa sawit, yang merupakan salah satu komoditas ekspor utama Indonesia.

Sukseskan "Turn Around", Direktur Hubungan Kelembagaan PalmCo Lakukan Supervisi On Site di PTPN IV Regional V

  Landak – Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Irwan Perangin-angin ...