Rabu, 22 Mei 2024

PETIK TEBU MANTEN “ KEBUN LUMAJANG RAYA PTPN I REGIONAL 4 SINERGI DENGAN PABRIK GULA DJATIROTO

 


Tradisi petik tebu manten yang digelar di Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Minggu (19/5/2024) menandai awal musim giling PG Jatiroto tahun 2024.

Lumajang, Jawa Timur - Tradisi petik tebu manten yang digelar PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 4 Kebun Lumajang Raya bersama Pabrik Gula (PG) Jatiroto di Desa Rojopolo Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang pada Minggu menandai awal musim giling di pabrik gula tersebut.

"Selain menjadi salah satu upaya untuk mendorong ekonomi masyarakat di Kecamatan Jatiroto tersebut, agenda tahunan itu juga menjadi bentuk rasa syukur atas melimpahnya hasil panen petani tebu," kata General Manager (GM) PTPN 1 Regional 4 Kebun Lumajang Raya Ris Budianto di Lumajang, Jawa Timur, Minggu.

Selain itu, lanjut dia, tradisi itu sebagai tanda yang melambangkan tebu sudah matang dan layak untuk digiling, serta menandakan para pekerja kebun sebagai on farm bersama pihak pabrik (off farm) telah bahu-membahu agar proses penggilingan tahun ini dapat berjalan lancar dan sukses.

Setelah prosesi petik dan siraman tebu manten dilakukan, sebanyak 21 batang tebu yang telah dipanen oleh masing-masing Kepala Kebun Wilayah (KKW) selanjutnya dikirab menuju pabrik untuk proses penggilingan yang diiringi tarian khas daerah Lumajang seperti Jaran Kencak.

"Pada musim giling tahun ini targetnya sebanyak 10 juta kuintal tebu yang akan digiling dengan rincian 5 juta kuintal hasil kebun milik HGU Lumajang Raya dan 5 juta kuintal milik hasil kebun milik masyarakat," katanya.

General Manager PG Jatiroto Lumajang Agus Priambodo mengatakan tahun 2024 menjadi tahun penuh tantangan bagi PG Jatiroto karena harus menggiling tebu sebanyak 10 juta kuintal.

"Mudah-mudahan penggilingan dapat berjalan lancar dan saya optimistis bisa mencapai target itu, sehingga dapat mendorong pergerakan ekonomi masyarakat di Lumajang," ujarnya.

Sebagai informasi, tradisi tebu manten merupakan ritual petik tebu yang diselenggarakan setiap tahunnya sebelum dilaksanakan giling. Tujuannya untuk mencari keberkahan karena dipercaya bisa menghasilkan sumber pendapatan yang lebih baik.

 

Disiarkan oleh: Yunianta  – Corporate Secretary PTPN I Regional 4 (0821-3218-7778)

PTPN Group Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Award Kategori The Most Promising Company in Strategic Marketing

  

 


 


 


Jakarta, Indonesia – Perusahaan BUMN Holding Perkebunan (PTPN Group) meraih penghargaan sebagai “The Most Promising Company in Strategic Marketing” pada ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) 2024 pada Rabu malam (15/05). Penghargaan ini adalah apresiasi terhadap inovasi strategi pemasaran yang diterapkan oleh PTPN Group serta komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

 “Penghargaan ini kita selenggarakan setiap tahun dan menjadi lebih kredibel karena juri yang menilai bukan hanya dari kalangan BUMN, namun dari kalangan penggiat dan praktisi marketing, sehingga penghargaan ini bisa merepresentasikan penilaian masyarakat luas terhadap BUMN,” kata Hermawan Kartajaya, Founder & Chair of MCorp, dalam sambutannya ketika membuka rangkaian acara. Penghargaan ini diberikan kepada BUMN & BUMD, beserta subholding dan anak perusahaannya dengan peserta dari setiap perusahaan mengikuti proses penjurian melalui presentasi yang dilakukan di hadapan panelis yang terdiri atas para ahli industri dari Jakarta CMO Club, Indonesia Marketing Association (IMA), dan Asia Council for Small Business (ACSB) Indonesia.

PTPN Group mendapatkan penghargaan dalam strategic marketing karena inovasinya di dalam aktivitas pemasaran perusahaan. Dalam beberapa tahun terakhir, PTPN Group telah mengimplementasikan berbagai inovasi pemasaran yang signifikan, antara lain:

1.   Strategi Sales and Operation Planning (S&OP): Dilaksanakan untuk memastikan produksi sesuai dengan tren permintaan pasar. Dengan menerapkan S&OP, PTPN Group mampu merencanakan produksi secara lebih efektif dan efisien, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar dengan tepat waktu dan jumlah yang sesuai.

2.   Penerapan Just-in-Time Strategy: Digunakan untuk mendukung kesehatan inventori. Strategi ini memungkinkan PTPN Group mengelola persediaan dengan lebih baik, mengurangi biaya penyimpanan, dan meminimalkan risiko kelebihan atau kekurangan stok.

3.   Pengembangan Industri Hilir: Dilakukan untuk memastikan ketahanan pangan nasional. PTPN Group fokus pada produksi minyak kelapa sawit dan gula, dua komoditas yang menjadi bagian dari kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Selain itu, PTPN Group juga memiliki produk hilir teh, kopi, dan beberapa produk lainnya. Dengan mengembangkan industri hilir, PTPN Group tidak hanya meningkatkan nilai tambah produknya tetapi juga berkontribusi pada stabilitas pasokan pangan nasional.

Setelah kejadian kelangkaan minyak goreng pada akhir tahun 2022, PTPN Group mengambil langkah proaktif dengan melakukan inovasi signifikan dalam industri retail minyak goreng. Sejak pertengahan 2022 hingga saat ini, PTPN Group berhasil meningkatkan jumlah distributornya dari 14 menjadi 128, sehingga mampu memperluas jangkauan distribusi produknya ke seluruh Indonesia.

Produk Minyak Goreng Sawit Nusakita telah berhasil masuk ke jaringan ritel nasional Alfamart, menjadikannya produk BUMN pertama yang berhasil masuk ke jaringan modern trade nasional. Ini merupakan pencapaian besar bagi PTPN Group, menunjukkan kualitas dan daya saing produknya di pasar nasional.

PTPN Group berkomitmen untuk terus menjaga kualitas produk retailnya melaui brand “nusakita” dengan tagline “Dari Bumi Sendiri”. Produk retail PTPN Group ditanam dan dirawat oleh pegawai PTPN dengan baik, diolah oleh tenaga profesional, hingga siap dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Seluruh produk retail PTPN Group adalah 100% produk dalam negeri, yang mencerminkan komitmen perusahaan terhadap produk-produk lokal berkualitas tinggi.

 “Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi tim kami. Fokus kami selalu untuk tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui ekspektasi konsumen melalui kualitas, keandalan, dan keberlanjutan. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menawarkan produk berkualitas agar dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan ekonomi nasional,” ungkap Heru Prabowo, Kepala Divisi Pemasaran PTPN Group, saat menerima penghargaan tersebut.

Pengakuan masyarakat terhadap PTPN Group di BEMA 2024 menegaskan perannya sebagai pemimpin pasar yang dinamis, berkomitmen untuk memajukan sektor perkebunan Indonesia melalui praktik pemasaran yang strategis dan berkelanjutan. PTPN Group terus berupaya untuk mencapai keberlanjutan dalam seluruh aspek operasionalnya, mulai dari budidaya hingga distribusi, guna memastikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan

 

##


Selasa, 21 Mei 2024

Region Head PTPN I Regional 4 Subagiyo Targetkan Produktivitas Capai 1,7 Ton/Ha pada Musim Tanam Tembakau 2024

    




 

SURABAYA – Memasuki masa tanam tembakau 2024, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 4 tetapkan target produktivitas tembakau dapat mencapai 1,7 ton/ha. Dengan areal seluas 750 ha, produksi daun hijau diharapkan mampu mencapai 12.225 ton, dan memperoleh rendemen 10.

Untuk mencapai target tersebut, Subagiyo pun menjelaskan beberapa strategi yang disiapkan PTPN I Regional 4. Beberapa hal dipersiapkan lebih awal sehingga dapat mendukung produksi. Hal – hal tersebut berupa penyediaan bahan dan barang kebutuhan sarana produksi dan peremajaan gudang pengering.

“Kami terus berupaya mematangkan strategi untuk mencapai target kinerja 2024. Kami juga akan terus meningkatkan sinergi dengan Pusat Penelitian Kebun Tembakau sebagai verifikator hasil operasional di setiap fase proses budidaya,” ungkap Subagiyo pada Jumat (17/05), di Surabaya.

Ia juga menjelaskan bahwa PTPN I Regional berkomitmen untuk menghasilkan kualitas tembakau terbaik dengan melakukan monitoring dan evaluasi secara optimal.

“Kami pastikan, melalui monitoring dan evaluasi yang optimal, kami akan terus berupaya untuk dapat mencapai produktivitas dan kualitas tembakau terbaik. Harapannya, dengan demikian tembakau PTPN I Regional 4 akan kembali dapat memenuhi kebutuhan pasar dunia di angka 1.033 ton,” imbuhnya.

Target produksi tembakau ekspor 2024 tersebut mengalami peningkatan sebesar 13 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan kualitas tembakau PTPN I Regional 4 yang telah diakui oleh berbagai negara di dunia seperti Filipina, Amerika, dan Jerman. Bahkan yang teranyar, PTPN I Regional 4 telah mendapatkan pangsa pasar terbaru dari Eropa dan Amerika Latin.

###

 

 

 

PTPN I Reg 7 Lepas 57 Jemaah Calon Haji

 

 



BANDAR LAMPUNG--- Sebanyak 57 jemaah calon haji keluarga PTPN I Regional 7 tahun 1445 H/2024 dilepas dengan seremonial sederhana di Bandar Lampung, Rabu (15/5/24). SEVP Operation PTPN I Regional 7 Wiyoso dan SEVP Business Support PTPN IV Regional 7 KSO Bambang Eko Prasetyo, serta beberapa pejabat lainnya hadir untuk melepas para calon haji yang terdiri atas karyawan, pensiunan dan batih (keluarga) dari seluruh wilayah kerja PTPN I Regional 7.

 

Dalam sambutannya, mewakili Manajemen PTPN I Regional 7 SEVP Operation Wiyoso antara lain menyampaikan tentang momen terbaik saat mendapat panggilan ibadah haji di tempat dan waktu yang paling mustajabah, serta menyampaikan selamat kepada karyawan, pensiunan, dan batih yang mendapat undangan dari Alloh SWT., di musim haji tahun ini. Sebab, katanya, mereka terpilih dari jutaan umat yang mendambakan momen paling sakral bagi seorang muslim.

"Bapak ibu sedang mendapat kehormatan dari Alloh SWT sebagai tamu yang tentu akan dijamu dengan kemuliaan di tempat dan waktu yang paling mulia. Oleh sebab itu, gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jaga kesehatan dan kebugaran tubuh untuk bisa fokus beribadah. Di Baitullah, berdoalah sebagaimana kita menginginkan kehidupan yang baik. Dan, titip doa untuk kejayaan dan kesuksesan perusahaan kita, PTPN I Regional 7," kata dia.

 

Mewakili jemaah yang akan berangkat, Moehammad Baasith didaulat untuk menyampaikan sambutan. Dalam kesempatan itu Manajer PTPN I Regional 7 Kebun Musi Landas ini menyampaikan tiga hal. Pertama, memohon doa kepada seluruh kerabat, keluarga, dan rekan kerja untuk keberangkatannya menunaikan ibadah haji. Kedua, memohon maaf jika selama berinteraksi selama ini ada sesuatu yang salah atau tidak berkenan. Ketiga, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama PTPN I Regional 7 yang telah membantu, mendukung, dan memuliakan para jemaah.

"Acara pelepasan ini adalah kehormatan bagi kami jemaah calon haji yang akan berangkat. Kami merasa tersanjung dan menyampaikan terima kasih karena telah memuliakan kami," kata dia.

 

Pada tausiahnya, Ust. Dr. Anas Hidayatullah dari UIN Raden Intan Lampung menguatkan spiritualitas jemaah calon haji agar bisa melaksanakan ibadah dengan sempurna. Anas mengatakan, ibadah haji hari ini sangat bernilai tinggi, bukan hanya nominal ongkosnya yang mahal, tetapi juga waktu tunggunya sangat lama, dan prosesinya juga tidak ringan. Ia berpesan, momen yang akan sulit terulang ini dimanfaatkan secara bijak.

"Ibadah haji ini istimewa. Maka, bagi kita yang sedang diberi kepercayaan oleh Alloh SWT, pastikan syarat rukunnya dilaksanakan dengan sempurna. Dengan demikian, predikat haji mabrur yang balasannya surga ini dapat diraih," kata dia.

 

Kepada para jemaah calon haji, PTPN I Regional 7 memberi uang saku dan bingkisan untuk kepentingan ibadah. (*)

 

###

 

Rabu, 15 Mei 2024

PT Sri Pamela Medika Nusantara Lakukan Penandatanganan Kerja Sama dengan PT Grahadura Leidong Prima dalam Pelayanan Jasa Kesehatan

   





PT Sri Pamela Medika Nusantara, merupakan perusahaan yang bergerak dalam pelayanan kesehatan,  pada April 2024 telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Grahadura Leidong Prima, perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi dan pengelolaan CPO dan inti sawit. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan jasa kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi karyawan dan keluarga PT Grahadura Leidong Prima.

Dalam penandatanganan kerja sama ini, PT Sri Pamela Medika Nusantara akan menyediakan berbagai layanan kesehatan yang meliputi:

a.    Rawat Jalan, antara lain: pemeriksaan dan pengobatan oleh dokter umum/ dokter spesialis, instalasi farmasi (obat-obatan), perawaran darurat (emergency) akibat kecelakaan, medical check up (MCU) karyawan, pemeriksaan kesehatan tenaga kerja, rapid antibody test dan / atau rapid antigen test, RT PCR (Swab Test).

b.  Rawat Inap, antara lain: rawat inap langsung dari instalasi gawat dururat (IGD) maupun Poliklinik, tindak medis/operasi pra maupun pasca operasi, kecuali operasi gigi. Kemudian pemeriksaan penunjang diagnostic dan pemberian obat sesuai dengan diagnose penyakit pasien.

c.     Pelayana Non Medis, antara lain: ambulance antar jemput pasien dan ambulance antar mayat (dalam dan luar provinsi).

Hal ini akan memastikan bahwa karyawan dan keluarga PT Grahadura Leidong Prima mendapatkan akses yang mudah dan terjamin terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan bahwa karyawan PT Grahadura Leidong Prima akan mendapatkan manfaat yang besar dalam hal kesehatan dan kesejahteraan. PT Sri Pamela Medika Nusantara dan PT Grahadura Leidong Prima berkomitmen untuk menjaga hubungan kerja sama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

 

###

 

 










Silaturahmi FSP BUN dan SP-BUN PTPN IV Regional V, Konsolidasi Perkuat Soliditas antara Perusahaan dan Serikat Pekerja

  


PTPN IV Regional V menggelar silaturahmi bersama Federasi Serikat Pekerja Perkebunan (FSP BUN) dan SP-BUN PTPN IV Regional V.

Kegiatan dihadiri oleh Direktur SDM dan TI PTPN IV PalmCo Suhendri, Kepala Divisi SDM Dwi Jatmiko, Region Head Regional V Khayamuddin Panjaitan bersama SEVP dan jajaran.

Dari serikat, Ketua Umum FSPBUN Asmanuddin Sinaga, Sekretaris Umum FSPBUN Gallif Faizal Rida, Ketua SP-BUN Regional V Yulius Jahin didampingi Sekretaris dan Bendahara Serikat.

Disampaikan oleh Direktur SDM & TI Suhendri, acara yang digelar secara sederhana di Aula Utama PTPN IV Regional V (14/05/2024) ini, merupakan bentuk sinergitas antara Manajemen dan FSP BUN serta SP-BUN PTPN IV Regional V.

Suhendri memaparkan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi PTPN IV umumnya dan khususnya Regional V pasca restrukturisasi dan Kerjasama Operasi efektif dilaksanakan.

Dirinya menegaskan butuh dukungan penuh dan kerjasama apik dari segenap Karyawan dalam mengakselerasi berbagai inisiatif PalmCo yang memiliki satu tujuan, menjaga kebersinambungan dan kesejahteraan karyawan.

Sementara itu, Ketua Umum FSP BUN Asmanuddin Sinaga mengajak seluruh insan Planters PTPN IV Regional V untuk berkolaborasi meningkatkan produktivitas dengan menegakkan disiplin dengan mempertimbangkan asas keadilan dan fleksibilitas.

SP BUN berkomitmen untuk mendukung berbagai program dan meminta komunikasi dapat terus ditingkatkan.

Menanggapi hal tersebut Yulius Jahin selaku Ketua Umum SP-BUN PTPN IV Regional V juga berharap kegiatan ini akan semakin memperkuat soliditas dan memberi dampak serta manfaat maksimal bagi semua.

 

###

Motivasi oleh Direktur SDM & TI PTPN I di Regional 3

    





Direktur SDM & TI PT Perkebunan Nusantara I, Siwi Peni berkesempatan berkunjung ke wilayah Regional 3 didampingi Region Head Regional 3, Tri Septiono dan SEVP Operation, Dr. Budiyono S.H., M.H. dalam rangka program Leader Talk untuk memotivasi para karyawan di Regional 3.
Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Karyawan Pimpinan BRM -1 s.d BRM-3, Karyawan Penugasan di PT KITB & PT IGN serta Karyawan Pelaksana Tugas & Job Enrichment pada BRM-3.

Dalam sambutannya, Region Head Regional 3, Tri Septiono meminta untuk meningkatkan produktivitas kinerja karyawan di bulan Mei dan berharap dengan adanya program ini dapat mendorong karyawan dalam upaya memperbaiki dan mengembangkan bisnis perusahaan.

Direktur SDM & TI PTPN I, Siwi Peni menyampaikan tentang success story dalam pencapaian hidupnya serta memotivasi para karyawan untuk menjadi pribadi yang baik, dimana semua keputusan, ucapan dan tingkah laku yang kita lakukan semua memiliki konsekuensi.
“Kita punya daya untuk memilih, kita memiliki kemampuan untuk memilih keputusan mana ucapan mana, pikiran seperti apa dan tingkah laku yang seperti apa yang akan kita lakukan.” lanjutnya.
Acara tersebut dilaksanakan dalam  2 hari yaitu tanggal 14 Mei 2024 di Kampoeng Kopi Banaran, dan tanggal 15 Mei 2024 di Kantor Solo.
 

 
 
 

Serah Terima Jabatan SEVP Operation dan Pengurus IKBI PTPN I Regional 4




SURABAYA – Selasa (07/05) Supporting Co - PTPN I Regional 4 gelar Pisah Sambut SEVP Operation dan Pengurus IKBI. Kegiatan tersebut sekaligus menandakan momentum serah terima jabatan dari SEVP Operation Periode 2023, Darmansyah Siregar kepada SEVP Operation Periode 2024, Febri Ari Marpaung serta Wakil Ketua IKBI Periode 2023, Zulfa Darmansyah Siregar kepada Wakil Ketua IKBI Periode 2024, Richa Febri Ari Marpaung.

Melalui sambutannya, Darmansyah Siregar mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama kurang lebih lima bulan terakhir, baginya adalah kebanggaan dapat menjadi bagian dari PTPN I Regional 4.

“Suatu hal yang luar biasa bagi saya dan keluarga. Saya bangga bisa bekerja bersama bapak ibu. Terima kasih kepada bapak ibu seluruhnya, di mana sampai hari ini PTPN I Regional 4 masih dipercaya untuk menjadi backbone dari PTPN I. Dan yang membanggakan yang menggantikan kami juga dari internal kita sendiri, itu membahagiakan bagi kita, untuk itu selamat kepada bapak Febri Ari Marpaung beserta ibu. Menurut saya pribadi keputusan direksi ini adalah tepat sekali, untuk itu kita semua yang di sini harus menjaganya supaya target yang ditetapkan direksi bisa tercapai,” terang Darmansyah.

Ia juga menambahkan meski target yang ditetapkan cukup tinggi, pihaknya percaya PTPN I Regional 4 dapat mencapainya dengan optimal.

“Dari target-target produktivitas tebu 8 ton hablur/ha, tembakau 1,75 ton rompos/ha itu memang tugas berat, tapi sekali lagi saya percaya bahwa bapak ibu semua bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik sampai selesai masa giling,” tambah Darmansyah.

Sementara itu, Febri Ari Marpaung yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Tanaman dan Teknik Pengolahan menyampaikan memiliki kesan tersendiri saat bekerja sama dengan Darmansyah Siregar.

“Kami secara pribadi beserta istri mengucapkan terima kasih kepada bapak Darmansyah Siregar sebagai pimpinan dan senior kami yang telah memimpin kami, walau hanya lima bulan tentu ada banyak hal yang berkesan di kami, salah satunya kami menerima pandangan yang banyak dan berbeda tetapi itu justru memperkaya. Jadi sangat beruntung sekali bagi saya bisa berkesempatan satu tim dengan bapak Darmansyah. Tentunya apa yang telah bapak Darmansyah sampaikan, akan kami teruskan bersama rekan-rekan Regional 4,” terangnya.

Turut hadir dan menyaksikan serah terima jabatan SEVP di Kantor Regional 4 PTPN I, Region Head PTPN I Regional 4, Subagiyo.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas seluruh karya yang telah ditorehkan kepada bapak Darmansyah Siregar untuk PTPN I Regional 4. Selamat datang kepada bapak Febri, ini amunisi muda harusnya ini bisa lebih lincah. Saya berpesan kepada bapak ibu, siapapun yang ada di BRM, mari kita beradaptasi, berkolaborasi, kita terus upayakan untuk menjadi yang terbaik,” ujar Subagiyo.

Dalam kegiatan tersebut pula, telah dilaksanakan Pelepasan Calon Jamaah Haji 2024. Sebanyak 8 calon jamaah haji yang juga merupakan karyawan PTPN I Regional 4 dilepas secara simbolik oleh Ustadzah Hj. Cholifah Tuzuriah dengan disaksikan oleh Subagiyo bersama dengan istri, Umi Subagiyo.

 


PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Komitmen Berantas Korupsi

 

Jakarta, 13 Mei 2024 – Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menyatakan sikap terkait dengan ditetapkannya 2 (dua) mantan pejabat PTPN XI sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Hak Guna Usaha (HGU) untuk tebu pada tahun 2016 yang lalu di PTPN XI.

 

PTPN Group menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK dan berkomitmen untuk bekerja sama sepenuhnya dengan KPK dalam memberikan informasi dan akses yang diperlukan untuk kelancaran proses penyidikan.  Sebagai salah satu wujud dalam mendukung hal tersebut, perusahaan memiliki komitmen jika terjadi pelanggaran dalam bidang hukum oleh pimpinan atau pihak manapun, maka PTPN akan menindak tegas dengan menjalankan punishment secara ketat dan konsisten sesuai aturan yang berlaku.  Jika terbukti bersalah dan telah sampai ke ranah hukum, pastinya perusahaan akan mendorong aparat hukum untuk melakukan penyelidikan, serta mengawal ketat dan menghormati proses hukum yang berjalan.  Perusahaan mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi serta bersikap kooperatif kepada Penegak Hukum.  Ini sebagai bukti nyata  penerapan  Good Corporate Governance  (GCG) di PTPN. 

Manajemen dan seluruh Insan PTPN Group selalu berkomitmen dan memastikan setiap proses pengadaan dan operasional perusahaan berjalan sesuai dengan GCG. Hal ini sesuai dengan semangat dan wujud konkret dari bersih-bersih BUMN yang digalakkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.  Sebagaimana diketahui bahwa PTPN telah melakukan transformasi di segala bidang, termasuk dalam perbaikan sistem dan tata kelola perusahaan, terutama sistem pengawasan yang lebih profesional dan sistem penanganan kasus yang lebih transparan.  Manajemen PTPN Group melakukan beberapa langkah strategis, yaitu, Internalisasi Core Value AKHLAK, Good Corporate Governance (GCG), Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Keterbukaan Informasi Publik, Whistle Blowing System (WBS) Terintegrasi, serta kerja sama antar instansi.

PTPN Group yakin bahwa penegakan hukum yang tegas dan adil akan membantu menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mendorong terciptanya tata kelola perusahaan yang lebih baik di PTPN III dan di seluruh BUMN.

 


 

N I Regional 4 Adakan In House Training: Kupas Strategi Sugarcane Operational Excellence



Surabaya – Sebagai bentuk optimalisasi kompetensi dan keterampilan karyawan dalam menghadapi tantangan industri perkebunan tebu yang terus berkembang, PTPN I Regional 4 langsungkan In House Training pada Selasa (07/05) hingga Rabu (08/05). Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan dibuka langsung oleh Region Head PTPN I Regional 4, Subagiyo pada hari pertama, serta SEVP Operation PTPN I Regional 4 Febri Ari Marpaung pada hari kedua.

“Melalui in house training ini, kita berdiskusi dalam rangka mengasah intuisi bisnis dan teknis kita supaya kita lebih tajam. Jika tahun ini kita ditargetkan 100 ton/ha, maka tahun depan kita bisa tetapkan 125 ton/ha. Bagi saya, ini menantang untuk dibuktikan bahwa kita mampu,” terang Subagiyo saat membuka kegiatan tersebut.

Adapun di hari pertama peserta mendapat kesempatan terkait kunci produktivitas tebu 200 ton/ha, manajemen biaya kebun, serta manajemen risiko kebun bersama dengan ketiga pemateri yang juga karyawan dari PTPN I Regional 4, yakni Ridwan Bayu, Teguh Mulyanto, dan Dika Pratiwi Putri. Sementara di hari kedua, pelatihan berfokus pada teknologi pengelolaan kesuburan tanah, perakitan varietas potensi tinggi serta pengelolaan tata air dalam antisipasi iklim bersama Nanik Tri Ismadi, Alfarina Kardiana S., dan Mahmud Bekti Nugroho.

“Kami mencoba sharing experience terkait tantangan serta dinamika bisnis industri gula khususnya dalam sisi on farm. Jika di hari pertama para peserta berfokus pada kunci produktivitas, manajemen biaya dan manajemen risiko kebun, maka di hari kedua ini para peserta akan berkesempatan mendapatkan pandangan terkait strategi Supporting Co khususnya Regional 4 terkait sugarcane operational excellence,” jelas Febri saat membuka kegiatan di hari kedua.

 

###

 

 

Peresmian Ruang Operasi dan Ruang ICU RS Sri Pamela Membang Muda

   



Dalam upaya untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan memberikan perawatan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) dan sekitarnya, direktur PT Sri Pamela Medika Nusantara (PT SPMN) didampingi oleh Komisaris PT SPMN yang sekaligus menjabat sebagai Direktur SDM dan IT PTPN IV dan Sekretaris Daerah Kabupaten Labura lakukan pemotongan pita dalam acara Peresmian Ruang Operasi dan Ruang ICU  RS Sri Pamela Membang Muda.

RS Sri Pamela Membang Muda merupakan salah satu unit usaha PT SPMN yang berlokasi di Lintas Sumatera KM, 224, Kec. Kuala Hulu, Kab. Labuhan Batu Utara.  Memiliki layanan unggulan berupa medical check up (MCU), emergency room servis 24 jam, medical specialist, pharmacy, Xray/radiology, laboratorium, dan instalasi bedah sentral

Ruang Operasi RS Sri Pamela Membang Muda yang baru ini dilengkapi dengan peralatan medis terkini dan teknologi canggih untuk mendukung prosedur bedah yang kompleks. Dengan ruang yang didesain secara ergonomis dan steril, tim medis kami dapat bekerja dengan efisiensi dan akurasi yang tinggi, sehingga memastikan keselamatan dan keberhasilan setiap operasi.

Selain peresmian Ruang Operasi, direktur PT SPMN juga melakukan peresmian Ruang ICU yang merupakan langkah maju dalam meningkatkan perawatan intensif bagi pasien yang membutuhkan perhatian khusus. Ruang ICU dilengkapi dengan peralatan monitoring yang mutakhir dan tim medis yang terlatih secara khusus dalam merawat pasien dengan kondisi yang mengancam jiwa. Dengan adanya Ruang ICU yang modern ini, RS Sri Pamela Membang Muda dapat memberikan perawatan yang optimal dan mendukung pemulihan pasien dengan lebih baik.

Peresmian Ruang Operasi dan Ruang ICU ini juga mencerminkan visi RS Sri Pamela Membang Muda untuk terus berinovasi dan berinvestasi dalam infrastruktur kesehatan yang modern. Manajemen PT SPMN dan Kepala RS Sri Pamela Membang Muda berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas kami agar dapat memenuhi kebutuhan pasien dan memberikan perawatan yang aman, efektif, dan berkualitas.

 

###

 

 

 

 

 

 

Prestasi Dunia: Warisan Dokumenter Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Ditetapkan Dalam MOWCAP UNESCO



Arsip Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) yang didokumentasikan bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur merupakan catatan sejarah panjang pergulaan yang menyimpan catatan kerja sama internasional, kemajuan teknologi dalam industri gula, dan temuan baru dalam penelitian terkait gula di Indonesia bahkan dunia.

Arsip yang terhimpun pada periode 1887-1987 telah memperoleh pengakuan Internasional dalam forum General Meeting 10th Memory of The World Regional Committe for Asia and The Pacific (MOWCAP) yang diselenggarakan oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 6-10 Mei 2024 di Ulaanbatar, Mongolia. Arsip P3GI telah diakui signifikansinya karena menyimpan kesaksian penting mengenai evolusi industri komoditas. Bahkan keberadaannya memegang posisi penting dalam dunia kontemporer.

Penghargaan berupa sertifikat MOWCAP diserahkan langsung oleh Chairman MOWCAP Kim Kwibae kepada Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Imam Gunarto didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Prov. Jatim Tiat S. Suwardi pada forum 10th General Meeting MOWCAP tahun 2024 di Best Western Premier Tuushin Hotel, Ulaanbaatar Mongolia, Rabu (8/5/2024). Hadir segenap tim dari Jawa Timur dalam agenda tersebut, yakni : Tiat S. Suwardi (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prop Jatim), Tidor Arif (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi Jawa Timur), Aris Lukito (Kepala Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia) dan Nawiyanto (Tenaga Ahli).

Pejabat (Pj.) Gubernur Jatim Adhy Karyono menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas masuknya warisan dokumenter Arsip P3GI dalam MOWCAP tahun 2024. Ia menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan bukti dedikasi Jawa Timur bagi Indonesia.

“Alhamdulillah, usaha dan kerja keras tim Disperpusip Jawa Timur dalam mengarsipkan dan mendokumenterkan sejarah perkebunan gula di Jawa Timur mendapatkan pengakuan bukan hanya nasional tapi internasional. Ini sangat membanggakan,” ujarnya di Surabaya, Rabu (8/5).

Prestasi yang diraih kali ini, kata Pj. Gubernur Adhy, bukan hanya untuk Pemprov Jatim dan P3GI saja. Tetapi juga untuk warisan budaya bangsa Indonesia. Ini dari Jawa Timur untuk Indonesia. “Kami berkomitmen untuk terus memperluas dan memperkaya khasanah arsip kami, serta berbagi pengetahuan kami dengan komunitas lokal dan internasional,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai bagian dari MOWCAP, khasanah Arsip P3GI akan menjadi akses terbuka bagi peneliti, akademisi, dan masyarakat umum. Hal ini akan memungkinkan penyebaran pengetahuan yang lebih luas tentang sejarah dan perkembangan perkebunan gula, khususnya di Jawa Timur.

“Selain itu juga untuk memfasilitasi dan kolaborasi lintas-batas dalam bidang penelitian dan pendidikan. Sehingga Pemprov Jatim mengundang masyarakat Indonesia dan komunitas internasional untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian dan promosi warisan dokumenter arsip Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia,” terang Adhy.

Lebih lanjut disampaikannya, dengan upaya yang dilakukan diharapkan dapat memastikan warisan berharga tersebut tetap hidup dan bermanfaat bagi generasi masa depan bangsa.

Sementara itu, Kepala Disperpusip Jatim, Tiat S. Suwardi menjelaskan, selain Arsip P3GI Pasuruan, terdapat naskah nasional lain yang masuk dalam MOWCAP. Di antaranya naskah Tambo Tuanku Imam Bondjol dan Arsip Indarung I PT Semen Padang. Pengukuhan sendiri dilakukan setelah evaluasi dan penilaian ketat oleh Komite dan negara anggota MOWCAP yang mengakui nilai penting Arsip P3GI dalam kegiatan 10th General Meeting MOWCAP.

Prof. Nawiyanto, sejarawan Universitas Jember menyatakan bahwa inskripsi warisan dokumenter P3GI dalam register Memory of the World   Asia Pasifik UNESCO merupakan pengakuan akan signifikansi koleksi ini sebagai memori kolektif dunia. Warisan ini vital dijaga dan direvitalisasi sebagai sumber inspirasi dan spirit kolaboratif untuk menciptakan dunia gula yang lebih memaniskan peradaban dan masyarakat.

Aris Lukito, selalu Kepala Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) sangat bersyukur atas capaian MOWCAP ini, mengingat lembaga yang telah berdiri sejak 9 Juli 1887 (136 tahun) dengan beragam catatan arsip operasional maupun risetnya memperoleh pengakuan secara resmi di kancah Internasional. Keberadaan lembaga riset yang didirikan sejak jaman pendudukan Belanda ini, pernah menorehkan catatan penting bagi Dunia dalam melahirkan varietas tebu POJ 2878 yang disebut sebagai "Wonder Cane" karena mampu mengatasi permasalahan penyakit sereh yang mendunia kala itu. Pentingnya riset serta kolaborasi tercermin dalam kegiatan lembaga baik dilingkup nasional maupun internasional.

Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia siap menyongsong wisata edukasi heritage untuk memberikan pengetahuan sejarah maupun teknologi dalam bidang pergulaan sehingga khasanah dokumen yang ada dapat memberikan manfaat bagi segenap masyarakat.

 

###

Senin, 13 Mei 2024

Komitmen Bayar SHT! PTPN I Tetap Erat Bergandeng Tangan dengan Pensiunan

 




Jakarta, 9 Mei 2024 -Peningkatan kinerja hingga kontribusi kepada negara terus diberikan oleh PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dalam beberapa tahun terakhir berkat suksesnya transformasi yang telah dijalankan. Dengan semakin sehatnya kondisi perusahaan, PTPN Group juga mampu menunaikan sejumlah kewajiban. PT Perkebunan Nusantara I sebagai Sub Holding PTPN Group mampu membayarkan SHT secara bertahap dan konsisten.

Salah satu contoh yaitu berada di PTPN I Regional 2 (Eks. PTPN VIII Jawa Barat-Banten), Santunan Hari Tua (SHT) yang diberlakukan di PT Perkebunan Nusantara I Regional 2 merupakan santunan yang diberikan perusahaan kepada karyawan yang memasuki masa pensiun, hal tersebut merupakan kebijakan perusahaan yang disepakati oleh Manajemen Perusahaan dengan pihak Serikat Pekerja yang dituangkan pada Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Ketentuan pembayaran SHT di PTPN I Regional 2 mengacu kepada UU No. 13 Tahun 2003 beserta turunannya, dengan memperhatikan kondisi dan kemampuan perusahaan. Sehingga kebijakan PTPN I Regional 2 memberikan SHT merupakan bentuk perhatian kepada karyawan.

PTPN I Regional 2 telah menunaikan kewajibannya dalam memenuhi pembayaran hak karyawan yang dipersyaratkan oleh undang-undang tersebut. Atas komitmen pembayaran SHT terhadap pensiunan, manajemen telah mencatat kewajiban tersebut dalam laporan keuangan perusahaan dan telah dilaporkan kepada pemegang saham.

Berdasarkan hasil pencatatan, total SHT yang sudah dibayarkan kepada pensiunan mulai tahun 2019 sampai dengan tahun 2024 adalah sebesar Rp. 284 Milyar. Pembayaran SHT dilakukan secara berkala setiap periodik, jumlah pembayaran terbesar dilakukan pada tahun 2023 yaitu sebesar Rp. 102 Milyar.

Budi Hendra selaku Sekretaris Perusahaan PTPN I Regional 2 menyatakan, “Perusahaan berkomitmen untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran SHT kepada para pensiunan, tentunya hal ini dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan perusahaan. Selanjutnya pelaksanaan pembayaran SHT akan diselesaikan secara bertahap melalui mekanisme FIFO (First In First Out).”

Disamping itu, selain terus melakukan upaya-upaya perbaikan kinerja, perusahaan juga telah mengeluarkan kebijakan strategis terkait dengan penyelesaian kewajiban SHT pensiunan PTPN I Regional 2, apabila kondisi keuangan perusahaan mengalami surplus, pembayaran SHT menjadi salah satu prioritas perusahaan. Disamping itu pula, target penyelesaian SHT akan dilakukan maksimal selama 3 tahun, sehingga diharapkan pembayaran SHT pensiunan pada tahun 2027 sudah sesuai dengan kewajiban SHT pensiunan tahun berjalan.

Sedangkan di PTPN I Regional 3 (Eks. PTPN IX Jawa Tengah) juga terus berkomitmen untuk melakukan penyelesaian pembayaran SHT kepada para pensiunan maupun ke ahli warisnya. Hal ini sebagai bentuk tanggungjawab dan empati yang tinggi perusahaan terhadap para pensiunan yang telah mengabdi secara tulus kepada Perusahaan.

Manajemen menyadari bahwa membayar SHT kepada pensiunan adalah kewajiban yang harus segera di penuhi.  Hal itu terlihat dari progress pembayaran yg cukup baik dari tahun 2019 sampai dengan 2024 sudah dilakukan pembayaran sebesar 128 Milyar.

Dalam kesempatan ini Bapak Saebani pensiunan tahun 2021 kebun Semugih menyampaikan rasa syukur dan terimakasih  kepada Perusahaan yang telah memenuhi kewajibannya kepada pensiunan. “SHT ini sangat kami harapkan dan nantinya akan sangat bermanfaat bagi kami, Kami juga berharap semoga kondisi Perusahaan kedepan semakin lebih baik, sehingga kesejahteraan karyawan maupun para pensiunan akan lebih baik lagi”

Manajemen PTPN I Regional 3 juga selalu hadir dan memberikan perhatian penuh kepada para pensiunan, hal ini dibuktikan dengan secara periodik manajemen menyampaikan santunan kepada Pensiunan yang sedang mengalami sakit serta berkunjung kerumah para pensiunan di Solo, Semarang  dan sekitarnya.

Sejumlah pensiunan karyawan mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih telah menerima haknya. Mereka juga bangga selama ini telah menjadi bagian dari keluarga besar PTPN Group.

”Ini merupakan bentuk perhatian perusahaan kepada karyawan yang telah mengabdi di perusahaan, PTPN I akan terus berkomitmen untuk melakukan pembayaran SHT dan hingga saat ini Kami PTPN I tetap erat bergandeng tangan dengan para pensiunan” Ucap Aris Handoyo Sekretaris Perusahaan PTPN I.


Regional 8 Teken MoU dengan PT SCI Bersama Investor Dari Malaysia

  

Regional8;Makassar - PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 8 menghadiri seremonial penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) dengan PT Sulsel Citra Indonesia (PT SCI) bersama Dato Emir Mavani investor dari Malaysia di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menyaksikan secara langsung proses penandatangan MoU antara PT SCI dengan Dato Emir dan Regional 8 serta beberapa perusahaan lain yang nantinya akan terlibat kerjasama dengan investor asal Malaysia tersebut.

Diantaranya, Integrated ZWD Solutions SDN BHD, Kawan Engineering SDN BHD, PT Industri Kapal Indonesia (Persero), PT Shinwaya Putra Karuna, dan PT Asuransi Takaful Umum.

Dato Emir nantinya akan berinvestasi di SulSel dengan nilai yang mencapai USD 80 Juta atau setara dengan 1 Triliun, yang akan digunakan dalam proses pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan kapasitas 45 ton perjam, pabrik pemurnian kelapa sawit dengan kapasitas 100 ton per hari, kemudian pembangkit listrik Biomassa, Instalasi Pengolahan Air Limbah, dan Pabrik Penangkapan Metana.

Regional 8 sendiri mempunyai lahan perkebunan kelapa sawit yang mencapai 60 ribu hektar yang nantinya akan dikelola bersama PT SCI dalam hal pengembangan kelapa sawit dan pengolahan biomassa.

“Kalau PTPN di Sulsel kita punya lahan 60 ribu dengan awalan dimanfaatkan 30 ribu, nanti kita kembangkan 30 ribu hektar lagi, kita tanam sawit” jelas Desmanti Region Head PTPN I Regional 8

“Saat ini, ada yang sudah tertanam sekitar 10 ribu hektar di Luwu Utara, nanti kita kembangkan lagi ke Luwu Timur” tambahnya.

Adapun kerjasama Perseroda Sulsel dengan Integrated ZWD Solutions SDN BHD dalam hal pengolahan biomassa (Penerapan Transisi Sirkular Ekonomi Perkebunan Regenerative Net-Zero (CEZRA), dengan perusahaan KAWAN Engineering SDN BHD di sektor Integrated Palm Oil Complex, dengan PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) kerjasama sektor pengembangan dan pemanfaatan pengelolaan aset dan Potensi sumber daya.

Selanjutnya, kerjasama dengan PT. Shinwaya Putra Karuna, dan PT. Asuransi Takaful Umum, dalam rangka pembangunan, pengelolaan kebun kelapa sawit, pembangunan pabrik kelapa sawit dan asuransi di Provinsi Sulawesi Selatan.

Plt Direktur Utama PT SCI atau Perseroda Sulsel, Machmud Achmad menyampaikan, proyek ini nantinya akan menjadi konsorsium. Adapun nilai biaya investasi Proyek diperkirakan sebesar 80 juta USD atau kurang lebih Rp1,2 triliun.

Ia menyebut, kerjasama selain membangun pabrik, juga membangun Crude Palm Oil (CPO) yang bisa menghasilkan minyak goreng. Pabrik itu punya kapasitas 45 ton per jam. “Dalam satu tahun, akan ada 30 juta liter yang akan kita produksi. Pembangunan akan dimulai setelah AMDAL sudah selesai, kita akan secepatnya akan bangun, dan kurang lebih 18 bulan waktu pembangunan,” kata Machmud.

 

 

Sidang Lapangan, PTPN VII Buktikan Putusan PN Blambangan Umpu Non Executable

     






WAY KANAN---Sengketa lahan milik Perusahaan BUMN (PTPN VII) seluas 320 hektare di Bungamayang, Way Kanan yang dikuasai Perusahaan Swasta PT Bumi Madu Mandiri (BMM) masih belum kelar. PTPN VII sebagai pemilik awal lahan masih melakukan upaya hukum dengan melakukan bantahan terhadap Penetapan Eksekusi Pengadilan Negeri Blambangan Umpu yang sebelumnya memutus memenangkan PT BMM.

Pada sidang bantahan lanjutan oleh PTPN VII dengan agenda Pemeriksaan Setempat (PS) pada Kamis (2/5/24), PTPN VII kembali membuka peta dan menunjukkan batas-batas lahan yang disengkatakan. Kuasa hukum PTPN VII M. Agung N mengatakan, pihaknya mengajak Majelis Hakim dari PN Blambangan Umpu untuk menyusuri jalan dari Kampung Kaliawi, Kecamatan Negeri Besar sebagaimana tercatat sebagai lokasi objek perkara berada hingga fakta lapangan lokasi yang sesungguhnya.

Sidang dimulai di Balai Kampung Kaliawi dipimpin Hakim Ketua Arista Budi Cahyawan didampingi dua hakim Andre Jevi Surya dan Ridwan Pratama, didampingi beberapa panitera. Selain kuasa hukum, dari PTPN VII juga hadir beberapa tim Hukum dan beberapa saksi sejarah. Sedangkan dari PT BMM selaku Pihak Terbantah hadir Chairul Anom dan beberapa tim hukum. Dari Pemkab Way Kanan sebagai Pihak Turut Terbantah hadir Kabag Hukum Aris Supriyanto dan dihadiri juga sekretaris Kampung Kaliawi Hamdani.

Kuasa Hukum PTPN VII sengaja mengajak Tim Hakim dari Kampung Kaliawi menuju objek perkara untuk membuktikan dan memastikan jarak dan posisi yang sangat berjauhan dan harus melewati wilayah tiga kampung lain. Tim Hakim juga diajak berhenti di depan tiga Balai Kampung yang dilewati, yakni Kampung Tiuh Baru, Kampung Kaliawi Indah, dan Kampung Bima Sakti.

“Dengan seizin Yang Mulia Majelis Hakim, kami sengaja mengajak Majelis Hakim untuk menyusuri jalan menuju lokasi objek perkara. Selain jauh, posisinya juga harus melewati wilayah tiga kampung lain. Artinya, pelaksanaan eksekusi atas putusan yang menyatakan objek perkara berada di Kampung Kaliawi terdapat unsur Non Executable (Eksekusi yang tidak dapat dilaksanakan). Dengan demikian, seharusnya Hakim dapat mempertimbangkan kembali penetapan eksekusi pada areal 320 Ha,” kata Agung.

Hakim Ketua Arista Budi Cahyawan saat membuka sidang menyatakan pihaknya tidak membuka ruang perdebatan dalam agenda Pemeriksaan Setempat (PS) ini. Ia mengingatkan kepada para pihak, yakni PTPN VII sebagai pembantah dan PT BMM sebagai pihah terbantah serta Pemkab Way Kanan sebagai pihak turut terbantah untuk hanya menjawab, menjelaskan, dan menunjukkan fakta-fakta yang diminta oleh Majelis Hakim.

“Majelis Hakim hanya akan meninjau lokasi objek perkara. Kita akan langsung ke lapangan dan para pihak silakan jawab dan tunjukkan saja fakta-fakta yang ada sesuai permintaan Majelis Hakim. Tidak ada perdebatan pada sidang lapangan ini karena kami hanya akan mendalami dan mencatat dari fakta yang disampaikan,” kata hakim.

Sebelum menuju objek perkara, Sekretaris Kampung Kaliawi sebagai “tuan rumah” menyampaikan pesan dari Kepala Kampung Kaliawi Muhsin yang tidak hadir. Hamdani mengatakan, pihaknya tidak tahu-menahu dengan perkara yang disidangkan ini dan tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang menjadi keputusan sidang tersebut.

“Kami mohon maaf karena Pak Kepala Kampung kami berhalangan hadir pada acara ini. Namun, dalam hal ini kami tidak tahu-menahu dan tidak bertanggung jawab terkait dengan sidang hari ini,” kata dia.

Pada sidang lapangan, Majelis Hakim meninjau tiga lokasi yang menjadi batas dari objek perkara, yakni lahan seluas 320 hektare yang semula milik PTPN VII dan saat ini dikuasai PT BMM. Di lokasi pertama, Majelis Hakim ditunjukkan titik batas sebelah utara yang merupakan aliran Sungai Way Campang. Di lokasi ini, pihak PTPN VII yang didampingi Martin dan Yuli, dua pelaku sejarah saat pembukaan lahan oleh PTPN VII, menunjukkan jalan produksi End Field merupakan batas timur yang dibangun PTPN VII pada tahun 1983.

“Ini adalah batas utara, yakni aliran Sungai Way Campang dan sebelah timur adalah jalan produksi (End Field). Sebagai bukti bahwa lahan ini milik PTPN VII, salah satunya adalah jembatan gorong-gorong ini yang dibangun pada tahun 1983. Saat itu, PTPN VII masih bernama PTPN XXI-XXII,” kata Martin, mantan karyawan PTPN VII yang merupakan warga asli Bungamayang.

Peninjuan dilanjutkan ke titik kedua yang merupakan batas sebelah barat. Yuli, salah satu karyawan senior PTPN VII yang mengetahui persis sejarah dan lokasi lahan menyatakan batas lahan di sisi barat adalah rawa-rawa. Lalu, terakhir Majelis Hakim ditunjukkan batas Selatan objek perkara yang ditandai dengan sungai Way Papan Balak dengan jembatan kembar.

Di lokasi terakhir, Majelis Hakim meminta pihak PTPN VII untuk membuka peta dan menunjukkan untuk menyesuaikan dengan fakta di lapangan. Yuli selaku saksi dari PTPN VII menjelaskan dengan terang posisi objek perkara dan menarik “garis” jarak dengan posisi Kampung Kaliawi sebagaimana disebutkan dalam pokok putusan perkara.

“Ini kami hanya menunjukkan fakta-faktanya, Yang Mulia. Bahwa tiga titik batas yang kita tinjau tadi berada di sini, di sini, dan di sini. Sedangkan posisi Kampung Kaliawi itu jauh di atas dalam peta ini, jelas posisi objek perkara tidak berada di Kampung Kaliawi,” kata Yuli sambil membuka peta lebih luas untuk menunjukkan jauhnya.

Sidang lapangan yang berlangsung sejak jam 11.00 sampai jam 14.00 itu dikawal aparat kepolisian dari Polsek Negeri Besar yang dipimpin Kapolsek Iptu Septri Herianto dan beberapa personel TNI berlangsung lancar. Dan akan dilanjutkan Pemeriksaan Setempat (PS) pada areal 461 Ha oleh Pengadilan Negeri Kotabumi besok Jumat (3/5/24). (*)

###

 

 



TLSL/CSR PTPN I Regional 6 Kembali Meraih Perhargaan Dari Pemerintah Aceh.

   



Banda Aceh– PT Perkebunan Nusantara I Regional 6  kembali menerima anugerah penghargaan sebagai perusahaan yang melaksanakan program TJSL/CSR katagori terbaik Se-Aceh yang diserahkan langsung oleh Kepala Bappeda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, Senin, 22 April 2024 di Banda Aceh.

Region Head PTPN I Regional 6 Syahriadi melalui Kasubbag Kesekretariatan & Humas Muhammad Febriansyah, saat di konfirmasi menyebutkan pada tahun pihaknya focus menilai komitmen perusahaan dalam merelisasikan program yang sudah disusun selama tahun 2023 lalu.

“Selain itu, kita juga menilai program dalam pemberdayaan ekonomi dan partisipasi perusahaan dalam Masyarakat di lingkungan Perusahaan khususnya di Aceh" sebutnya.

Harapan kami, kedepan PTPN I Regional 6 lebih fokus dalam meningkatkan program pengentasan kemiskinan, stunting dan pelestarian lingkungan hidup khususnya di wilayah kerja PTPN I Regional 6 khususnya wilayah Aceh. 

“ Kita sangat berharapa PTPN I Regional 6 terus melahirkan program – program inovatif untuk masyarakat. Sehingga saat aktivtas pertambangan selesai masyarakat sekitar tambang tetap Sejahtera kehidupannya dan lingkungan tetap seimbang,”harapnya

Pihaknya juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang selalu menjadi mitra dan memberikan amanah besar kepada PTPN I Regional 6 untuk terus mengembangkan kreativitas dan berinovasi, dalam menjalankan program-program pengembangan masyarakat di Aceh.

“Terimakasih untuk penghargaan CSR yang kesekian kalinya kami terima dari pemerintah Aceh, semoga amanah ini bisa terus kami pertahankan dan terus bisa bersinergi dalam membangun Aceh kedepannya,”tutupnya ( Muhammad Febriansyah ).


Rabu, 08 Mei 2024

PTPN IV Regional 4 Salurkan Bantuan Stunting di Muara Bulian

 

Jambi – Sebagai bagian dari tanggung jawabnya terhadap anak-anak yang mengalami stunting atau kekurangan gizi, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi telah menyalurkan 94 paket makanan dan minuman bergizi tinggi protein di Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Jambi.

 

Bantuan 94 paket untuk anak-anak yang mengalami kekurangan gizi di Muara Bulian tersebut terdiri dari 5 kilogram beras, 1 kilogram kacang hijau, telur ayam, dan susu merek SGM. Penyaluran ini dilakukan di aula Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, pada hari Selasa (30/4/2024).

 

"Alhamdulillah, kami berterima kasih atas bantuan dari PTPN IV Regional 4 ini. Anak saya sangat membutuhkan susu, bubur kacang, dan telur ini. Semoga rezeki PTPN IV semakin melimpah," ujar Ny Eniwara, ibu dari seorang anak yang mengalami stunting dan menerima bantuan.

 

Menurut Ny Eniwara, bantuan yang diterima untuk anaknya yang berusia satu tahun merupakan bantuan kedua setiap bulan dari Maret 2024 hingga Mei 2024 dari PTPN IV Regional 4 Jambi sebagai ayah asuh anak.

 

Di tempat lain, Ny Neti Ernawati, Petugas Penyuluh Keluarga Berencana (PPKB) Kecamatan Muara Bulian, mengakui bahwa bantuan paket sembako untuk anak-anak yang mengalami stunting dari PTPN IV Regional 4 sangat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan gizi dan protein anak-anak, yang merupakan generasi penerus negara dan bangsa.

 

"Kami sebagai petugas penyuluh di lapangan dapat memberikan edukasi tentang cara hidup sehat dan pentingnya makanan bergizi. Terima kasih kepada PTPN IV Regional 4 Jambi yang sangat peduli terhadap anak-anak di wilayah kami," ujar Ny Neti.

Sukseskan "Turn Around", Direktur Hubungan Kelembagaan PalmCo Lakukan Supervisi On Site di PTPN IV Regional V

  Landak – Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Irwan Perangin-angin ...