Minggu, 30 Juni 2024

PT Sri Pamela Medika Nusantara Menguatkan Komitmen Anti Penyuapan Melalui Program Sosialisasi SMAP

   


 


Tebing Tinggi, PT Sri Pamela Medika Nusantara (PT SPMN) melaksanakan Sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dalam rangka mengimplementasikan ISO 37001:2016. Acara ini bertujuan untuk memperkuat komitmen perusahaan dan mitra bisnis di sektor farmasi dalam menciptakan lingkungan bisnis yang bersih dan bebas dari praktik penyuapan.

Sosialisasi ini diadakan di kantor pusat PT SPMN dan dihadiri oleh mitra bisnis dari berbagai perusahaan farmasi. PT SPMN menekankan pentingnya menjaga integritas dan transparansi dalam setiap aspek operasional bisnis. Standar ISO 37001:2016 menjadi pedoman utama bagi perusahaan dalam membangun sistem yang efektif untuk mencegah, mendeteksi, dan menanggapi risiko penyuapan.

Dalam acara tersebut, PT SPMN memaparkan berbagai langkah konkret yang perlu diambil untuk mewujudkan praktik bisnis yang etis dan bertanggung jawab. Para peserta sosialisasi mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya integritas dan transparansi serta bagaimana standar ISO 37001:2016 dapat diterapkan dalam praktik sehari-hari.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dengan implementasi SMAP ini, PT SPMN berkomitmen untuk menjalankan setiap aktivitas bisnisnya dengan penuh tanggung jawab dan integritas tinggi. Acara sosialisasi ini juga menjadi platform bagi perusahaan untuk mendorong kolaborasi dengan mitra bisnis dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan profesional.

PT SPMN percaya bahwa dengan adanya komitmen dari seluruh pihak, baik internal maupun eksternal, perusahaan dapat mewujudkan lingkungan bisnis yang lebih baik dan bebas dari praktik penyuapan. Sosialisasi ini merupakan langkah awal untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil perusahaan selalu sesuai dengan prinsip-prinsip etika dan transparansi yang ketat.

 

 

###

 

 

 

Pelaksanaan Qurban PT Sri Pamela Medika Nusantara Rayakan Idul Adhan 1445 H dengan Semangat Kebersamaan

 



 

Tebing Tinggi,  Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H, PT Sri Pamela Medika Nusantara melalui Badan Koordinasi Agama Islam (BKAI) telah mengadakan kegiatan qurban yang berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Acara ini diadakan pada tanggal 17 Juni 2024, dan menjadi momen istimewa untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar serta karyawan perusahaan.

Prosesi penyembelihan hewan qurban dimulai pada pagi hari dengan mengikuti semua ketentuan syariat Islam. BKAI PT Sri Pamela Medika Nusantara telah menyembelih 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Prosesi ini dilakukan dengan seksama untuk memastikan setiap tahapannya berjalan sesuai dengan aturan agama, serta menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan sekitar.

Setelah prosesi penyembelihan selesai, daging qurban dibagikan kepada masyarakat di sekitar perusahaan serta karyawan PT Sri Pamela Medika Nusantara. Pembagian daging ini bukan hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai ungkapan syukur dan solidaritas antar sesama. Banyak warga yang hadir dan menerima daging qurban dengan penuh rasa syukur, sehingga momen ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat dan bermakna.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BKAI PT Sri Pamela Medika Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan tradisi qurban ini setiap tahun. "Kami sangat bersyukur dapat berbagi dengan masyarakat di sekitar kami. Melalui kegiatan qurban ini, kami berharap dapat memberikan manfaat yang nyata dan terus memperkuat ikatan kekeluargaan di antara kita semua," ujar Ketua BKAI PT Sri Pamela Medika Nusantara.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk manajemen dan karyawan PT Sri Pamela Medika Nusantara yang turut berpartisipasi dalam proses pelaksanaan hingga distribusi daging qurban. Semangat gotong-royong dan kebersamaan tampak jelas dalam setiap langkah pelaksanaan kegiatan ini.

Terima kasih diucapkan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan mendukung terlaksananya kegiatan qurban ini. Semoga semangat Idul Adha ini terus membawa berkah dan kebahagiaan bagi kita semua.

 

###

 

 

 

Kunjungan Silaturahmi PT Bank Mandiri (Persero) ke Wilayah Kerja PTPN IV Regional 5

     

 




Manajemen PT Bank Mandiri (Persero) diwakili oleh Tim Bank Mandiri Corporate Banking 6 melakukan kunjungan silaturahmi ke Wilayah Kerja Regional 5 PTPN IV, pada hari Selasa 4 Juni 2024.

Kunjungan yang dilakukan sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak dalam mendukung pertumbuhan sektor perkebunan. Region Management PTPN IV Regional V yang diwakili SEVP yang membidangi Keuangan yakni Bapak M. Zulham Rambe selaku SEVP Business Support menyambut hangat kunjungan yang dilakukan oleh Tim Bank Mandiri Corporate Banking 6 Jakarta dengan ikut serta Branch Manager Bank Mandiri KCP Tanjungpura Pontianak.

Dalam kunjungan ke Wilayah Kerja Regional V, lokasi kunjungan difokuskan ke Unit Kerja Kebun dan PKS Gunung Meliau dimana mewakili keseluruhan proses bisnis industri Kelapa Sawit yang dijalankan PTPN IV dimulai dari tahap budidaya (On Farm) sampai dengan proses pengolahan (Off Farm) menjadi produk Crude Palm Oil (CPO).

Kunjungan diakhiri dengan paparan overview proses bisnis Kelapa Sawit pada PTPN IV Regional V bertempat di Mess Kebun Gunung Meliau, dengan harapan kegiatan ini dapat memperkuat keyakinan Bank Mandiri dalam mensupport pendanaan di Industri Perkebunan.

(*)

 

###

Integrasikan Sistem Manajemen, PTPN I Sosialisasi IMS di Regional 7

  



BANDAR LAMPUNG---Pasca pembentukan Subholding Supporting Co yang menggabungkan delapan PTPN pada 1 Desember 2023, PTPN I sebagai surviving entity terus melakukan konsolidasi manajemen. Salah satu yang menjadi target tercepat adalah sistem manajemen perusahaan yang komprehensif, simultan, dan terintegrasi. Dalam konteks ini, PTPN I Supporting Co menggunakan Integrated Management System (IMS) berbasis Standarisasi yang dibangun berdasarkan identifikasi kebutuhan dari stakeholders,potensi, permasalahan, dan solusinya.

Aplikasi IMS yang mengadopsi Standar ISO 14001:2015, ISO 9001:2015, dan SMK3 ini disosialisasikan selama tiga hari di Regional 7 di Bandar Lampung sejak Rabu (18/6/24). Sosialisasi yang diikuti 47 karyawan secara luring dan puluhan karyawan secara daring dari 13 Unit Kerja Regional 7 dibuka SEVP Business Support Bambang Agustian. Sedangkan nara sumber utama pada agenda Internalisasi dan Workhsop ini adalah Darda Insan Alam, Asisten Sistem Manajemen Head Office (HO, Kantor Pusat) PTPN 1.

Pada pengarahannya, Bambang Agustian menjelaskan posisi manajemen di masa transisi di PTPN I dan keterkaitannya dengan manajemen di Regional 7. Ia mengatakan, seiring perubahan struktur dan nomenklatur entitas yang berubah, perubahan sistem manajemen otomatis mengalami perubahan. Lebih dari sekadar struktur dan alur kerja, strategi, kebijakan, dan target yang akan dicapai juga berubah.

“Kita tahu, saat ini adalah masa transisi dari perubahan struktur korporasi sebagai ikhiar untuk menjawab tantangan. Perubahan ini harus kita sikapi secara bijak dan pikiran positif. Salah satu perubahan yang harus cepat diantisipasi adalah sistem manajemen. Dan hari ini kita mulai diperkenalkan sistem manajemen baru yang terintegrasi dari HO,” kata SEVP yang sebelumnya menjabat sebagai Sekper PTPN III Holding ini.

Bambang menekankan semua elemen dan semua karyawan di Regional 7 menguasai sistem manajemen baru ini. Sebab, kata dia, dalam waktu secepatnya sistem ini akan diberlakukan secara menyeluruh di semua unit kerja dalam lingkup PTPN I. Hal itu berlaku pada semua level dan semua item yang ada.

“Setelah sosialisasi, pelatihan, dan simulasi ini selesai, tentu HO akan memberlakukan IMS ini secara menyeluruh. Dengan demikian, IMS Berbasis Standardisasi ini akan menggantikan semua sistem yang selama ini dipakai secara regional. Jadi, semua elemen dan semua karyawan wajib memahami, mengerti, dan mengaplikasikan IMS ini dengan baik,” kata dia.

IMS PTPN I adalah sistem manajemen komprehensif yang mengintegrasikan berbagai aspek operasional perusahaan. IMS tidak hanya menjadi fasilitas pengatur trafik manajemen perkantoran, keuangan, pemasaran, distribusi, dan urusan administrasi lainnya, tetapi juga menjangkau manajemen kualitas, keselamatan, lingkungan, dan energi.

Bambang mengatakan, penerapan IMS dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional PTPN 1, serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Ia juga menyatakan IMS merupakan prioritas strategis bagi perusahaan. “IMS adalah alat yang dapat membantu kami meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan bisnis kita. Ini adalah inisiatif seluruh elemen perusahaan, dan kami membutuhkan semua orang untuk ikut serta agar ini sukses,” kata dia.

Sementara itu, Darda Insan Alam saat memberi pengantar materinya  menyampaikan IMS merupakan sistem manajemen komprehensif yang mengintegrasikan berbagai aspek operasi bisnis. Dalam pelatihan para peserta mendapatkan pelatihan tentang berbagai topik terkait IMS, antara lain: Konsep dan manfaat IMS, Persyaratan standar IMS, Proses implementasi IMS, dan Peran dan tanggung jawab karyawan di IMS, ungkap Darda.

“Tim Perancangan dan Implementasi IMS dari HO bekerja sama dengan semua bagian telah membangun IMS ini sedemikian rupa sehingga mampu mengakomodasi semua elemen secara integratif. Kami yakin, dengan IMS baru ini, PTPN I akan menjadi perusahaan yang lebih efisien, efektif, dan berkelanjutan,” kata dia. (*)

 

Kunjungan Menteri Pertanian ke Kebun Kopyor PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN)

    

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman beserta jajaran staf Kementerian Pertanian melakukan kunjungan ke Kebun Kelapa Kopyor milik PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) yang terletak di Kota Bogor pada Senin, 10 Juni 2024.

Kunjungan tersebut disambut oleh Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara, Iman Yani Harahap; SEVP Business Support, Edy Suprianto; dan SEVP Riset, Inovasi dan Sustainability, M. Edwin Syahputra Lubis.

Adapun tujuan dari kunjungan tersebut yaitu dalam rangka menikmati kesegaran Buah Kelapa Kopyor Bogor yang 100% asli Kopyor dan disajikan dibawah pohon rindang pada areal kebun yang terdiri dari 3000 pohon Kopyor.

Kebun kopyor yang dapat dikunjungi oleh siapa saja ini memiliki daya tarik tersendiri disamping kualitas 100% Kopyor, dapat menikmati langsung buah kopyor dibawah pepohonan kopyor, juga tersedia bibit Kelapa Kopyor yang siap untuk diperjualkan. Sejalan dengan hal tersebut, menteri pertanian berencana untuk membeli bibit kelapa kopyor untuk ditanam di pekarangan kantor Pementerian Pertanian.

Niat Baik tersebut disambut hangat oleh Direktur PT RPN beserta jajaran, dalam momen tersebut dijelaskan juga mengenai bibit Kelapa Kopyor milik PT RPN yang sudah menjadi Ikon Kota Bogor dan merupakan salah satu produk unggulan PT RPN.

 

 


Direktur Operasional PTPN I Kunjungi Unit Kebun Regional 3

 

 


Direktur Operasional PTPN I Bpk. Fauzi Omar didampingi Region Head Regional 3 Bpk. Tri Septiono dan Kepala Divisi Tanaman PTPN I beserta tim meninjau Unit Kebun Regional 3, diantaranya Kebun Merbuh, Kebun Balong, Kebun Getas dan Kebun Kawung (19 s.d 21 Juni 2024).

Region Head Regional 3, Bpk. Tri Septiono dalam kesempatannya menyampaikan portofolio Regional 3 salah satunya komoditi karet. “Karet masih mendominasi di kisaran 75 persen dan kita akan menuju di 25.000 hektar total areal karet TM dan TBM, sehingga butuh TTI 1.200 – 1500 Ha per tahunnya.” tuturnya.

“Kita dominasi karet, alasannya adalah yang pertama areal topografi kita yang relatif bergelombang, sedangkan untuk areal yang datar sudah ditanami tebu seperti halnya Ngobo dan Getas ini tidak mungkin ditanami tebu, karena disamping topografinya juga karena sangat dekat dengan pemukiman” tambah Bpk. Tri Septiono.

Dalam kunjungannya ke Regional 3 Bpk. Fauzi Omar merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk meningkatkan kinerja PTPN I Regional 3, diantaranya untuk meningkatkan produksi baik di komoditi karet, tebu, teh maupun kopi.

“Upaya yang dapat kita ambil adalah dengan cara menstandarkan populasi tanaman. Saya optimis terhadap pencapaian produksi Regional 3, karena semua permasalahannya sudah teridentifikasi. Kita juga harus dapat memaksimalkan areal cadangan untuk segera di replanting.” ujar Bpk. Fauzi Omar.

Direktur Operasional juga menekankan beberapa upaya lainnya seperti pengawalan K3 dibulan Juli masing-masing Kebun minimal 25% serta kebutuhan penyadap dapat terpenuhi maksimal minggu pertama bulan Juli dan kehadiran penyadap borong 95%.

Sementara itu, Direktur Operasional beserta jajarannya saat kunjungan ke kebun Getas secara umum menyampaikan bahwa kopi banaran merupakan icon kopi Jawa Tengah yang harus dipertahankan keberadaannya.

 

 

###

 

Perluas Pangsa Pasar Baru ke Turki dan Spanyol, PTPN I Regional 4 Targetkan Pendapatan Komoditas Tembakau 2024 Tembus 374,78 Miliar

   


 

Text Box: Gambar 1 Tembakau PTPN I Regional 4 dengan kualitas dunia | Sumber: Dokumentasi Perusahaan



SURABAYA – Sebagai salah satu komoditas bisnis utama, kualitas tembakau PTPN I Regional 4 telah terbukti diminati oleh sejumlah negara di dunia seperti Filipina, Amerika, Jerman, Eropa, dan Amerika Latin. Maka tak ayal jika PTPN I Regional 4 optimis meraih target pemasaran tembakau pada tahun 2024 dapat menembus angka Rp 374, 78 miliar.

“Kami memproyeksikan nilai pemasaran tembakau khususnya melalui ekspor pada tahun 2024 dapat mencetak pendapatan perusahaan sebesar Rp 374, 78 miliar. Angka ini akan tercapai jika 100 persen dari target produksi tembakau terpenuhi yaitu sebanyak 1.061 ton,” ujar Region Head PTPN I Regional 4 Subagiyo saat dijumpai wartawan pada Kamis (20/06).

Subagiyo juga menuturkan bahwa target tersebut merupakan bentuk komitmen PTPN I Regional 4 sebagai bagian dari BUMN dalam mewujudkan surplus neraca perdagangan sehingga dapat menambah pendapatan negara khususnya Jawa Timur melalui sumbangsih devisa hasil ekspor.

Berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), per Mei 2024,  PTPN I Regional 4 sudah mencapai ekspor tembakau sebanyak 41%. Dengan kata lain, 436 ton tembakau kualitas tinggi telah berhasil diekspor dan telah mampu mencatatkan pendapatan sebesar Rp 62,14 miliar.

Region Head PTPN I Regional 4 Subagiyo optimis tembakau produksi PTPN I Regional 4 akan mampu terserap 98% oleh pangsa pasar dan ditargetkan akan mendatangkan laba Aff Kebun sebesar Rp 61 miliar.

Oleh karena itu, sejumlah strategi pun telah disiapkan secara matang, baik dari sisi operasional maupun pemasaran. Dari sisi operasional, percepatan penyediaan bahan dan barang kebutuhan sarana produksi menjadi salah satu fokus strategi PTPN I Regional 4.

“Kami terus pastikan strategi ini dapat dijalankan secara optimal. Penguatan infrastruktur pendukung juga kami lakukan secara bertahap melalui pembangunan gudang pengering. Selain itu, pengadaan alat mesin pertanian untuk efisiensi kerja serta peningkatan keterlibatan Pusat Penelitian Tembakau dan QA Kebun Tembakau sebagai verifikator hasil operasional di setiap fase proses budidaya juga terus kami upayakan,” jelas Subagiyo.

Sementara itu dari sisi pemasaran, Subagiyo menjelaskan, PTPN I Regional 4 berfokus pada penerapan strategi 4P, yaitu Product melalui peningkatan jumlah produksi top gradePrice melalui penetapan harga yang dapat bersaing serta Place and Promotion melalui keterlibatan perusahaan secara aktif dalam agenda misi dagang dan pameran internasional.

Subagiyo  berharap sejumlah strategi tersebut mampu mendukung peningkatan kualitas produksi dan future growth market terutama melaui ekspor.

“Kini kami juga tengah berupaya untuk memperluas pangsa pasar baru ke Turki dan Spanyol,” pungkasnya.

 

###

 


PTPN I dan KSO PTPN IV Regional 7 Potong 153 Hewan Kurban

 



BANDAR LAMPUNG—Menguatnya religiusitas manajemen dan karyawan PTPN I Regional 7 dan KSO PTPN IV Regional 7 menumbuhkan rasa peduli sesama. Melalui ibadah kurban, BUMN Perkebunan yang semula bernama PTPN VII ini membangun harmoni dengan warga sekitar.

Sebanyak 153 hewan kurban, terdiri dari 59 sapi dan 93 kambing disembelih yang dagignya didistribusikan untuk warga sekitar, Senin (17/6/24).

Penyembelihan hewan kurban berlangsung di unit kerja masing-masing yang berada di Lampung, Sumatera Selatan, dan Bangkulu. Selain dari manajemen, hewan kurban juga dari para karyawan. Selain bernilai ibadah, kurban yang dilakukan perusahaan ini juga menjadi duta pembangun citra di mata masyarakat.

“Secara korporasi kami sangat apresiasi atas antusiasme karyawan untuk berkurban di lingkungan perusahaan. Itulah makanya kami selalu mengalokasikan dana untuk ibadah kurban yang memiliki fungsi ganda ini. Kurban ini bernilai ibadah dan bernilai CSR (tanggung jawab sosial lingkungan). Artinya, secara relijius kita dapat pahala, secara kemanusiaan dan relationship, kita diuntungkan,” kata Denny Ramadhan, Regional Head KSO PTPN IV Regional 7.

Ketua PHBI Regional 7 Ismail mengatakan, penyembelihan hewan kurban di lingkungan perusahaan ini tumbuh dari kesadaran manajemen dan karyawan. Pihak manajemen bersama Pengurus Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Regional 7 memberi arahan dan imbauan agar jumlah kurban dikoordinasi oleh Manajemen dan PHBI di setiap Unit Kerja.

Di Kantor Regional 7 Bandar Lampung, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di halaman parkir Masjid Baitannabat, Komplek Perumahan PTPN I Regional 7. Usai menggelar salat Idul Adha, panitia menyembelih 7 ekor sapi dan empat ekor kambing. Sekitar 1.000 paket daging kurban didistribusikan untuk warga sekitar, fakir miskin, dan panti asuhan.

“Hewan-hewan kurban tersebut merupakan kurban dari pimpinan (Board of Management), karyawan, baik pribadi perorangan maupun patungan karyawan,” kata Ismail, Ketua PHBI Kantor Regional.

Ismail menyampaikan terima kasih kepada para pekurban. Jumlah hewan kurban yang cukup banyak di musim pandemi saat ini, kata dia, adalah indikator meningkatnya kesadaran relijius meneladani Nabi Ibrahim sekaligus kepekaan terhadap kondisi saat ini.

Pada salat Idul Adha tahun 1445 H di Masjid Baitunnabat, khotib Ust. Zulfikar Nazir Hasan, mengingatkan arti syukur dalam kehidupan. Ia mengatakan, pesan paling utama dalam merayakan Hari Raya Kurban adalah tentang keikhlasan melepas atau mengorbankan sesuatu yang paling kita cintai hanya karena Allah.

“Pada bulan Dzulhijjah terdapat hari yang istimewa bagi umat muslim selain ibadah Haji, yakni seluruh umat Islam akan melaksanakan sholat Idul Adha dan juga berkurban. Berkurban bukan sekadar menyembelih kambing atau sapi, tetapi ada banyak hikmah qurban di Idul Adha yang dapat dirasakan oleh umat muslim,” kata dia.

Kurban merupakan salah satu ibadah yang wajib dilakukan bagi umat Islam yang mampu melaksanakannya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT,” kata sang khotib.

 

###

 

Pra Replanting, PTPN IV Regional V Lakukan Baremah Kearifan Lokal Suku Dayak Kalimantan Membersihkan dan Menyucikan Tanah

 

 

 

 

 


 


PTPN IV Regional V dan Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Kembayan menggelar ritual adat Baremah yang merupakan salah satu tradisi suku Dayak yang masih dipertahankan kelestariannya, tradisi ini dilakukan menjelang pembukaan lahan maupun penanaman kembali (replanting) yang bertujuan membersihkan dan menyucikan tanah agar mendapat berkat serta perlindungan dari Mahakuasa atau dalam bahasa dayak disebut “Jubata”, dengan harapan replanting  berjalan dengan lancar tanpa suatu kendala apapun hingga pelaksanaan penanaman selesai.

 

Rangkaian prosesi Baremah yang dipimpin oleh “Tukang Pomang”, yakni tokoh ritual-spiritual adat Dayak berlangsung dengan khidmat, dengan mengorbankan hewan berupa satu ekor ayam dan babi, yang melambangkan masyarakat kalimantan terdiri dari berbagai suku dan agama. Prosesi ini juga memperlihatkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Ayam dan babi dipersembahkan kepada roh-roh alam sebagai tanda penghormatan dan syukur atas keseimbangan serta kelimpahan yang diberikan oleh alam sekitar.

 

Acara adat Baremah dihadiri oleh Group Manager Kalimantan Barat Arry Asnawi, Manager Kebun Kembayan Yustius Didi, Ketua DAD Kecamatan Kembayan Thomas S.pd., M.Si, Temenggung Desa Kelompu dan Muspika serta masyarakat sekitar afdeling III Kebun Kembayan.

 

Ketua DAD Kecamatan Kembayan Thomas S.pd., M.Si mengungkapkan, ritual adat Baremah ini diselenggarakan bertujuan untuk meminta keselamatan dan kelancaran kegiatan Replanting yang dilakukan oleh PTPN IV Regional V di Afdeling III Kebun Kembayan seluas 183 Ha pada Kamis (6/6/2024).

 

"Kami salut dengan apa yang dilakukan PTPN IV Regional V yang masih melestarikan kearifan lokal Baremah ini sebelum melakukan pekerjaan replanting” ujar Ketua DAD Kembayan Thomas S.pd., M.Si.

 

Group Manager Kalimantan Barat PTPN IV Regional V Arry Asnawi yang hadir mewakili Regional Management dalam sambutannya menyampaikan “Baremah ini wujud dari kebudayaan kita dan ada usur-unsur positif diantaranya sistem religi, sistem ilmu pengetahuan, sistem kemasyarakatan atau kekerabatan.

 

Ia menambahkan upacara adat pada dasarnya merupakan bentuk perilaku masyarakat yang menunjukan kesadaran terhadap asal usulnya, tambah Arry Asnawi.

 

Region Head PTPN IV Regional V Khayamuddin Panjaitan, ditempat terpisah menyampaikan bahwa nilai-nilai budaya yang luhur pada tradisi baremah harus tetap dipertahankan seiring berkembangnya zaman, sehingga kearifan lokal tidak hilang dan terus bisa diwariskan kepada generasi mendatang.

 

Menurutnya, menjaga tradisi ini juga berarti memperkaya identitas budaya yang unik. Dengan demikian, masyarakat dapat tetap terhubung dengan akar budaya mereka, sambil tetap terbuka terhadap inovasi dan perkembangan modern, ucapnya.

 

###

Berbagi di Hari Raya Idul Adha, PT KPBN Salurkan Hewan Qurban sebagai Bagian dari Program CSR di Dumai


 


 

Dumai - PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan memberikan sumbangan hewan kurban kepada masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh perwakilan PT KPBN kepada Pengurus Masjid Mukhlisin Dumai pada 14 Juni 2024.

Penyerahan hewan kurban ini merupakan bagian dari program rutin tahunan PT KPBN yang bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar. Di tempat terpisah, SEVP Business Support PT KPBN, Iskandar Dewantara, menyampaikan harapannya bahwa program ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar lokasi perusahaan di wilayah Dumai.

"Semoga dengan adanya pembagian hewan sapi untuk kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar lokasi perusahaan di wilayah Dumai," ujar Iskandar Dewantara.

Program CSR ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen PT KPBN dalam mengimplementasikan salah satu Pilar CSR, yaitu Pilar Sosial. PT KPBN berharap bahwa sumbangan hewan kurban ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempererat tali silaturahmi antara perusahaan dan masyarakat sekitar.

Dengan kegiatan ini, PT KPBN tidak hanya berusaha memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H. Semoga semangat berbagi dan kebersamaan selalu menjadi bagian dari kehidupan kita semua.

 

###

 

Jumat, 21 Juni 2024

PTPN IV Regional III Salurkan 1.000 Paket Sembako Ringankan Beban Korban Bencana Alam Tanah Datar

   


 



 

 

Caption: PTPN IV Regional III menyalurkan bantuan berupa 1.000 paket sembako kepada korban terdampak banjir bandang "galodo" di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.


 

Pekanbaru - PTPN IV Regional III Provinsi Riau menyalurkan bantuan sebanyak 1.000 paket sembako kepada korban terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

 

Selain bantuan dengan total mencapai tujuh ton yang merupakan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) tersebut, perusahaan turut menyalurkan bantuan uang tunai yang berasal dari uluran tangan karyawan PTPN IV Regional III melalui Majelis Taklim perusahaan.

 

Region Head PTPN IV Regional III Rurianto dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Kamis (13/6/2024) mengatakan bantuan paket sembako yang masing-masing berisi lima kilogram beras, 1 liter minyak goreng, setengah papan telur serta mi instan tersebut disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Tanah Datar serta diterima dengan baik oleh Wakil Bupati Richie Aprian.

 

"Mewakili segenap karyawan PTPN IV Regional III, kami sangat merasakan kesedihan mendalam dengan ujian yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar. Semoga kehadiran kami bisa membasuh luka dan meringankan beban saudara-saudara kami di Kabupaten Tanah Datar," kata Ruri.

 

Kabupaten Tanah Datar saat ini dalam fase masa transisi darurat pasca 28 hari menetapkan masa tanggap darurat sejak bencana banjir dan bandang yang melanda daerah itu pada 11 Mei 2024. Masa transisi darurat ini dimanfaatkan untuk merehabilitasi, merekonstruksi dan membangun seluruh prasarana umum yang rusak pasca bencana.

 

Untuk itu, Ruri pun berharap bantuan yang disalurkan ini dapat menjadi bagian dalam pemulihan pasca bencana. "Semoga bantuan yang telah diserahkan tersebut dapat disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat nantinya," harapnya.

 

Selain itu, ia juga berdoa agar masyarakat di Kabupaten Tanah Datar diberikan ketabahan dan kesabaran atas kehilangan baik itu harta bahkan keluarga yang menjadi korban bencana tersebut.

 

"Kami berdoa agar masyarakat Kabupaten Tanah Datar diberikan ketabahan dan kesabaran atas kehilangan baik itu harta bahkan keluarga yang menjadi korban bencana ini, duka masyarakat Tanah Datar juga merupakan duka kita semua," tuturnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Tanah Datar Yusrizal mengucapakan terimakasih kepada segenap manajemen dan karyawan PTPN IV Regional III yang telah membantu menyalurkan bantuan sembako dan uang tunai.

 

Ia menuturkan bahwa bantuan ini sangat membantu pemerintah yang kini sedang fokus melaksanakan pemulihan pasca bencana.

 

"Atas nama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Tanah Datar, kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada segenap manajemen dan karyawan PTPN IV Regional III. Kami mohon doa dari saudara-saudara kami di PTPN IV Regional III agar kami bisa segera pulih dari masa bencana. Bantuan ini bermakna sangat besar bagi kami dalam menjalani masa pemulihan," tuturnya.

 

###

Regional 8 Menjadi Tuan Rumah Dalam Sosialisasi Proyek Strategis Nasional Dalam Lingkup PTPN Group

 



 

Regional8;Makassar – Regional 8 PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 8 menjadi tuan rumah dalam Sosialisasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Group yang dilaksanakan di Hotel The Rinra.

Sosialisasi ini dihadiri sejumlah Kepala Daerah baik dari Sulawesi, Maluku dan Ambon, Papua, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Direktur Manajemen Risiko PTPN III, M. Arifin Firdaus; Dirut PTPN I, Teddy Yudirman Danas hadir secara langsung dalam sosialisasi. Tampak hadir pula Penjabat (PJ) Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Zudan Arif Fakrulloh dan Plh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Horas Maurits.

Dalam sambutannya, Direktur Manajemen Risiko PTPN III, M. Arifin Firdaus, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan lanjutan dari sosialisasi yang telah dilakukan di Sumatera bagian selatan dan utara, serta Jawa Barat dan Tengah.

“Untuk wilayah Sulawesi mencakup Maluku dan Papua, mohon dukungannya,” kata Arifin Firdaus

Selanjutnya, Teddy mengatakan Kemendagri menegaskan bahwa PTPN yang kini masuk dalam PSN juga akan menerima relaksasi pajak.

“Jadi menyosialisasikan pelaksanaan PSN berdasarkan undang undang, peraturan pelasana, dan peraturan presiden, kepada pemerintah daerah di lingkup PTPN I,” ujarnya.

“Bahwa kini PTPN sudah menjadi PSN danakan menerima relaksasi pajak.  Kami harap tarif Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Banguna (BPHTB) bisa nol persen, yang selama ini berkisar 3 persen,” paparnya.

Selain itu, dijelaskan Teddy, juga disosialisasikan bahwa PTPN grup telah melakukan aksi korporasi yang juga merupakan PSN, dengan membentuk Sub Holding PTPN IV PalmCo dan PTPN I SupportingCo pada 1 Desember 2023 lalu, menyusul pendirian sub Holding SugarCo di tahun 2021.

Kemudian Prof Zudan dalam sambutanya mengatakan Pemprov Sulsel menyambut baik digelarnya sosialisasi ini, mengingat PTPN merupakan bagian yang penting bagi perekonomian Sulawesi Selatan.

“Kita dukung penuh apa yang dibutuhkan PTPN sebagai pengelola sawit dan tebu. Saat ini pertumbuhan ekonomi Sulsel sudah mencapai 4,51 persen di. tahun 2023. Ini juga sesuai dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulsel,” paparnya.

Adapun sinergi yang terjalin antara PTPN I Regional 8 dengan Pemerintah Provinsi Sulsel dalam komoditas sawit dan tebu telah bermitra dengan petani tebu dan petani sawit. Program Peremajaan Sawit Rakyat di Provinsi Sulsel telah terlaksana sejak tahun 2018.

Pengembangan sawit di Sulsel dalam bentuk kegiatan Peremajaan Sawit Rakyat dengan sumber pendanaan dari BPDPKS dilakukan di dua kabupaten, yaitu Luwu Timur dan Luwu Utara.

Berdasarkan data laporan monitoring progres Peremajaan Sawit Rakyat Provinsi Sulsel, di Kabupaten Luwu Timur tercatat total luas lahan 3.769,29 Ha dan total luas tanam 3.295,89 Ha. Sementara di Kabupaten Luwu Utara tercatat total luas lahan 4.109,93 Ha dan total luas tanam 3.870,44 Ha.

Menurut statistik Data Tetap 2022, tanaman sawit tersebar pada 12 kabupaten di Sulawesi Selatan dengan total luas tanam 34.677 Ha, yang terdiri dari tanaman belum menghasilkan (13.809 Ha), tanaman menghasilkan (24.646 Ha), dan tanaman rusak/tidak menghasilkan seluas 1.732 Ha. Dari kondisi ini diperoleh produksi sejumlah 101.073 ton dengan rata-rata 4.101 kg/ha.

Kemitraan PTPN I Regional 8 dengan petani tebu juga telah terjalin dengan baik. Berdasarkan data tetap Statistik 2022, komoditas tebu dibudidayakan pada 5 kabupaten di Sulsel, dengan total luas areal 3.212 Ha, total luas panen 2.037 Ha, dengan produktivitas 1.816 kg/ha. Terkait pengembangan tebu, di wilayah Sulsel, khususnya Kabupaten Gowa, Takalar, dan Bone, terdapat alokasi bantuan pupuk untuk lahan seluas 350 Ha yang anggarannya bersumber dari APBN.

Sosialisasi Proyek Strategis Nasional ini diharapkan dapat membantu aparat pemerintah daerah, BPN, dan jajaran PTPN dalam mengimplementasikan peraturan perundang-undangan terkait PSN sehingga pemahaman yang lebih mendalam tentang pelaksanaan PSN, mulai dari landasan hukum, administrasi pengelolaan, hak dan kewajiban, hingga implementasi di lapangan.

 

###

Didukung Oleh BPDP KS dan Direktorat Jenderal Perkebunan, PT RPN Melaksanakan Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit Kepada Pekebun Kelapa Sawit Kabupaten Aceh Barat

   



Banda Aceh, 31 Mei 2024 – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan pekebun dalam hal pemetaan, BPDP KS dan Ditjenbun menyelenggarakan kegiatan pelatihan Teknik pemetaan Lokasi Perkebunan kelapa sawit. Kegiatan ini merupakan salah satu Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang dasar-dasar pemetaan, 2) meningkatkan pengetahuan tentang peralatan pemetaan, 3) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam tracking lahan, pengolahan data, dan penyajian peta, dan 4)  meningkatkan keterampilan dalam pemetaan kebun.

Dalam menyampaikan materi tentang Teknik pemetaan Lokasi Perkebunan kelapa sawit, PT Riset Perkebunan Nusantara - PPKS ditunjuk oleh BPDP KS dan Ditjenbun untuk menyelenggarakan pelatihan tersebut dengan jumlah peserta sebanyak 27 orang yang berasal dari Kabupaten Aceh Barat dan diselenggarakan di Banda Aceh Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Pelatihan ini diikuti diselenggarakan selama 5 hari, dimulai sejak tanggal 27 hingga 31 Mei 2024.

Dalam rangkaian acara pembukaan kegiatan ini, perwakilan dari manajemen PT Riset Perkebunan Nusantara Bapak SEVP Operation I PT RPN, Dr. Tjahjono Herawan,  menyambut seluruh peserta pelatihan serta perwakilan dari Direktorat Jenderal Perkebunan, Ibu Eva Lizarmi yang dalam hal ini mewakili Direktur Perlindungan Perkebunan, Bapak Muklis SP, selaku Kabid Penyuluhan dan Pengembangan SDM Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, dan Bapak Mulyadi, M.Si selaku Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat.

Kegiatan pelatihan ini dibuka oleh Bapak Muklis SP, selaku Kabid Penyuluhan dan Pengembangan SDM Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, dan disaksikan oleh, perwakilan dari Direktorat Jenderal Perkebunan Ibu Eva Lizarmi, manajemen PT Riset Perkebunan Nusantara, Bapak Dr, Tjahjono Herawan selaku SEVP Operation I PT  RPN, Bapak Muklis SP, selaku Kabid Penyuluhan dan Pengembangan SDM Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, dan Bapak Mulyadi, M.Si selaku Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat.

Dr. Tjahjono Herawan selaku SEVP Operation I dari PT Riset Perkebunan Nusantara menambahkan, " PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) telah memainkan peran yang penting dalam mengembangkan sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit. PPKS telah berdedikasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas para pekebun dalam sistem usaha ini. ".

Salah satu peserta pelatihan, Bapak Yusra, menyampaikan kesannya terhadap penyelenggaraan pelatihan ini. "Saya sangat berterima kasih kepada BPDP KS dan Ditjenbun atas kesempatan mengikuti pelatihan ini. Materi yang disampaikan oleh tim dari PT RPN  sangat informatif dan relevan dengan kebutuhan kami sebagai pekebun dalam hal pemetaan. Metode pengajaran yang inovatif, sangat membantu kami memahami dan mengaplikasikan Teknik dalam melakukan pemetaan Perkebunan kelapa sawit . " ungkap Bapak Yusra.

 

###

HUT Ke-28, PTPN Group Bagikan 10 Ribu Paket Sembako

 




 

PESAWARAN---Mengusung tema Sinergi Membangun Harmoni, PTPN III Holding (PTPN Group) memperingati hari ulang tahun ke-28 dengan kegiatan filantropi. Sebanyak 10.150 paket sembako dibagikan kepada warga di sekitar perusahaan, 150 paket diantaranya kepada warga di sekitar Kebun Way Berulu, Pesawaran, Lampung.

Penyerahan paket yang berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir di Unit Way Berulu berlangsung Kamis (13/6/24) dengan seremoni sederhana. Hadir pada kesempatan itu Staf Ahli Bupati Pesawaran M. Alhusnuriski, dari Polres, dari Kodim, Camat Gedongtataan, Kades Kebagusan, dan beberapa tokoh lain. Dari Kantor Regional PTPN I Regional 7 hadir Ina Sitompul, Kasubbag. TJSL dan Humas; sedangkan Muhammad Nugraha, Manajer PTPN I Regional 7 Kebun Way Berulu menyambut sebagai tuan rumah.

Pada sambutan pembukanya, Muhammad Nugraha mengatakan, acara ini merupakan rangkaian kegiatan hari ulang tahun PTPN III Holding, induk perusahaan yang membawahkan Subholding PTPN I dan PTPN IV. Memanfaatkan momen ini, perusahaan menggunakan anggaran Corporate Social Responsibility (Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan) untuk memberikan manfaat dasar kepada warga sekitar perusahaan.

“Untuk diketahui, PTPN III Holding adalah induk perusahaan kami. Dalam rangka rangkaian menyeramarakkan HUT ke 28, digelar Program Sinergi Membangun Harmoni. Program ini merupakan kegiatan CSR atau TJSL. Secara keseluruhan, terdapat 10 ribu lebih paket sembako, yang dibagi di semua wilayah kerja PTPN Group. Kita di PTPN I Regional 7 ada 600 paket. Dan yang di Kebun Way Berulu, alhamdulillah kebagian 150 paket,” kata dia di sela acara.

Program Sinergi Membangun Harmoni yang diluncurkan oleh Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) ini bertujuan untuk membangun hubungan yang harmonis dan sinergis antara PTPN III (Persero) dengan masyarakat di sekitar unit-unit operasionalnya.

“Penyerahan bantuan paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian PTPN III (Persero) yang disalurkan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran,” kata Nugraha. Ia menguraikan, jumlah keseluruhan paket sembako se-PTPN 1 sebanyak 2.700 paket yang disalurkan ke Regional 1 s.d 8, dan Regional 7 mendapatkan 600 paket yang diserahkan melalui empat Kebun di Lampung, Sumsel, dan Bengkulu.

Selain menyerahkan bantuan paket sembako, PTPN I Regional 7 juga menyerahkan dana Rp25 juta untuk pembangunan satu unit sumur bor di Dusun 3 RT 01 RW 03 Desa Sukabanjar, Gedongtataan, Pesawaran.

“Kami berharap HUT ke-28 ini menjadi momen yang istimewa bagi PTPN I Regional 7 dan masyarakat sekitarnya.

Dengan penuh optimistis, Nugraha juga menyatakan, PTPN I Regional 7 terus berpacu memperbaiki diri dan meningkatkan kinerja perusahaan agar bisa memberi manfaat lebih besar kepada masyarakat. Oleh karenanya, dia meminta dukungan dari stakeholder, terutama pemerintah daerah dan aparat terkait, para tokoh, dan masyarakat untuk membantu menciptakan situasi usaha yang kondusif.

Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Bidang Ekubang Kabupaten Pesawaran M. Alhusnuriski menyatakan apresiasi dan dukungannya kepada PTPN Group. Ia berharap kegiatan yang menyentuh langsung kepada kebutuhan dasar masyarakat ini berkelanjutan.

Demikian juga dengan berbagai bantuan dalam pengadaan fasilitas umum dasar untuk masyarakat sekitar. Hal ini akan memberi dampak positif kepada model dukungan masyarakat untuk kondusivitas wilayah dan dukungan kepada perusahaan.

“Seperti bantuan pembangunan sumur bor yang diberikan PTPN kepada Desa Sukabanjar ini, bermanfaat sekali. Sebab, ini adalah fasilitas umum dasar yang memang sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, mari kita dukung dengan saling menjaga. Saya berharap ini terus dilakukan perusahaan agar hubungan dengan masyarakat tambah harmonis. Terima kasih PTPN,” kata dia.

Program TJSL ini merupakan salah satu wujud kepedulian PTPN Group yang diejawantahkan PTPN I Regional 7 terhadap masyarakat. Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan karyawan dan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.

 

 

###

 

 

 

Peringati HLH Sedunia, PTPN IV Regional 6 KSO Tanam Ratusan Bibit Pohon

    

 



Kota Langsa - Dalam rangka peringati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia, PT. Perkebunan Nusantara IV Regional 6 KSO menggelar kegiatan menanam ratusan bibit pohon di Lingkungan sekitar kebun Perusahaan, Kamis (06/06/2024).

 

Kasubag Kesekretariatan dan Humas, Muhammad Febriansyah, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan oleh Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dilaksanakan dalam rangka memperingati "Hari Lingkungan Hidup Sedunia" pada 5 Juni

2024.

 

“Adapun bibit pohon yang ditanam antara lain pohon rambutan, pohon mangga, dan pohon jambu di sebarkan ke 6 titik kebun yang dikelola perusahaan. Masyarakat dan perangkat desa juga turut berkontribusi dalam melakukan penanaman bibit,” ucapnya.

 

"Penanaman pohon ini merupakan program dari PTPN IV Regional 6 KSO dimana semua perusahaan, salah satunya perusahaan- perusahaan yang mewakili PTPN IV menjalankan program TJSL dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia", kata Kasubag Kesekretariatan dan Humas, Muhammad Febriansyah.

 

Program tersebut dilakukan dengan tujuan mendukung program pemerintah dalam menjaga ekosistem dan mengurangi emisi karbon khususnya di wilayah Regional VI KSO, ujarnya.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Manager Kebun Baru PTPN IV Regional 6 KSO Ir. Edi Iriyanto, dirinya berharap nantinya pohon yang ditanam dapat memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat saat sudah berbuah.

 

"Yang disalurkan ke lingkungan sekitar Kebun Baru ada 50 bibit pohon, itu dibagikan ke 9 desa. Masing-masing desa mendapat 5 atau 6 bibit, penanaman perdana kita lakukan di Gampong Lengkong", ungkapnya.

 

Sementara itu salah satu penerima bibit, Geuchik Gampong Lengkong Samsul Bahri menyambut baik program yang dilakukan pihak PTPN IV Regional 6 KSO.

 

"Mudah-mudahan kami dapat memanfaatkan dengan baik bibit tersebut, apabila sudah berbuah semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat gampong", ungkap Samsul Bahri.

 

Sukseskan "Turn Around", Direktur Hubungan Kelembagaan PalmCo Lakukan Supervisi On Site di PTPN IV Regional V

  Landak – Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Irwan Perangin-angin ...