Langsa – Dalam rangka
menjalankan program Restrukturisasi BUMN melalui PTPN Group, sebagai Anak Perusahaan PT Perkebunan
Nusantara I (PTPN I) mewujudkan kepedulian terhadap
pengelolaan aset yang dimiliki termasuk optimalisasi aset non produktif.
Direktur PTPN I, Ahmad Gusmar Harahap melalui Kasubbag
Komunikasi Perusahaan Muhammad Febriansyah (Febri) mengungkapkan,
masih ada aset milik perusahaan yang idle atau belum bermanfaat.
Padahal, bila aset-aset tersebut dikelola dengan baik maka akan memiliki nilai tambah bagi
perusahaan.
Febri menambahkan saat ini sudah banyak pihak ketiga yang
ingin memanfaatkan aset-aset perusahaan PTPN I, ini menunjukkan bahwa bila aset perusahaan dikelola
dengan baik maka tidak akan ada aset yang idle dan semua aset bisa memberi
nilai tambah bagi perusahaan.
Alhamdulillah, saat ini PTPN I telah bekerjasama dengan
Perseroan Perorangan yaitu PT Amrah Kharisma Perkasa dalam bentuk kerjasama
sewa menyewa aset PTPN I yang merupakan bekas rumah dinas Asisten Kepala di Kebun
Lama selama 5 (lima) tahun, terhitung mulai tanggal 1 Desember 2022.
Adapun aset tersebut dimanfaatkan untuk usaha kuliner
diberi nama “Edukasi Kopi", yang mana Sdra. Gilang Kharisma merupakan owner dari usaha
tersebut. Gilang pun
turut berkomentar bagaimana awal membuka usaha kuliner tersebut. “Awalnya kami
melihat ada sebuah bangunan lama tidak berpenghuni milik PTPN I, kemudian kami
mencoba komunikasi dengan pihak PTPN I sebagai pemilik aset bangunan tersebut.”
Dari penjelasan owner
Edukasi Kopi tersebut Febri pun turut berkomentar “sesuai
dengan perjanjian dan komitmen kerjasama pihak PTPN I selaku pemilik aset tidak akan
melakukan pembiaran terhadap kegiatan usaha yang di nilai melanggar norma-norma agama,
sosial dan kepatuhan lainnya. Bahkan sampai melakukan tindak pidana pada objek
sewa menyewa tersebut”
tutup Febri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar